Posts Tagged ‘independence’
Yang Eksis dan Merdeka
Saya baru menyadari saat itu adalah tanggal 17 Agustus ketika saya turun dari kereta api Lodaya di stasiun Tugu Yogyakarta. "Dasar pemuda zaman sekarang, mana rasa nasionalismu, nak," mungkin begitu tegur engkong saya jika beliau membaca kalimat pembuka tulisan ini.
Mengingat kemerdekaan dan negeri tercinta ini, mendadak saya teringat tentang seberkas tulisan saya di masa silam mengenai eksistensi. Kira-kira begini cuplikan kalimat-kalimatnya.
Jalan yang panjang dan berliku... Ketika kata-kata orang lain menyayat ganas perasaanmu, dan identitas berada di ambang-ambang, itu memang jalan yang benar-benar panjang untuk membuat orang mengerti bagaimana perasaanmu tentang hidup di suatu tempat dimana kebanyakan dari mereka menganggap bahwa ... read more »
















