Posts Tagged ‘fallacy’
Laser Malaysia dan Henry Fonda
Jika boleh meminjam kata-kata mas Iman Brotoseno: lagi-lagi sepakbola! Ya, 26 Desember 2010 keriuhan terjadi di Twitter. Saat itu sedang berlangsung pertandingan final pertama AFF Suzuki Cup 2010 antara Malaysia kontra Indonesia di Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Rupa-rupanya suporter Indonesia memperkarakan penggunaan sinar laser oleh suporter Malaysia untuk merusak konsentrasi para pemain tamu.
Entah dari mana awal mulanya, entah siapa pionirnya, kabar perihal laser itu begitu cepat mewabah. Bisa jadi lebih cepat daripada laju gosip di pedesaan. Mulai dari anak SMP hingga pengusaha batik berteriak lewat tulisan, "Malaysia cheat laser! Malaysia cheat laser!" tanpa tedeng aling-aling, suara bulat dan lugas. Apalagi ... read more »
Kontinuitas Egoisme
Tak luput dari ingatan, suatu waktu seorang kenalan pernah menasehati [atau memaki-maki] saya perihal keikutsertaan dalam pemilihan presiden dan anggota legislatif mahasiswa sebuah perguruan tinggi antah barantah, yang aneh lagi tidak membanggakan.
"Kamu harus ikut nyoblos! Tunjukkan kepedulianmu terhadap kampus ini. Jadi mahasiswa kok apatis."
"Aku lebih kenal merk-merk rokok ketimbang nama-nama mereka."
"Kamu sih, gaulnya terkotak-kotak gitu. Mainnya cuma yang satu fakultas, atau paling satu jurusan... Itupun paling mahasiswa nggak bener tukang mabuk."
"Hahahaa... Jadi apa nanti itu presiden dan para anggota legislatif mahasiswa itu mau melawan kebijakan kampus yang mengkotak-kotakkan mahasiswa berdasarkan disiplin ilmu?"
"Maksudmu apa?"
"Kamu anak kedokteran gigi toh, bisa atau pernah ... read more »
Sesat-Pikir Logika Dalam Politik
Logical fallacy atau sesat-pikir logis adalah suatu komponen dalam argumen, muncul dalam statement klaim yang mengacaukan logika. Sesat-pikir logis menghasilkan kesimpulan yang menyesatkan karena klaim argumennya tidak disusun dengan logika yang benar.
Mudahkah menghindari sesat-pikir logika? Tidak. Justru itu sangat susah. Saya pun masih banyak melakukan kesalahan berlogika dan penyusunan argumen, baik disengaja (?) atau tidak.
Seringkali sesat-pikir logika dilakukan oleh orang-orang yang kurang memahami tentang penalaran logis, orang yang tidak bisa menempatkan dirinya pada posisi orang lain, hingga orang-orang yang berpendapat bahwa ketika pendapat diserang maka egonya diserang. Golongan yang pertama ini disebut Paralogisme, yaitu pelaku sesat-pikir logis yang tidak menyadari ... read more »
Pesan Massal dan Sebuah Argumen
Gunawan Rudy
Apr 18th, 2008
83 comments
Mungkin sampai saat ini saya sedang dalam kondisi yang tidak berbahagia. Tugas yang menumpuk dan beberapa deadline pekerjaan lain membuat saya harus merambah Yogyakarta untuk mencari free hotspot area kemarin malam. Dan angkringan Jogja Media Net akhirnya menjadi persinggahan. Tugas kuliah memang dapat diselesaikan, tapi selagi menggarap pekerjaan, muncullah sebuah SPAM dari seorang bloger yang mempromosikan entri terbaru di blognya. Rupa-rupanya dia melakukan send all alias mengirim ke semua kontak yang ada di grup tertentu. Sudah barang tentu konsentrasi saya buyar dan saya pun mencoba untuk menegurnya--walau tidak secara langsung memang. Berikut chatlog akan saya sisipkan, dengan nama yang disamarkan ... read more »
Aku ingin kamu merasakan…
Gunawan Rudy
Feb 2nd, 2008
75 comments
...bagaimana rasanya menjadi orang-orang yang kamu benci dan kamu musuhi. Orang-orang dari kaum yang kamu anggap sesat. Orang-orang yang kamu kutuki keberadaannya, yang kamu salahkan atas banyaknya masalah di dunia. Jika kamu yakin Tuhan yang kamu yakini itu Maha Adil, pantaskah Ia menciptakan orang-orang untuk kamu musuhi hanya demi terbakar dalam siksaNya kelak? Sungguh keterlaluan Tuhanmu itu!
Ya, aku ingin itu...
...tapi aku cuma bisa menangis, sayang. Mari kembali menari bersamaku, musik itu masih mengalun pelan.
Again, may God be with you, He’s no longer with me. Amen.
Goenawan Lee, murni curhat dalam catatanku, Sabtu 2 Februari 2008 read more »
(Lagi) Saran-saran yang Menyebalkan
Satu lagi seri dari Saran-saran yang Menyebalkan terbit. Kali ini singkat saja, saya tidak akan berbicara panjang lebar. :P
read more »
















