“Apa pun alasannya, sungguh mengagumkan bagi seorang pria untuk bersikap sangat sopan kepada seorang wanita yang tak enak dilihat. Mudah untuk bersikap sopan dan hormat kepada wanita cantik. Tetapi, wanita yang jelek membutuhkan tekad lebih kuat.”
Samurai: Kastel Awan Burung Gereja — halaman 162
Aku sedang mencoba untuk berpikir ringan saja, tidak ada maksud untuk melakukan generalisasi seenak perut di sini. Sekadar merenungi kata demi kata dalam kutipan novel di atas.
Sekarang pikiranku sedang melayang pada pertanyaan mengenai kutipan tersebut. Apakah bagi sebagian lelaki itu adalah sebuah kewajaran, naluri alami, atau sebuah sikap yang terbentuk dari mata fisik? Atau bahkan ada jawaban lain yang bisa memperkaya khazanah pemikiranku… Ah, perempuan… Dan juga sebaliknya.
Silahkan saja tengok kategori tulisan ini.
Labels: culture, japan, novel, philosophy, social

















kok jadi gini tulisannya? jadi lebih "dalam" dari sekedar ceplosan gw..
akuw menganggap sopan itu adalah wajib hukumnya ke wanita, feel it in your heart...
tetapi aku juga tidak muna mengakui kalo fisik wanita mempengaruhi gejolak nafsu liar ku Bro,.. itu sangat NORMAL...
Nafsu dan hati = 2 hal yang berbeda, bukan?
leksa's last blog post: Campaign atau Kampanye?
Sebuah kebenaran bro. Setidaknya dalam pengalaman saya.
danalingga's last blog post: 100
mata fisik lelaki gampang ditipu oleh hal-hal yang bersifat lahiriah, mas gun. *halah* jarang mamou melihat inner beauty kaum perempuan. namun, mata batin lelaki sebenarnya mampu menangkap aura kaum perempuan, hanya saja jarang bisa melakukannya
BTW, rasa santun kepada perempuan juga bisa diwujudkan melalui penggunaan kosakata. kata "perempuan" itu kata yang lebih santun ketimbang "wanita" mas gun, hehehehehe :mrgreen: kandungan makna perempuan lebih mulia dan agung ketimbang wanita. *halah, ndak penting, hiks*
sawali tuhusetya's last blog post: Marto Klawung
Naluri manusia pada umumnya, memuja hal-hal yang bagus dan berusaha menyingkirkan hal-hal yang kurang bagus untuk kemudian digantikan dengan hal yang lebih bagus.
sandal's last blog post: Frekuensi gelombang perasaan
ah, itu lumrah
brainstorm's last blog post: Dahulu dan Sekarang
wajar itu, ke laki-laki, anak-anak, kakek nenek pun mestinya mendapat perlakuan yang sama.
kw's last blog post: tafsir
kamu kira-kira kayak gitu ga gun??
Ah, pembaca Samurai juga ya?

Nazieb's last blog post: Endonesa Kita Yang Kompleksit
@ leksa: Mbuh jadi maunya gimana?


