chinesetagarchives
Ni no Hime no Monogatari 07.10.08
By Infinite Inficio posted on Tuesday, Oct 7th, 2008
Story of the Second Princess
Sinopsis
Berlatar sebuah negeri fiksional di Cina, Kou, Ni no Hime no Monogatari mengisahkan tidak hanya hubungan cinta antara Putri Kedua (Ni no Hime) dan abdinya, Sei Sui, tetapi juga transformasi sang putri dari gadis yang penakut dan lemah menjadi seseorang yang dapat memimpin pasukan perang menuju kemenangan.
Prestasi Putri Kedua yang telah menyelamatkan negerinya mengubah pikiran raja, yang kemudian menawarkan tahtanya padanya. Dengan satu syarat: menikahi pangeran dari negeri sebelah untuk menjalin tali persekutuan. Tahta yang dahulu ...Romantika Lodaya 06.08.08
By Goenawan Lee posted on Wednesday, Aug 6th, 2008
Jam sembilan malam, Stasiun Tugu Yogyakarta. Memang tak ada yang spesial dengan itu, hanya saja sekali tiap bulannya saya pasti berada di ruang tunggu stasiun, dengan buku di tangan sembari menanti datangnya Kereta Api Lodaya dari arah timur. Perasaan saya saat itu seperti awal perjalanan-perjalanan sebelumnya, bagai berdiri di depan kimsin Dewi Kwan Im, mengangkat dan menjatuhkan shio-pwe, hingga berharap diperkenankan mengocok lidi-lidi djiam-si. Walau diperkenankan pun, toh saya tetap tidak tahu apakah tulisan di djiam-si yang saya cabut akan ...Hidup 05.08.08
By Goenawan Lee posted on Tuesday, Aug 5th, 2008
Orang bilang, ruming wicara kang mranani, meski amat sederhana namun kata-katanya bagai wewangian yang harum, dapat menarik hati. Paling tidak itulah yang saya harapkan dari sebuah blog tempat saya mengeluarkan semua kotoran pikiran ini.
"Kotoran, ya walau kotoran mengapa tidak juga mengeluarkan kotoran baru secara rutin? Sembelit kah?"
Sebenarnya tidak perlu uraian yang panjang jika saya harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan mengapa sedari lama blog ini tidak kunjung update. Apa yang tertulis pada peristiwa pembajakan blog tetangga ini, misalnya, bisa menjadi cara saya berkelit. ...Cao Hong and His Loyalty 28.06.08
By Goenawan Lee posted on Saturday, Jun 28th, 2008
Cao Cao, thrown into a flurry, mounted and fled. He ran right in the way of the waiting Xu Rong. Then he dashed off in another direction, but Xu Rong shot an arrow after him which struck him in the shoulder. The arrow still in the wound, Cao Cao fled for his life. As he went over the hill, two soldiers lying in wait among the grass suddenly dashed out and wounded his horse, which fell and rolled over. And ...Melahap Misteri 27.04.08
By Goenawan Lee posted on Sunday, Apr 27th, 2008
Betapa aku menyesali takdirku
Jubah naga menggantikan jubah biksuku
Aku terlahir sebagai biksu Budha
Namun mengapa berakhir di istana kerajaan?
Begitulah puisi singkat yang digubah oleh Kaisar Shunzhi, kaisar ke-2 Dinasti Qing, mengenai keinginannya untuk menjadi seorang biksu namun tidak kesampaian karena posisinya sebagai kaisar.
Kematian Kaisar Shunzhi akhirnya menjadi salah satu misteri besar dalam Dinasti Qing. Kematiannya yang mendadak dan misterius, hanya dengan laporan bahwa meninggal di kamar. Namun tidak ada kesaksian bahwa ada orang yang melihat jasadnya, serta peti matinya sudah dalam keadaan ...The Ravages of Time 25.02.08
By Goenawan Lee posted on Monday, Feb 25th, 2008
Sinopsis
Berawal saat Dong Zhuo mulai melebarkan kekuasaan. Keluarga pedagang Sima yang dipimpin oleh Sima Yi ternyata mempunyai sisi lain, yaitu memiliki kelompok pembunuh rahasia (assasin) yang paling ditakuti di Tiongkok, Prajurit Cacat (The Handicap Warriors).
Sejak peristiwa pembunuhan Xu Lin (tokoh fiktif, ahli strategi Dong Zhuo), lambat laun keluarga Sima mulai terlibat dalam konflik perebutan kekuasaan di Tiongkok kala itu. Di tengah penceritaan Liu Bei, Cao Cao, dan keluarga Sun. Serta 8 Jenius murid Sima Hui the Water Mirrors, [SPOILER] » ...Roda Pembenaran 12.02.08
By Goenawan Lee posted on Tuesday, Feb 12th, 2008
Yi Fei termenung menatap bulatnya bulan purnama di langit yang cerah tak berawan. Tidak seperti malam-malam purnama lainnya di mana ia biasa menghabiskan malam dengan tawa canda bersama pejabat istana lainnya, diiringi tarian penari wanita dan tuak bermutu tinggi, kali ini ia bermuram durja. Raut mukanya kaku menahan udara dingin, dan dua bola mata yang sayu itu tak berkedip menatap ke langit yang berhias bintang.
Tak hanya itu, Yi Fei yang dulunya mengabdi di istana sebagai juru tulis kini harus meringkuk ...Ndoyok, Sincia, and Rain… 08.02.08
By Goenawan Lee posted on Friday, Feb 8th, 2008
Mudah saja, akibat kelelahan karena melakukan kopdar dan jengjeng berlanjut mulai dari berangkat ke Semarang tanggal 6 Februari 2008 pukul 17.00 WIB, hingga akhirnya sampai lagi di Yogyakarta pada tanggal 7 Februari 2008 pukul 20.00 WIB, serta kemudian diteruskan kopdar lagi 2 jam setelah tiba hingga tengah malam waktu setempat, maka laporan kegiatan kopdar dan jalan-jalan memperingati Tahun Baru Imlek 2559 akan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.
Mengapa ditunda? Karena pada pukul 06.00 WIB pada tanggal 8 Februari 2008, kopdar ...





























