Hello world! I'm Gunawan Rudy.

Goen, Rudy, Koh — you name it. Ordinary Homo sapiens, indolent blogger, webdesigner-wannabe.
Broadcasting to [...] watcher live from Djogjakarta, Indonesia, 7°45'58"S and 110°23'4"E.

@gunawanrudy: sakit. sakit. ya memang.

(Lagi) Saran-saran yang Menyebalkan

rozenesia // Blog // Friday, January 11th, 2008 at 11:43 am // 93 comments

Satu lagi seri dari Saran-saran yang Menyebalkan terbit. Kali ini singkat saja, saya tidak akan berbicara panjang lebar. :P

Selain kegiatan melempar masalah, ada lagi saran-saran yang menyebalkan yang, bagi saya pribadi, kurang saya sukai. Sebuah kegiatan yang mirip dengan melempar masalah memang, dan solusi yang ditawarkan cukup-cukup-cukup fantastis. Sebelumnya mari saya berikan contohnya terlebih dahulu.

Contoh Tulisan: Artikel Mengenai Buruknya Penegakan Hukum Di Indonesia

Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Anda seharusnya jangan cuma bisa ngomong saja. Kalau Anda rasa penegakan hukum di Indonesia ini masih buruk, mengapa Anda tidak terjun sendiri ke lapangan untuk memperbaikinya? Coba Anda alami sendiri, Anda jadi jaksa, hakim, atau sejenisnya, baru Anda bisa ngomong macam-macam.”

Contoh Tulisan: Artikel Otokritik Mengenai Cara Beragama

Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Loe sadar ga sih? Tulisan loe ini cuma memecah belah umat aja. Percuma loe nulis di sini, ga ngaruh tau. Seharusnya sebagai sesama umat agama X kita musti mengingatkan secara langsung, ga pake nulis kayak gini di blog segala. Ga ngefek, bro!”

Contoh Tulisan: Artikel Mengenai Korupsi Anggota Dewan

Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Begini, apapun yang saudara tulis, percuma saja. Anggota Dewan yang saudara kritisi hampir tidak mungkin membaca tulisan saudara di blog ini. Lagipula jika saudara rasa saudara memang kompeten untuk menulis sepeti ini, coba saja tulis di media massa seperti koran atau sebagainya. Menulis di blog ini sama saja percuma.”

Contoh Tulisan: Artikel Mengenai Sisi Buruk Demonstrasi

Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Situ nulis juga percuma, apa situ udah ada tindakan nyata? Kalo situ cuma bisa nulis kayak gini tapi ga ada tindakan di lapangan mah sia-sia aja. Apa yang situ tulis, semuanya ga ada apa-apanya. Lebih baik yang demonstrasi di jalan keimbang situ yang cuma bisa ngetik di depan komputer!”

…dan contoh lainnya.

Ya, mungkin maksudnya memang baik, tapi sepertinya ini terkesan terlalu cepat menarik kesimpulan. Lagipula, jika memang tidak setuju dengan apa yang dikemukakan penulis dalam artikelnya, sanggahlah dengan argumen yang bagus dan bermain cantik, tidak dengan serta-merta menyalahkan sambil melempar masalah seperti contoh-contoh di atas. :D

Kembali ke hakikat blog saja, bahkan saya juga tidak mengetahui secara pasti hakikatnya. Tapi apakah semua hal yang diakukan adalah percuma. Menulis ya menulis, terlepas di media apapun itu. Tiap orang orang mempunyai cara dan media yang berbeda untuk mengungkapkan pendapatnya. Paten atau tidaknya menulis di blog, semuanya kembali kepada si penulis.

Pembahasan selanjutnya diteruskan pada kolom komentar.

Labels: , , , ,


Facebook // Delicious // Digg // Technorati // Stumble // LintasBerita // Plurk // Twitter


93 Responses

  1. #2 cK Friday, January 11th, 2008 at 11:46 From INDONESIA

    saya bukan termasuk yang memberikan saran menyebalkan itu khan? :-?

    *ngulum lolipop*

  2. #3 Bebek Jamuran Friday, January 11th, 2008 at 11:48 From INDONESIA

    Paling nggak, walopun hanya dengan menulis, kita udah menyampaikan apa yang pendapat kita. Itu udah keitung sebagai usaha daripada cuma duduk-duduk pura-pura gak tau...

    *Kalimat kedua itu introspeksi diri... :P*

  3. #4 Payjo Friday, January 11th, 2008 at 11:49 From INDONESIA

    lagi-lagi, blog dan segala bumbu-bumbu penghiasnya.

  4. #5 siKalungFlesdis™ Friday, January 11th, 2008 at 11:54 From INDONESIA

    dibiarkan saja Mas...
    selama yang komen masih manusia, ya pasti ndak jauh jauh dari kesehariannya, ya toh?

    oiya, saya rasa rasa, di blog ini banyak makhluk makhluk yang perlu busana tambahan...

