Sekadar iseng mengamati perkembangan SNMPTN tahun ini, maka saya berjalan-jalan ke situsnya, dan saya sekali lagi mendadak ilfil. Setahun yang lalu di blog lama (yang sekarang sudah dihapus), saya pernah mengangkat isu yang serupa. Tahun ini SPMB telah berubah nama menjadi SNMPTN, dan saya harap akan menjadi lebih baik. Tapi alangkah terkejutnya saya ketika masih menemukan hal yang saya sesalkan tahun lalu, yaitu soal kolom KEWARGANEGARAAN di Formulir SNMPTN yang maknanya tidak jelas serta ambigu.
Berikut hasil scan dari e-book Buku Petunjuk SNMPTN, yang sama persis dengan SPMB tahun lalu. Sebelum tulisan ini diangkat, saya iseng mengecek pendaftaran SNMPTN ini di Universitas Negeri Yogyakarta, dan ternyata memang formulirnya seperti ini.

Sungguh tidak jelas memang melihat pengkategorian (atau pengkotak-kotakan?) kewarganegaraan seperti ini. Setidaknya bagi saya, jelas tidak mengerti tujuannya apa. Apakah garis keturunan mempengaruhi kewarganegaraan, eh maksud saya kelulusan? Entah.
K.03 KEWARGANEGARAAN
Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan status kewarganegaraan Anda. Status kewarganegaraan ditentukan menurut garis keturunan ayah.
Yang dimaksud :
- Indonesia asli, cukup jelas.
- Australoid, termasuk Aborigin di Australia, Vedda di Srilangka, Dravidian di India Selatan dsb.
- Caucasoid termasuk penduduk asli Eropa Jasirah Arab, Asia Barat dsb
- Negroid termasuk Negro di Amerika, pen-duduk asli Afrika dsb
- Mongoloid termasuk Cina, Jepang dsb.
- Melanesoid termasuk penduduk asli Melanesia.
- Warga Negara Asing, cukup jelas.
Menurut saya, opsi “Warga Negara Indonesia” dan “Warga Negara Asing” sudah cukup. Tidak perlu embel-embel “Indonesia Keturunan blablabla” segala. Merepotkan dan membingungkan peserta saja, kan? ![]()
Dan saya sekali lagi mengulang kata-kata saya tahun lalu: “Penting ya?” serta tahun ini hanya beganti baju saja, berganti kemasan, berganti nama, dan isinya tetap sama. Ah, sudahlah… Hal yang sama tiap tahun terus terulang.
I am just NATO, desho desho? ![]()
Labels: college, education, exam, indonesia, social, student

















Saya ndak pernah ikut SPMB, apalagi SNMPTN...
Kolom itu rentan menyebabkan kebijakan-kebijakan yang diskriminatif!
saya indonesia asli dengan sedikit cipratan jepang .__. *ngaco*
humm...
mungkin itu adalah pertanyaan titipan dari petugas BPS yan ingin melakukan sensus kependudukan terhadap peserta SMNPTN *busyet susah amat sih singkatannya...*
Wakakak...
>
udah susahsusah ngetik ternyata salah pulakk
maksut sayah SNMPTN
Kurang itu...
Harusnya yang lebih lengkap:
- Indonesia asli keturunan Jawa
- Indonesia asli keturunan Sunda
- Indonesia asli keturunan Batak
dsb.
dulu saya ngalamin namanya masih UMPTN
ternyata bukan perubahan yg menyeluruh yak
iya tuh, kebanyakan pilihan
sudah itu, pilih aja yang pertama. beres perkara! :-]
ini bentuk dan sisa kebijakan orde baru yang masih kebablasan..pendekatan screening intel
Buset. Saya indonesia oplosan alias campur air. Ga ada ya?
SNMPTN bukan disebut UMB jg ya?
ikut espeembe lagi to, gun?
pokmen espeembe tuh banyak hal-hal yang ndak penting...bikin males
kalau gitu saya termasuk warga negara asing...
*kalem*
Selain mengkotak-kotakkan dan rawan diskriminasi, penggolongannya salah lagi. Itu penggolongan yang dipakai dari tahun jebot dan sudah lama nggak dipakai lagi, selain untuk menyederhanakan masalah saja. Soalnya, banyak ras/suku bangsa yang nggak termasuk dalam penggolongan itu. Apa SNMPTN nggak pernah baca tentang antropologi ya ? Halo...halo....
*uh, negeri yang aneh*
tanda bahwa negara ini rasis?
Haha, Suruh panitia SNMPTN pada baca UUD dulu, Gun. Jangan-jangan banyak yang buta aksara?
hanya tiga kata saja, banyak profesor pekok

yang bikin formulir ndak pernah dapet pelajaran PMP ya..., mesti dapetnya pelajaran PPKn ato Kewarganegaraan...
Iya, padahal mungkin juga tidak ada gunanya lho informasi itu selama proses kuliah hingga lulus
Dulu mahasiswa tempat saya itu dari berbagai ras di Indonesia dan beberapa dari Asia Tenggara (Vietnam, Kamboja, Myanmar) dan sepertinya biasa-biasa saja tuh.
Kalau untuk kepentingan data karyawan di perusahaan tertentu kolomnya WNI dan WNA dan itu kadang ada gunanya karena berhubungan dengan salary.
...

