
Setelah pengunduran diri Fidel Castro dari posisi presiden Kuba, kini di Rusia giliran Vladimir Putin yang harus menyerahkan tahta kepemimpinan di Kremlin. Bukan karena faktor usia atau hal lainnya. Hanya karena konstitusi berbicara bahwa seorang presiden hanya boleh menjabat dalam dua masa jabatan berturut-turut. Seperti Castro yang menunjuk adiknya sebagai pengganti, Putin pun menyatakan dukungannya terhadap seorang calon presiden, Dmitri Medvedev, yang menang dalam pemilihan umum 2 Maret 2008 kemarin.
Yang menjadi pertanyaan adalah, siapa itu Medvedev?