    :mrgreen:

    *colok flesdis*

    oiya lagi, slaam kenal!
    :D

  5. #6 Hoek Soegirang Friday, January 11th, 2008 at 11:54 From INDONESIA

    ah ya, roze? saia ingin bertanya, yang saia ketahui, jenis-jenis saran tersebudh sefertina berbau ad hominem, ya? ato saia yang salah mengendus?
    sebenerna kalo soal saran-saran ini, kembali lage kefada feradaban masyarakadh endonesa. Yang setau saia ada beberapa orang yang sefertina masi primitif sangadh, sehingga tidak bisa mendayagunakan sebuah kotak feedback untuk memberikan umpan yang baik, tetapi justru malah merusak suasana. Maklum, mereka pikir media internet adalah media yang menjunjung tinggi kebebasan sepenuhnya, sehingga mereka merasa bisa berbuat sesukanya.....

  6. #7 rozenesia Friday, January 11th, 2008 at 12:01 From INDONESIA

    @ cK: Mana saya tahu... :?

    *baca mangascan hentai Virgin no Kankei*

    @ Bebek Jamuran: Ahahaaaa... Benar itu, benar. :evil:

    @ Payjo: Welcome to Blog-o-sphere!

    @ siKalungFlesdis™: Salam kenal. :D
    Saya udah berusaha membiarkan, hihiii... :lol:

    @ Hoek Soegirang: Saya juga mencium ad-hominem. Ya, penarikan kesimpulan yang terburu-buru... :?
    Ah, poin-poin pada paragraf kedua itu, saya setuju sangat! :mrgreen:

  7. #8 Luce Friday, January 11th, 2008 at 12:26 From INDONESIA

    ohohoh, dasar manusia2 berpikiran sempit..........

  8. #10 rozenesia Friday, January 11th, 2008 at 12:54 From INDONESIA

    @ Luce: Entah ya. Justifikasi ndak bisa langsung dilayangkan sih. :?

    @ Sumaru Onigiri Suka Makan Nasi Kepal yang Dibuatkan Ibu: Baguslah. :P

  9. #11 Kopral Geddoe Friday, January 11th, 2008 at 13:25 From INDONESIA

    Percuma ente ngomong begini... Udah ada tindakan nyata belum?

    :lol:

  10. #12 rozenesia Friday, January 11th, 2008 at 13:28 From INDONESIA

    @ Kopral Geddoe: Percuma ente komen begitu... Udah ada tindakan nyata belum?

    :lol:

    :mrgreen:

  11. #13 StreetPunk Friday, January 11th, 2008 at 14:04 From UNITED STATES

    Kalau tidak senang, tegur saja langsung pada saat diskusi..

  12. #14 rozenesia Friday, January 11th, 2008 at 14:08 From INDONESIA

    @ StreetPunk: Lha? Di blog ini rasanya ga pernah. :P
    Lagipula ini kan sekuel dari entry Kopral Geddoe dan entry saya mengenai saran-saran yang menyebalkan. :mrgreen:

  13. #15 Cynanthia Friday, January 11th, 2008 at 14:11 From INDONESIA

    Saya termasuk yang nge-post hal semacam itu ngga, ya... :(

  14. #16 qzink666 Friday, January 11th, 2008 at 14:14 From NORWAY

    Benar, saya setuju..
    Itu saran menyebalkan yang membuat insting membunuh saya kerap kambuh.. :mrgreen:

  15. #17 rozenesia Friday, January 11th, 2008 at 14:19 From INDONESIA

    @ Cynanthia: Lha mana saya tahu. :P

    @ qzink666: Hohohooo... Udah pernah digituin? :mrgreen:
    *saya pribadi sih, baca liat kasus gini di OMG* ;)

  16. #18 edratna Friday, January 11th, 2008 at 14:42 From INDONESIA

    Setiap individu manusia mempunyai karakter yang berbeda-beda, jika menulis di blog pasti akan mendapatkan risiko saran yang beraneka ragam, yang kadang tak ada kaitan dengan artikel yang ditulis.
    Jadi, dengan ngeblog, kita juga dituntut latihan sabar, dan bisa menjawab komentar yang kadang tak diharapkan.

  17. #19 Andrew Wijaya Friday, January 11th, 2008 at 14:44 From INDONESIA

    well... saran dan pendapat itu beda... saiyah nggak ngeliat itu sebagai saran yang mungkin menyebalkan... tapi pendapat yang mungkin (sangat) menyebalkan...

  18. #20 bayu Friday, January 11th, 2008 at 14:47 From INDONESIA

    Tapi apakah semua hal yang diakukan adalah percuma. Menulis ya menulis, terlepas di media apapun itu

    saya jadi kepikiran nulis manfaat wordpress di journal kedokteran,..

    thanks 4 the idea...

  19. #21 danalingga Friday, January 11th, 2008 at 14:51 From INDONESIA

    Nulis sendiri itu juga kan udah berarti berbuat ya roze?