8. Kolom isian dan penjelasan di atas memang ga jelas dan ga penting, cukup jelas.
Kasian yang kudu ngurek2 begituan pake pensil, buang2 kalori ajah.
itu gak penting sebenernya. jangan-jangan ada penjatahan lagi. yang keturunan apa dapet berapa kursi....
swt, apa pula itu... ;_;
Jgnkan Formulir.. KTP aja kita di bedakan antara yg keturunan da yg asli WNI bener" nah loh.. kan aq jg warga asli Indonesia.. Perbedaan itu tampak dr no KTP kita..
contoh tgl lahir kita 26 Januari 2008
WNI: 09.5204.260108.5535
Keturunan: 09.5204.660708.5535
Perbedaan itu keliatan dr tgl lagir kita... Plz dech..
dikiranya WNI yang keturunan itu bukan WNI beneran kali bro :-]:-]
*siyal ane pan WNI kuturunan juga....keturunan ciledug
opsi2 ngono iseh ono tah gun?
maklum dah lama gak ikutan test
pengamat arus seleksi mahasiswa baru y mas

saiya dl centang yang indonesia asli dan mengabaikan yang lain

Lha, masih ada ya?
Saya malah belum tau. Soalnya belum beli formulirnya sih.
Jangan-jangan nanti waktu tes ada soal Shinchan yang dulu itu juga.

*ngakak koprol*
Dan kalau sya disodori form itu, saya akan mengisi (sama seperti di coretangunawan dulu):
Indonesia asli keturunan Falena dan sedikit Jepang.
*heran, kok masih inget komen setahun lalu, ya?*
Saya gak pernah ikut UMPTN dan apalah itu namanya. Dan yaks!? Ada yah kolom-kolom itu? Negara yang aneh memang. Orba memang top deh. Gagasan diskriminasinya itu emang outlasting. Eh, itu dari zaman orba kan? Atau dari orla? Ato dari zaman kolonial?
klo di pikir-pikir iya juga ya....ada keterangan kewarganegaraan segala....

dulu sih waktu ngisi itu ga ngeh, tapi sekarang, dipikir-pikir betul juga
Kalo dari UMB kemarin kalau ngga salah pengatogerian warga negaranya lebih sedikit..
Kalau SNMPTN ternyata agak beda to.
Saya baru bisa ngambil formulirnya hari Rabu... nanti saya lihat.
Pengategorian kewarganegaraan maksudnya. Salah ketik.
Sori hetrik.
@p4ndu_454kura:
Try out Ujian Nasional kemarin ada lho yang Sinchan itu.
2 kali sudah aLe ngisi form itu ^^
btw itu form versi berapa ya..versi pre- atau alfa, beta, atau malah jadul pisan..
lha terus itu bakal bener dicek ya..divalidasi gitu..
kl wajah ama pernyataan ngga menunjang trus gemana..
apalg yg ngaku2 keturunan tertentu tp misalnya warna kulit / kegantengan / kecantikan / lancip idung, dll ngga mendukung
Kalo saya lebih suka ngisi "Keturunan Caucasoid" biar lulus
Sayang ga ada opsi "Keturunan Kryptonian"
Saya udah beli formulirnya dan sudah dikembalikan, dan ternyata memang masih ada.
Tapi tetep aja ndak ada keturunan Falenan.
@ Xaliber von Reginhild
Lha, ada ya?
*ubek-ubek arsip try out*
apa yang diisi oleh anak dengan ayah dari artik sana dan ibu berasal dari planet lain? *khayalan tingkat tinggi*
ah ya pernah baca nih gw di blog yang lama..
Konfirmasi! Saya sudah ambil dan kembalikan. Benar kata mas pandu, masih begitu-begitu aja. Swt deh.
@p4ndu_454kura:
Soal nomor 50, tapi lupa tryout yang mana... saya dapat banyak banget. @_@
Ada.
puah.
untung gw ga ngisi gituan lagi...
ga ada keturunan planet namec soalnya...
Whatever lah....!!!!
apapun yang mau ditulis ama panitia SMSNPTNAMPSN atau apalh namanya ( I don't care...)
trus sekarang yang saya mo tanya kmu ketrima gak gun!?!
swt...saya baru tahu. Sial! Rasisme! Makin aneh aja... Mana saya ikut yang tahun ini lagi! Nanti pilihannya malah tambah aneh.
1.Warga negara Indonesia
2.Warga negara asing
3.Warga negara diluar bumi
Hahaha...
racism in indonesian education?
Karna kewarganegaran itu penting untuk kita, walaupun dia warga keturunan.kaarna itu menyangkut untuk mengetahui jumlah warga negara asing yang sekolah di Indonesia