Hello world! I'm Gunawan Rudy.

Goen, Rudy, Koh — you name it. Ordinary Homo sapiens, indolent blogger, webdesigner-wannabe.
Broadcasting to [...] watcher live from Djogjakarta, Indonesia, 7°45'58"S and 110°23'4"E.

@gunawanrudy: No public Twitter messages.

Posts Tagged ‘law’

Penghujung Kursi Pesakitan

Penghujung Kursi Pesakitan Gunawan Rudy Dec 20th, 2008 55 comments
Trunojoyo tak pernah menyangka nasibnya akan berakhir di ujung keris seseorang yang sebelumnya menjadi sekutunya, Tejoningrat alias Amangkurat II. Tanpa ampun keris Kyai Balabar kepunyaan Sultan Amangkurat II menembus dada Trunojoyo hingga punggung. Eksekusi atas pemberontakan Trunojoyo terhadap Kesultanan Mataram yang terjadi secara tak terduga di balairung Payak, Bantul, di awal tahun Masehi 1680 tersebut disaksikan langsung oleh para adipati dan punggawa Kesultanan Mataram. Tak berakhir sampai di situ saja. Perut Trunojoyo dibelah, hati dan isi perutnya diambil. Hati yang masih segar itu lalu dicincang dan dilemparkan ke hadapan mereka yang menyaksikan eksekusi tersebut. Konon katanya hati yang dicincang tersebut diperintahkan ... read more »

Kesaksian

Kesaksian Gunawan Rudy Oct 14th, 2008 42 comments
Wartawan Inggris, Richard Lloyd Parry, pernah menulis reportase tentang kunjungan-kunjungannya ke Indonesia. Tulisan yang lahir setelah perjalanannya di sebuah negeri di masa bangsa negeri itu tengah meluncur ke titik terendahnya. Kumpulan kesaksiannya melihat bangsa ini perlahan ambruk dan menuju kehancuran yang ditandai dengan serangkaian kekacauan dan kejahatan manusia di berbagai daerah di Indonesia. Peristiwa yang dilihatnya dari lensa jurnalisme sebagai pergulatan besar Indonesia antara represi dan reformasi. Apa yang ditulis Parry dalam bentuk kesaksiannya berupa prosa sensitif tersebut dapat menambah warna dalam bibliografi Indonesia kontemporer yang masih saja sebagian besar bersifat akademis pekat, yang kaku, yang rawan ditulis subjektif oleh para ... read more »

Seperti Sugali

Seperti Sugali Gunawan Rudy Oct 4th, 2008 52 comments
Dalam salah satu wawancara terakhir sebelum ajalnya, Pramoedya Ananta Toer pernah berujar tentang ketidakpercayaannya kepada penguasa, "Saya nggak percaya sama yang berkuasa. Nggak tahu besok atau lusa. Sampai sekarang, saya nggak percaya. Saya menulis untuk mengagungkan kemanusiaan, musti menyingkirkan kekuasaan yang sewenang-wenangnya." Rasa pesimis Pram mungkin beralasan karena ia berkali-kali harus dikerangkeng penguasa dengan tuduhan yang sangat samar-samar, bahkan tidak jelas. Buku-buku dibakar, naskah diberangus. Kekuasaan cenderung disalahgunakan, dan kekuasaan absolut pasti disalahgunakan. Paling tidak begitu kutipan surat Lord Acton kepada Uskup Creighton, ketika membicarakan kekuasaan para Paus dan Raja. Di Indonesia dekade 80-an, sosok Petrus--singkatan dari penembak misterius--menjadi momok yang menakutkan ... read more »

Harun Yahya, Penjara!

Gunawan Rudy May 18th, 2008 68 comments
DISCLAIMER - 21/05/2008 1:57 PM: Entri ini hanya membahas kasus yang menimpa Harun Yahya, dari aspek sosial dan hukumnya. Entri ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan teori evolusi dan kreasionisme. Setidaknya sebelum disclaimer resmi ini muncul, kategori: international, thought dan tag: author, law, turkey sudah berupa disclaimer tidak langsung. [...] Controversial Turkish Islamic author Adnan Oktar was sentenced to three years in prison on Friday for creating an illegal organization for personal gain, state-run Anatolian news agency said. [...] --Reuters Di atas adalah sedikit cuplikan dari Reuters mengenai berita divonisnya hukuman tiga tahun penjara kepada Adnan Oktar alias Harun Yahya. Menilik ... read more »

We Seek Justice, Fair play and Truth in this matter.

We Seek Justice, Fair play and Truth in this matter. Gunawan Rudy Jan 29th, 2008 95 comments
Lagi, menyoal kematian... Aku tidak begitu tertarik menyoal wafatnya mantan presiden Soeharto, hari-hari belakangan ini aku tertarik pada sebuah kasus yang terjadi di Malaysia, yaitu perebutan pemakaman dan klaim agama atas seorang warga keturunan Tionghoa. Sekali lagi kasus serupa terjadi, setelah dua tahun lalu menimpa keluarga dari (alm) Moorthy Maniam, menyoal status agama dan cara pemakamannya. Jika tertarik membaca, mohon dibaca sampai habis serta usahakan melihat dokumen serta referensi yang disediakan agar tidak terjadi kesalahpahaman. ;) mendiang Gan Eng Gor bersama keluarga An elderly ethnic Chinese man has been buried as a Muslim after his Buddhist family lost a battle with the Islamic ... read more »