“Tak hanya titik di penghujung kalimat itu, bahkan torehan kata tamat pun tak akan sanggup merenggut kau daripadaku…”
~R.G.E., 2 September 2008

Akankah ada sesal di kemudian hari bagi Sang Paman setelah mengutip guratan pena tanpa pikir si anak muda itu? Tidakkah ia akan seperti Daud yang memohon dibenarkan oleh TUHAN, tersurat dalam Kitab Mazmur: “Tetapi aku ini hidup dalam ketulusan; bebaskanlah aku dan kasihanilah aku.”?
Dan cukuplah sahaya memberi tabik sembari memohon diri, meninggalkan pelataran rumah tanpa menjawab lagi. Menoleh pun tidak.
Labels: girlfriend, love, romance

















Pertamax...
Ergk, pertamax dulu, ngerti belakangan... *digampar*
atas ^^ loh kok ngetinya belakangan?...minta masnya ngasih tau artinya donk ah
Gak ngerti... tapi, apakah dengan titik semuanya bisa tamat?
Kecuali kalau di cerpenista, kalo sudah dibikin tamat memang gak bisa diubah lagi...
*ilang pokus*
@ ekowanz:
Kalau kutipannya sudah mengerti, tetapi maksud entry blog ini, saya nggak ngerti...
*digampar yang punya blog*
brapa lam butuh waktu bwt buka kitab mazmur goen? ga kebakaran?
maksudnya inie.. bahwa sesuatu tidak akan tamat yah? alan berlangsung terus..benar ngak? wah terlalu filosofis buat sy
GOEN! berat bgt loading blogmu...
eh si anak muda? mana??
@ Infinite Inficio [1]: *getok*
@ ekowanz: Komen kowe ra mutu tenan...
@ itikkecil: Lha bisa kok, masuk aja admin panel.
@ Infinite Inficio [2]: Lha ini ngaco kok ah.
@ aprikot: 5 menit, itu kan kitab favorit.
@ aRuL: Wah, entah ya.
@ edy: Nggak tau ya, ini space-nya hampir penuh, arggghhh..
gombal !!!
aseli gombal !!!\
hai kaum wanita, waspadalah....waspadalah... LOL
He will, Gun.. He will
@Infinite Inficio...lha ga mungkin kak gun-gun ngegampar kamu kan |(
nyakakak....
ndak mau komentar ah...ndak ngerti.
@ sumoeng: Batas antara gombal dan romantis itu sunguh tipis, budhe...
@ Naziel: Dare? 0$!
@ ekowanz: *gampar ekow* 0*0
@ Lemon S. Sile: Ra sah riwil kowe, ndul... :=!
@ ekowanz: Iya, tadi juga cuma ditabok... =D
@ sumeong: *berwaspada*
opo to iki? ^^;
Apa ini? Pertanda pindah ke kucingfilsuf.org? :?
Titik memang mungkin mengakhiri kalimat. Tapi selalu ada kalimat selanjutnya.
Tamat memang mengakhiri satu cerita. Tapi selalu ada cerita selanjutnya.
*pusing*
saya tidak bersalah... |(
siiippp......just it
kamu ngambek karena kuot-mu diambil si paman?
!@! co cwit...
*ga ngerti kikodnya e*
lagi terancam ' bubar kah '...
hehehehhe
keren..
d^b
Klimaks?
Bahasa sederhananya "Maturnuwun Goop sudah mengutip tulisan saya yang tanpa makna itu".
Bener ora Goen?
Emotikonnya Skype elek banget
sithik tapi jero...
hanya ajal yang akan menjadi akhir penantian dan tamat.
atau mungkin akan diteruskn pada episode hidup yang lain di NIRWANA
-eh, aku kok kayak pernah liat fotonya gun ya...tapi dimana ya?? hmmm..inget kasus alda ga?? mirip pacarnya alda....
tiada akhir yang tanpa awal
ojo rebutan tah, Gun....;o
wah ra ngerti aku goen b|
@ goop: Ngudut wae kang... :=!
@ Xaliber von Reginhild: Lha masa?
@ danalingga: Nah ini... Saya menjura kepada suhu Dana!
@ Lemon S. Sile: Oh ya?
@ hidayat: Okay~
@ cK: Lha ndak lah.
@ ocha: Dapat kikod apa?
@ IMAN: Sebaliknya, Mas~
@ nana: Keren di mananya tho?
@ manusiasuper: Saya belum keluar..
>
@ Yeni Setiawan [1]: Njenengan tau aja, kang.
@ Yeni Setiawan [2]: Asemik!
@ danindra: Foto itu di entry lawas, judulnya Effendi.
@ didut: Oho?
@ abeeayang™: Lah opo tho?
@ yusdi: Ya mingkem wae. x)p
“Tak hanya titik di penghujung kalimat itu, bahkan torehan kata tamat pun tak akan sanggup merenggut kau daripadaku…”
~R.G.E., 2 September 2008
d^b
keren, boleh di cuplik nga di blog g , hobby koleksi kata kata keren, so menunggu ijin penulis , thx a lotta
@ bhaka: Sila dikutip~
R.G.E = Rudolf Gunawan Erwinjah (my real name) !@!
Seeeeppppppp Seeeeppp maaciiii, tulisannya bagus bagus, thanx yooo
Indah bener kalimatnya ...... kapan-kapan aku kutip ya.
@ bhaka: Iya deh~
@ dosengila: Silakeun, kang.