  20. #22 aRuL Friday, January 11th, 2008 at 14:55 From INDONESIA

    namanya juga saran berbeda2, tapi kalo gitukan namanya tantangan boz... :)

  21. #23 aRuL Friday, January 11th, 2008 at 14:55 From INDONESIA

    eh gambarnya.... amfun deh :D
    *ntar dituntut pornografi loh*

  22. #24 joyo Friday, January 11th, 2008 at 16:00 From INDONESIA

    menulis itu relaxing, bahkan terkadang mencerahkan :)
    ide yg tadi nya nggek terpikirkan bisa ngalir begitu saja ketika menulis
    eh ada gambar2 yg lain nggak? sepertinya seru :D

  23. #25 Moerz Friday, January 11th, 2008 at 16:02 From INDONESIA

    wah yang komentar kayak gitu iri sama kegilaan orang2 blogsphere...

  24. #26 shinobigatakutmati Friday, January 11th, 2008 at 16:03 From HONG KONG

    terima saja roz :) toh bagus juga buat koreksi hehehe....

  25. #27 nicoustic Friday, January 11th, 2008 at 16:44 From INDONESIA

    cuex aja
    namanya juga negara demokrasi

  26. #28 didut Friday, January 11th, 2008 at 16:51 From INDONESIA

    saya mah cuman bisa komen ajah ... eh komen jakayk gini menyebalkan gak?!? :P

  27. #29 antarpulau Friday, January 11th, 2008 at 17:00 From INDONESIA

    ...Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
    “Anda seharusnya jangan cuma bisa ngomong saja. Kalau Anda rasa penegakan hukum di Indonesia ini masih buruk, mengapa Anda tidak terjun sendiri ke lapangan untuk memperbaikinya? Coba Anda alami sendiri, Anda jadi jaksa, hakim, atau sejenisnya, baru Anda bisa ngomong macam-macam.”...

    =================================
    "Jadi anda mau apa...?!! Hah...!!!"
    "Sabar Pak... sabar..."
    Gak bisa... kurang ajar nih orang..."
    Iya .. tapi Bapak sabar dulu...."
    "Pokoknya gak bisa... titik...!!!"

    *kaplok*
    *balas tonjok*
    *tendang*
    *Ciaaatttttt.......*

  28. #30 sitijenang Friday, January 11th, 2008 at 17:01 From INDONESIA

    lho kata Hoek Soegirang itu kan feedback, umpan balik. mengumpan lalu membalik. kalo umpannya cacing, berarti ikannya sedang dipancing. kadang ketangkep pemancing, kadang diserobot akismet... *halah alasan gak update* :mrgreen:

  29. #31 fertob Friday, January 11th, 2008 at 17:27 From INDONESIA

    nice blog.... :)

    *lempar komen sembunyi blog* :mrgreen:

  30. #32 Diki Friday, January 11th, 2008 at 18:01 From INDONESIA

    menyebalkan adalah fitur! (gue udah nyebelin belum? :mrgreen: )

  31. #33 zal Friday, January 11th, 2008 at 18:08 From INDONESIA

    ::roze, kamu hanya bisa nulis seperti ini, ini sangat menyebalkan... sekian dan terima kasih :lol:

    *sok arif mode on*

    ::roze, aku rasa mereka yang membuat commet cukup panjang begitu, kan lumayanlah nambah-nambahin penumpang diblogmu..., paling engga kamu tahu kalau itu menyebalkan...

    *sok arif mode off*

    sok arif juga menyebalkan... :evil:

  32. #34 Sawali Tuhusetya Friday, January 11th, 2008 at 18:15 From INDONESIA

    ngeblog itu juga untuk melatih kecerdasan emosi loh mas gun. kalo ada saran yang menyebalkan, kita ndak usah ikut2an sebel. *halah* eh, ini termasuk saran yang menyebalkan, ndak?

  33. #35 Praditya Friday, January 11th, 2008 at 21:26 From INDONESIA

    Saya hargai tulisan ini :D

    *salah satu komentar klasik* :lol:

    Btw, lah klo smuanya musti turun ke lapangan siapa yg mau komandoin??
    Kan tulisan ntu bsa jadi guide atau malah "pemimpin" bagi pergerakannya... :D

  34. #36 eprak Friday, January 11th, 2008 at 21:56 From INDONESIA

    Menulis itu merupakan salah satu fitrah manusia. So, just do it!! (Menyebalkan ga?)

  35. #37 Yang Mulia Kaisar Langit Sri Hucusuy Friday, January 11th, 2008 at 23:44 From MEXICO

    Gambar ceweknya manis dan mulus. Anda akan mendapat buah karma mendapat kue yang enak saat bertamu ke rumah orang.

    Jangan membiasakan mengisi kolom komentar pertama milik sendiri dengan tulisan "maaf pertamax habis."

    Anda sudah menuai buah karma, gak dapat jatah saat datang ke suatu tempat, yang akan terjadi di masa depan.

