Posts Tagged ‘politic’
Kontinuitas Egoisme
Tak luput dari ingatan, suatu waktu seorang kenalan pernah menasehati [atau memaki-maki] saya perihal keikutsertaan dalam pemilihan presiden dan anggota legislatif mahasiswa sebuah perguruan tinggi antah barantah, yang aneh lagi tidak membanggakan.
"Kamu harus ikut nyoblos! Tunjukkan kepedulianmu terhadap kampus ini. Jadi mahasiswa kok apatis."
"Aku lebih kenal merk-merk rokok ketimbang nama-nama mereka."
"Kamu sih, gaulnya terkotak-kotak gitu. Mainnya cuma yang satu fakultas, atau paling satu jurusan... Itupun paling mahasiswa nggak bener tukang mabuk."
"Hahahaa... Jadi apa nanti itu presiden dan para anggota legislatif mahasiswa itu mau melawan kebijakan kampus yang mengkotak-kotakkan mahasiswa berdasarkan disiplin ilmu?"
"Maksudmu apa?"
"Kamu anak kedokteran gigi toh, bisa atau pernah ... read more »
Sesat-Pikir Logika Dalam Politik
Logical fallacy atau sesat-pikir logis adalah suatu komponen dalam argumen, muncul dalam statement klaim yang mengacaukan logika. Sesat-pikir logis menghasilkan kesimpulan yang menyesatkan karena klaim argumennya tidak disusun dengan logika yang benar.
Mudahkah menghindari sesat-pikir logika? Tidak. Justru itu sangat susah. Saya pun masih banyak melakukan kesalahan berlogika dan penyusunan argumen, baik disengaja (?) atau tidak.
Seringkali sesat-pikir logika dilakukan oleh orang-orang yang kurang memahami tentang penalaran logis, orang yang tidak bisa menempatkan dirinya pada posisi orang lain, hingga orang-orang yang berpendapat bahwa ketika pendapat diserang maka egonya diserang. Golongan yang pertama ini disebut Paralogisme, yaitu pelaku sesat-pikir logis yang tidak menyadari ... read more »
Kesaksian
Wartawan Inggris, Richard Lloyd Parry, pernah menulis reportase tentang kunjungan-kunjungannya ke Indonesia. Tulisan yang lahir setelah perjalanannya di sebuah negeri di masa bangsa negeri itu tengah meluncur ke titik terendahnya. Kumpulan kesaksiannya melihat bangsa ini perlahan ambruk dan menuju kehancuran yang ditandai dengan serangkaian kekacauan dan kejahatan manusia di berbagai daerah di Indonesia. Peristiwa yang dilihatnya dari lensa jurnalisme sebagai pergulatan besar Indonesia antara represi dan reformasi.
Apa yang ditulis Parry dalam bentuk kesaksiannya berupa prosa sensitif tersebut dapat menambah warna dalam bibliografi Indonesia kontemporer yang masih saja sebagian besar bersifat akademis pekat, yang kaku, yang rawan ditulis subjektif oleh para ... read more »
Seperti Sugali
Dalam salah satu wawancara terakhir sebelum ajalnya, Pramoedya Ananta Toer pernah berujar tentang ketidakpercayaannya kepada penguasa, "Saya nggak percaya sama yang berkuasa. Nggak tahu besok atau lusa. Sampai sekarang, saya nggak percaya. Saya menulis untuk mengagungkan kemanusiaan, musti menyingkirkan kekuasaan yang sewenang-wenangnya."
Rasa pesimis Pram mungkin beralasan karena ia berkali-kali harus dikerangkeng penguasa dengan tuduhan yang sangat samar-samar, bahkan tidak jelas. Buku-buku dibakar, naskah diberangus. Kekuasaan cenderung disalahgunakan, dan kekuasaan absolut pasti disalahgunakan. Paling tidak begitu kutipan surat Lord Acton kepada Uskup Creighton, ketika membicarakan kekuasaan para Paus dan Raja.
Di Indonesia dekade 80-an, sosok Petrus--singkatan dari penembak misterius--menjadi momok yang menakutkan ... read more »
John Hagee, dan Dolar Untuk Israel
Dukungan pendeta evalengis Amerika Serikat, John Hagee, kepada Israel dan pendudukannya di Yerusalem nampaknya semakin tidak main-main. Kemarin di depan massa pendukungnya di JCC (Jerusalem Convention Center), ia menyatakan dukungan organisasinya, Christians United for Israel, berupa sumbangan sebesar $6 juta kepada beberapa gerakan dan kelompok Israel.
Beberapa pihak liberal dan konservatif menilai Hagee sebagai tokoh yang sangat kontroversial, dan bukan sekali ini Hagee berulah. Ia pernah membuat Gereja Katolik Roma berang dengan pernyataannya tentang dukungan Vatikan terhadap Adolf Hitler semasa Perang Dunia II. Selain itu, banyak juga pernyatan kontroversialnya yang menyerang kaum homoseksual, bahkan Islam. Misalnya pernyataannya mengenai Islam yang diharuskan ... read more »
Tragedi Nokia Sang Menteri
Belum lama setelah kasus Eliot Spitzer yang terlibat prostitusi kelas kakap, kini giliran Menlu Finlandia, Ilkka Kanerva yang terperosok ke lubang yang (hampir) sama. Melalui Nokia kesayangannya ia berkirim 200 SMS yang diantaranya bernada seronok dengan Johanna Tukiainen, seorang penari striptease. Sudah bisa ditebak seperti pada kasus skandal seks politisi lainnya, banyak pihak yang menuntutnya mundur.
Pembelaan Kanerva yang menyatakan bahwa SMS itu berkaitan dengan penampilan Johanna di ulang tahun Kanerva yang ke-60 malah bisa dibilang semakin memojokkannya. Bagaimana tidak, masyarakat bisa menilai Kanerva tua-tua keladi makin tua makin menjadi karena ulahnya ini. Bahkan setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui pada tahun ... read more »
