    Adanya kebiasaan "memberi" dimulai dari hal-hal kecil seperti membiarkan kolom komentar pertama kosong untuk pengunjung.

    Cintailah blog Anda sendiri, dan cintailah pengunjung yang suka berpertamax ria.

    Tumbuhkan cinta dan kasih dari hal-hal yang kecil.

  36. #38 bacteria Friday, January 11th, 2008 at 23:57 From INDONESIA

    sabar..... kamunya juga harus menanggapi dengan positif .

    betewe itu gambarnya ... saru

  37. #39 Herianto Saturday, January 12th, 2008 at 0:01 From INDONESIA

    Gmana kalo "Saran-saran yang Menyebalkan1tersebut" kita anggap sebagai kritikan saja. Tidak siapkah, sehingga menyebalkan ? :lol:

  38. #40 alief Saturday, January 12th, 2008 at 0:55 From TAIWAN

    hayo sapa yang sering kasih saran begituan??? :)

  39. #41 Nazieb Saturday, January 12th, 2008 at 2:31 From INDONESIA

    Begini sodara, sebenernya apaun yang sodara tulis di sini tidak akan mengubah keadaan. Sebagai seorang blogger Anda harusnya lebih arif dalam menangani hal ini, sebab keterburu-buruan Anda ini justru malah memecah-belah blogger dan membuat kerusuhan publik saja. Percuma Anda nulis di sini, sebab komen-komen seperti itu masih akan terus bermunculan.

    *diinjek-injek

  40. #42 nathania Saturday, January 12th, 2008 at 2:47 From INDONESIA

    whew.. kita nulis blog untuk berbagi ilham kan? bukan untuk memecah belah.. B-)

    *elus-elus dagu dengan pake kacamata hitam dan sambil nyengir*

  41. #43 dimasu Saturday, January 12th, 2008 at 2:53 From REPUBLIC OF KOREA

    waah.. gw pernah digituin pas komen di blog orang..

    orang yang ngomen comment gw : "percuma anda menulis panjang lebar jika anda..bla bla bla... karena anda ... bla..bla.. bla... oleh karena itu anda tak seharusnya bla.. bla.. bla.. karena itu tidak ada pengaruhnya anda berkomentar di sini."

    dimasu : "HAAIYAAAAAH... *Jleb* *tusuk pantat orang yang ngomen comment gw* "

  42. #44 maxbreaker Saturday, January 12th, 2008 at 3:16 From INDONESIA

    menurut saya mah berani nulis gitu lebih baik daripada diam, btul?

  43. #45 evelyn pratiwi yusuf Saturday, January 12th, 2008 at 3:20 From INDONESIA

    Emang paling bt kalau ada komen yang menggurui padahal yang memberi komen juga belum tentu bisa mengerjakan apa yang dia komenin itu.
    Betul?

  44. #47 Luthfi Saturday, January 12th, 2008 at 3:53 From INDONESIA

    teteup aja panjang :D

  45. #48 atmo4th Saturday, January 12th, 2008 at 3:56 From INDONESIA

    daripada enggak ngapa-ngapain? bagusan mana?

  46. #49 CY Saturday, January 12th, 2008 at 4:13 From UNITED STATES

    Biarin aja deh, terserah mrk mau komen apa.. Kalo gara2 bbrp baris kalimat itu kamu terpancing bikin posting ttg hal tsb, berarti Ilmu Sembilan Benua yg terakhir itu belum ente kuasai sepenuhnya bung... :mrgreen:

  47. #50 Ram-Ram Muhammad Saturday, January 12th, 2008 at 4:13 From INDONESIA

    *betulin peci*
    Assalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    Menyampaikan kritik, melemparkan ide dan gagasan, atau memberikan saran dalam bentuk tulisan, tentunya selama dengan tujuan yang baik, adalah bentuk dari menegakkan kebenaran dan mencegah kemunkaran, bahasa kerennya Amar makruf nahyu al-munkar.

    Sehingga jika ada anggapan menulis di dunia maya sebagai sesuatu yang sia-sia adalah penilaian yang sangat dangkal. Kenapa? Alasan paling utamanya adalah karena internet sangat accessible, sehingga kalaupun anggota DPR -contoh kasus saja- tidak membaca kritik yang disampaikan publik melalui internet secara langsung, namun orang lain dapat membacanya dan sangat terbuka kemungkinan jika pesan tersebut akan diteruskan melalui sumber-sumber lain, sehingga akhirnya sampai kepada objek (anggota DPR). Lagian, anggota DPR dan pejabat yang gak bisa dan gak mau mencari iformasi melalui internet patut dipertanyakan integritasnya. Kenapa? Lha mereka kan dapet fasilitas laptop canggih... keterlaluan kalau cuma dipake ngetik atau nyimpen file porno. Biaya berlangganan sambungan internet juga tidak seberapa dibandingkan gaji yang mereka terima.

    *halah, berlebihan*

  48. #51 Ram-Ram Muhammad Saturday, January 12th, 2008 at 4:15 From INDONESIA

    halah... ada paragraf yang hilang... jadi gak nyambung antara paragraf satu dengan yang kedua....

    Apa sengaja disensor? :evil:
    *menebar fitnah MODE ON*

  49. #52 joyo Saturday, January 12th, 2008 at 4:31 From INDONESIA

    @Ram-Ram Muhammad
    maaf pak, pecinya terbalik
    :D

  50. #53 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 5:16 From INDONESIA

    @ edratna: Iya, Bu. Saya rilis entry ini, sebagai patokan gimana kalau saya dapat komen kayak gitu. Masalahnya di blog ini belum pernah sih.:D

    @ Andrew Wijaya: Lha itu saran.Bukannya dia menyarankan untuk langsung turun ke jalan atau berbuat? :mrgreen:

    @ bayu: Wah bagis itu. Saya dukung deh!

    @ danalingga: Iyo iyo... :lol:

    @ aRuL [1]: Tantangan... Duh,aku belum dapat tantangan. :(

    @ aRuL [2]: Kenapa dengan gambarnya? :mrgreen:

    @ joyo [1]: Betul itu. Jadi pas saya nulis, eh kepikiran yang lain sampai bisa nulis tiap hari kayak gini. :lol:
    Gambar lain? Banyak di HDD. :mrgreen:

    @ Moerz: Entah ya. Bisa juga maksudnya baik, tapi ya itu... Ckckckkk...

    @ shinobigatakutmati: Masalahnya aku belum dapat... :(

    @ nicoustic: Heheheee... Semoga bisa cuek kalo ntar dapat yah. Tapi demokrasi nggak identik dengan kebebasan sangat lho, tapi kebebasan yang bertanggung jawab. ;)

    @ didut: Nggak tuh. :lol:

    @ antarpulau: Hohohoo... Memparodikan siapa nih? :lol:

    @ sitijenang: Hoalah, saya belum pernah jatuh ke air eh... :lol:
    Update sana. :P

    @ fertob: Asyem... :lol:
    Mana URLnya? :evil:

    @ Diki: Komentar adalah fitur! :mrgreen:
    Belum... Belum... :lol:

    @ zal: Ndak bisa, ndak bisa. Saking menyebalkannya, saya tutup lho kotak komentar kalo seandainya ada yang menyebalkan terus sampai beberapa komentar tanpa henti. *jahat* :lol:

  51. #54 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 5:17 From INDONESIA

    @ Sawali Tuhusetya: Amin pak. Semoga saya ndak sebel seandainya ada nanti. :D

    @ Praditya: Wakakaaa... Makanya itu, semua ada jatahnya kan? ;)

    @ eprak: Nggak kok. Lha ada jatahnya kan?

    @ bacteria: Saya belum menanggapinya, wong belum ada di blog ini. :roll:

    @ Herianto: Maunya sih sebagai kritikan, tapi yang ditunggu belum datang juga. :lol:

    @ alief: Sumpah bukan saya... :lol:

    @ Nazieb: Ahahaaa... :lol:

    @ nathania: Mana saya tahu. Wong blogger itu heterogen. :lol:

    @ dimasu: Wah, kasus nih. Saya belum sih. :lol:

    @ maxbreaker: Mungkin ya.Tapi tup setuju sahaja. :P

    @ evelyn pratiwi yusuf: Yup~ Itu dia. ;)

    @ Fikrul Setiawan: Salam kenal. :lol:

    @ Luthfi: Pendek ah. :lol:

    @ atmo4th: Ndak ada yang bisa dibilang lebih bagus sih. Diem kadang juga bisa jadi solusi, tergantung sikon. Tapi di sini yah, emang parah budaya gini. :D

    @ CY: Asyem, bukan terpancing bikinh entry, tapi dapet ilham bikin entry... :lol:

    @ Ram-Ram Muhammad [1]: Waalaikum salam. Wuih, panjang... :lol:
    Nah maka dari itu, budayakan ngeblog di kalangan pejabat. Setuju? :mrgreen:

    @ Ram-Ram Muhammad [2]: Lha, mana saya tau. :lol:

    @ joyo [2]: Iya pak, kebalik. :mrgreen:

  52. #55 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 5:24 From INDONESIA

    @ Yang Mulia Kaisar Langit Sri Hucusuy: Amin... Amin... Amin... :P

  53. #56 Dekisugi Saturday, January 12th, 2008 at 5:32 From INDONESIA

    nanti kalo misalnya kita udah nulis di harian lokal, ntar juga diomongin percuma.
    nulis di harian lokal ga ngaruh, kenapa ga nulis di kompas aja.
    ntar udah nulis di kompas juga dibilang percuma. yang dikritik nggak baca kompas.

    bah! tailah! :evil:

  54. #57 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 5:35 From INDONESIA

    @ Dekisugi: Lingkaran setan ga ada ujungnya. :lol:

  55. #58 brainstorm Saturday, January 12th, 2008 at 6:12 From INDONESIA

    sampeyan juga harus tau, sampeyan nulis kaya gini juga ga ada gunanya!! karena saya cuman mau nyampah aja disini.. :mrgreen:

    *kabur sebelum ditimpuk*

  56. #59 Gm. Saturday, January 12th, 2008 at 6:35 From INDONESIA

    Jadi ingat pendapat seorang teman dulu, ketika saya aktif di suatu forum yang membahas masalah lumpur Lapindo. Katanya gak ada pengaruhnya ngebahas yg ginian, lumpurnya masih tetep ngalir...

  57. #60 Heru Saturday, January 12th, 2008 at 7:02 From INDONESIA

    kalau pertamax habis, jadi ngatri dulu nich
    kalau g ngantri ntar ada yg ngasih saran yg menyebalkan he he

  58. #61 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 8:39 From INDONESIA

    @ brainstrom: Cessss... :evil:

    @ Gm.: Lebih ga ngaruh lagi kalau cuma diem ga peduli, nee? :roll:

  59. #62 arya Saturday, January 12th, 2008 at 8:42 From INDONESIA

    saranku, jangan ngelink ke wikipedia :lol:

  60. #63 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 8:46 From INDONESIA

    @ arya: Mana wiki? :lol:

  61. #64 arya Saturday, January 12th, 2008 at 9:03 From INDONESIA

    gyahahahaha... ditanggapin pulak...

  62. #65 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 9:15 From INDONESIA

    @ arya: Saya kan bukan seleb, jadi tiap komen kudu ditanggapin... :cool:

  63. #66 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 9:21 From INDONESIA

    @ Heru:Maaf tadi kejaring akismet. Maaf, PERTAMAX habis itu yah... saya gunakan sebagai anti-virus. :lol:

  64. #67 devry Saturday, January 12th, 2008 at 9:50 From INDONESIA

    @eozenesia

    Jadi seleb juga gpp koq! Cukup di wordpress saja... hihihi :D

  65. #68 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 9:56 From INDONESIA

    @ devry: Maksudnya? :?

  66. #69 djunaedird Saturday, January 12th, 2008 at 10:42 From INDONESIA

    Itu namanya debat kusir. Kusir saja nggak pernah berdebat. :P

  67. #70 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 10:47 From INDONESIA

    @ djunaedird: Jadi ya cukup bilang "terima kasih" sahaja ya? :lol:

  68. #71 Mihael "D.B." Ellinsworth Saturday, January 12th, 2008 at 10:59 From INDONESIA

    Saya pernah kejadian begini :

    Artikel : Anti Friendster ! (Satir)

    Komentar klasik yang menyebalkan:

    "Heh, situ masih bau kencur. Nggak usah deh bahas - bahas Friednster kayak gitu."

    -----

    Kalau yang itu masuk kemana, ya ? :-?

  69. #72 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 11:04 From INDONESIA

    @ Mihael "D.B." Ellinsworth: Wakakakaaa... :lol:
    Itu anonim? :mrgreen:

  70. #73 Funkshit Saturday, January 12th, 2008 at 11:28 From INDONESIA

    bilang aja gini. . .
    klo nulis aja belom tentu dibaca.. apalagi klo ngga nulis
    hehehehe

  71. #74 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 11:34 From INDONESIA

    @ Funkshit: Kalau cuma komentar kan dibaca juga to? :lol:

  72. #75 munggur Saturday, January 12th, 2008 at 11:36 From SINGAPORE

    ah roze, gitu aja kok diresehin. biasalah. kalau ada yang buka mulut, ada yang dengar dan ikut2an buka mulut. hargailah itu. karena meski menyebalkan, toh masih ada perhatian.

    daripada mendiamkan saja dan tak berpartisipasi. bener, kan?

  73. #76 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 11:41 From INDONESIA

    @ munggur: Belum mengalami aja saya rese, gimana kalau ntar ngalamin ya... Makanya dari sini bisa belajar. ;)

  74. #77 asiaputri Saturday, January 12th, 2008 at 11:46 From INDONESIA

    daripade duduk diem aje, biar dr bog juga ya kan kudu ngelakuin! anne pribadi udah sering. But jangan dibales (tuh orang kudu ngerasain tapi ya biarin aja capek ndiri !!!!). Ntar matinya klepek klepek :) (mampus lo komentator !!!). Kan harus selalu memulai dari yang kecil (jangan maen loncat ajah. tuh komentator, kan daripade kagak ame skalee. Komentator ono kan pasti maen ngeloncer aje), cuekin aja ! nggak lama lagi juga ya dikubur :-)

  75. #78 asiaputri Saturday, January 12th, 2008 at 11:47 From INDONESIA

    salah ketik :blog bukan bog

    Arti kata: anne bukan nama orang tauk

  76. #79 asiaputri Saturday, January 12th, 2008 at 11:49 From INDONESIA

    PERTAMAX buat apa ? mending SOLAR aja sekalian

  77. #80 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 11:56 From INDONESIA

    @ asiaputri [1]: Wah, wah. Sabar. :P
    Saya nungguin kasusnya nih. :roll:

    @ asiaputri [2]: :lol:

    @ asiaputri [3]: ...hetrix nih. :lol:

  78. #81 Iwan Awaludin Saturday, January 12th, 2008 at 12:03 From MALAYSIA

    btw, rosenqueencompany kemana ya? tulisan terakhirnya ada tanggal 13 Desember. Sudah sebulan nih ga nulis. Sehat kah?
    Sori ga nyambung dengan tulisan di atas.

  79. #82 erikarianto Saturday, January 12th, 2008 at 12:15 From INDONESIA

    Kritik (dalam KBBI) adalah kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dsb.

    bisa juga kritik itu baik, ada yg perlu dipertimbangkan, ada juga yang tidak perlu ditanggapi. namun dari semua itu ada ungkapan bijak mengenai kritik dan saran
    " Kritik adalah vitamin, saran adalah suplemen."

    salam kenal
    http://www.erikarianto.wordpress.com

  80. #83 rozenesia Saturday, January 12th, 2008 at 12:27 From INDONESIA

    @ Iwan Awaludin: Brother Geddoe lagi hiatus, pak. Lagi mau pindak blog nih, kayaknya barengan saya ngurus kepindahan juga. :mrgreen:

    @ erikarianto: Ahahahaaa... Biasanya saya ndak menagggapinya, cuma dengan bentuk :D (senyum) saja lho, pak. ;)
    Salam kenal juga. :P

  81. #84 noki Saturday, January 12th, 2008 at 12:28 From INDONESIA

    emang bikin sebel sich klau ada comment yang ga enak mendingan terusin aja berkaryabiar orang mau comment apa kita mah easy aja

  82. #86 Xaliber von Reginhild Sunday, January 13th, 2008 at 10:18 From INDONESIA

    *skip komentar*

    Ini lebih ke sanggahan ya? :? Sanggahan yang menyebalkan. :mrgreen:
    Gambarnya rada berbahaya tuh. :|

  83. #87 rozenesia Sunday, January 13th, 2008 at 10:22 From INDONESIA

    @ Xaliber von Reginhild: Sengaja memancing berahi pembaca. :lol:
    Ini kan ga setuju, tapi ga main cantik. :P

  84. #88 sigid Monday, January 14th, 2008 at 2:41 From INDONESIA

    He he, user yang dulu sempat bikin heboh di wordpress muncul di # 37 yah :grin:

  85. #89 rozenesia Monday, January 14th, 2008 at 6:33 From INDONESIA

    @ sigid: Ndak apa, biarrin aja. :D

  86. #90 restlessangel Monday, January 14th, 2008 at 10:09 From HONG KONG

    serius nih.
    menurut saya, ini adalah contoh sempurna bahwa ternyata interaksi interpersonal di dunia maya pun rawan dengan konflik seperti di dunia nyata.

    apa yg dik gun contohkan adalah contoh2 individu tipe toxic alias racun. mereka ini gemar sekali membuat kita merasa tak berarti dan mengesampingkan usaha bahkan mimpi kita. mereka ada keenderungan untuk menyedot energi kita dengan memberi energi negatifnya. individu2 tipe ini, dalam dunia nyata, sepatutnya untuk dihindari, menurut para pakar self-development.

    coba baca buku2 nu age ttg self development seperti celestine prophecy, the secret, quantum ikhlas, dsb.

    contoh sempurna lainnya, seperti di komen # 59.

    energi itu menular/memantul. kalo kita deket2 dg orang2 dengan energi negatif, maka kita pun merasakan demikian. pernah gak, merasakan, kumpul dg bbrp orang tertentu tapi kita tidak merasa gembira, dunia serasa kelabu, pesimis, wis pokoke gak enak di perasaan. kita jadi ragu2, takut, khawatir. malah2 kita terseret dalam pusaran energi negatifnya, wah ini berabe bangetttt.
    sementara ada orang2 tertentu, kalo kita deket2 ma dia, bawaanya kok hepi, seneng, bikin hidup jd lebih hidup.

    coba cermati temen2 kita, apa reaksi mereka sehabis berjumpa dengan kita *cara ngecek apakah kita termasuk toxic*

    nah, gimana kita musti merespon orang toxic kayak gt ???
    kl saya mah, cuekin aja. ga usah deket2 lama2. lha tapi kalo model racunnya seperti komen2 kayak conto di atas ??? mo dihapus kok nanti berasa tdk demokratis, kl dicuekin kok bertengger trs dan mau ga mau kebaca.....
    yah rada susah sih. gw pernah. rasanya emang ga enak.
    dan ini adl salah stu bukti lg, bahwa energi pun terdapat hingga ke tataran kata2 dlm tulisan.....

    PS. menurut pengalaman saya, ketika bergaul dg orang2 yang bernergi positif dan negatif, mbandingin aja nih. sama2 kritik ya, tapi rasanya bedaaaaaa banget. kita menengar kritikan mereka yang berenergi positif, jadi 'tercerahkan'. sedangkan oleh mrk yg tergolong 'racun' itu, kita malah jd skeptis, nglokro, ga semangat, wes pokoke letoy dan ujung2nya uring2an deh...

  87. #91 rozenesia Monday, January 14th, 2008 at 10:21 From INDONESIA

    @ restlessangel:

    serius nih.
    menurut saya, ini adalah contoh sempurna bahwa ternyata interaksi interpersonal di dunia maya pun rawan dengan konflik seperti di dunia nyata.

    apa yg dik gun contohkan adalah contoh2 individu tipe toxic alias racun. mereka ini gemar sekali membuat kita merasa tak berarti dan mengesampingkan usaha bahkan mimpi kita. mereka ada keenderungan untuk menyedot energi kita dengan memberi energi negatifnya. individu2 tipe ini, dalam dunia nyata, sepatutnya untuk dihindari, menurut para pakar self-development.

    Wah, istilahnya kereeeeennn... 8O
    Ya, bagi sebagian orang yang mudah ciut nyalinya, dengan adanya komentar racun seperti ini, dia akan jadi minder dan malah stop melakukan apa yang sedang ia lakukan.

    coba baca buku2 nu age ttg self development seperti celestine prophecy, the secret, quantum ikhlas, dsb.

    Mudah kok, asal dibeliin/dipinjemin. :mrgreen:
    *anak ini kalo ndak beli buku politik, ya komik* :lol:

    contoh sempurna lainnya, seperti di komen # 59.

    energi itu menular/memantul. kalo kita deket2 dg orang2 dengan energi negatif, maka kita pun merasakan demikian. pernah gak, merasakan, kumpul dg bbrp orang tertentu tapi kita tidak merasa gembira, dunia serasa kelabu, pesimis, wis pokoke gak enak di perasaan. kita jadi ragu2, takut, khawatir. malah2 kita terseret dalam pusaran energi negatifnya, wah ini berabe bangetttt.
    sementara ada orang2 tertentu, kalo kita deket2 ma dia, bawaanya kok hepi, seneng, bikin hidup jd lebih hidup.

    Hohohooo... Mungkin. Rasa-rasanya pernah. :P

    coba cermati temen2 kita, apa reaksi mereka sehabis berjumpa dengan kita *cara ngecek apakah kita termasuk toxic*

    Wah, aku sih rada gimana nih. Ada 2 teman di kelas. Aku dekat si A enak aja, dekat si B juga. Tapi kalo A sama B dekatan kok aku kayak ngerasain aura ga enaaaaak gitu. Si B juga pernah cerita kalo dia ga nyaman aja sama si A. :?

    nah, gimana kita musti merespon orang toxic kayak gt ???
    kl saya mah, cuekin aja. ga usah deket2 lama2. lha tapi kalo model racunnya seperti komen2 kayak conto di atas ??? mo dihapus kok nanti berasa tdk demokratis, kl dicuekin kok bertengger trs dan mau ga mau kebaca…..
    yah rada susah sih. gw pernah. rasanya emang ga enak.
    dan ini adl salah stu bukti lg, bahwa energi pun terdapat hingga ke tataran kata2 dlm tulisan…..

    Yup, angin lalu. Kucing mengeong, motor saya berlalu. :cool:

    PS. menurut pengalaman saya, ketika bergaul dg orang2 yang bernergi positif dan negatif, mbandingin aja nih. sama2 kritik ya, tapi rasanya bedaaaaaa banget. kita menengar kritikan mereka yang berenergi positif, jadi ‘tercerahkan’. sedangkan oleh mrk yg tergolong ‘racun’ itu, kita malah jd skeptis, nglokro, ga semangat, wes pokoke letoy dan ujung2nya uring2an deh…

    Ahahahaaaa... Iya juga. :P

  88. #92 asiaputri Monday, January 14th, 2008 at 11:03 From INDONESIA

    Hehehehe..... Biasanya Komentator itu "DIBAYAR PEMERINTAH" buat ngomentarin blog itu...... kan mending ngusulin (biar dikit dikit) daripada duduk diem pura 2 nggak tau...... apalagi malah justru ngegosipin. kayaknya buku tentang emosi cocok buat kamu (dan komentator. apalagi dia emosinya kayaknya gampang disulut dech :) ) ok........

    *kucing lewat* :gun

  89. #93 rozenesia Monday, January 14th, 2008 at 11:07 From INDONESIA

    @ asiaputri: Ah dibayar, teori konspirasi nih... 8O

Leave Your Response

Your email is never published nor shared. Make sure you enter the * required information where indicated.
Comments are not moderated, but note that "pertamax" word and its variants will be held in moderation queue.
This is a Gravatar-enabled weblog. And you can add Yahoo! Messenger emoticons to your comment.