Kalau yang tadi itu kan agak gimana gitu. Yah, marilah sedikit berfilsafat~ Kyahahahaa.
Hmnnn... Kalau ke laki-laki? Laki-kali tampan misalnya?
@ danalingga: Heheheee... Sulit yah?
@ sawali tuhusetya: Aha! Sulit. Ya, karena kadang memang begitu...mata fisik itu.
Baidewei, Pak. Yang makai 'wanita' itu si penerjemah.
@ sandal: Sandal? Apa itu? Kurang bagus!
*tendang*
@ brainstorm: Eh, iya ya?
@ kw: Ooooohh... Kalau kakek neneknya jelek berarti kudu punya tekad kuat ya?
@ cK: Mana aku tahu. Kadang begini, kadang begitu. Namanya juga ABG.
@ Nazieb: Rite, fella.
bersikap sopan pada semua itu merupakan sesuatu yang wajar dan alami...
saya lebih ke "dalam", karena wanita ingin di mengerti
abeeayang™'s last blog post: ego dan prestise tingkat tinggi seorang blogger
wah kemarin saya baru muat postingan tentang Dewi Persik ninju penggemarnya gara-gara nowel bagian "atasan" si dewi, guwe rasa laki-laki itu bukan saja tidak sopan mungkin malah kurang ajar dan nggak punya etika.
daeng limpo's last blog post: PUISI KOSONG
ah..bener banget itu Gun. Bener banget..bener bener bener banget..
Laki-laki hanya melihat luarnya saja... sering sekali.
*diam*
Jangan-jangan gun tipe begituan? hehe...
Ataner's last blog post: Tersangka
mungkin yang jelek kita tendang saja tuan
*wew, kok kejem*
tapi memang benar, kadang tidak mudah saat bersikap hormat dan sopan pada yang "kurang cantik" ah jadi inget...
"andaikan semua wajah, serupa elok cantiknya, tiada sedih dan terluka, bahagia selamanya, pasti... terasa indah"
Goop's last blog post: Mabuk
Wah, Gun kan seorang lelaki masa tidak bisa merasakan kira2 benar ga seperti itu? hehehe.
Kutipannnya indah. Novel apa tu, Gun.
Hanna Fransisca's last blog post: Menantimu
Bukan Gun, bukan sebuah ke-wajar-an menurut-ku, tapi pandangan yang di-cipta-kan oleh para laki-laki itu sendiri, dan itu salah
Bagi-ku itu adalah nafsu dan prestise laki-laki semata, karena bagi sebagian besar laki-laki pandangan awal ter-hadap se-orang wanita pasti di-mulai dari wajah, dada, pinggul, dan betis, benar kan? Kalau ada yang mau mem-bantah, silah-kan
extremusmilitis's last blog post: Ruang Kembara Imaji
tulus engga?
ah, saya juga tak mengerti para laki -laki.
*bersambung
Mina's last blog post: Pengen Kabur !
Tampaknya banyak orang yang berlaku begitu deh. Nggak cuma laki-laki saja.
*merenung*

Apa aku salah satunya, ya...
perempuan,...
*
ah, manusia memang sulit dimengerti
*ga ngerasa perempuan
saRe''s last blog post: here we go, again.
Bersikap sopan gak hanya kepada perempuan kan?? kepada semua orang juga, termasuk juga semua makhluk ciptaan-Nya
ridu's last blog post: Social Engineering
ehm....gitu yach laki- laki...
*sok lugu.
banyakan yg mana tipenya?
Ina's last blog post: Aku kangen kalian….!
Manusia dilihat berdasarkan sikap, penampilan (bukan fisik), dan tingkat intelektualitas.
Tapi semuanya layak mendapatkan perilaku yang serupa?
Semuanya juga begitu kok, bukan cuma laki-laki, perempuan ke laki-laki juga kan
* ah, untunglah aku belum pernah dimarah gara2 itu
*
bisaku's last blog post: Wahai Blogger, Jangan Kau Debat Imanku
bener-bener, kita memang harus menjaga kesopanan. Selain itu bukan cuma sopan, kita harus menghormati mereka, termasuk menghormati kehormatan wanita :lol: *aku komeng opo toh*
annots's last blog post: Warung Tenda Kolonel Ituh
pasti karena ada maunya...
entah pen bisa deket sama si cewek cantik itu..
dan bukannya membanggakan untuk para lelaki kalau terlihat dekat dengan perempuan yang cantik?
haha.. ini sih bagian dr generalisasi saja..
menurutku memang fisik perempuan sngt mempengaruhi cara pandang laki2 trhdpnya. tapi perempuan pun pada kenyataannya adalah sama (dlm hal ini) bila memandang laki2.
tapi soal sopan santun itu adalah soal kebiasaan. lelaki yg tdk sopan pd wanita adalah lelaki yg jg tdk tahu cara brsopan santun dlm hal yg lain.
wanita, trlepas dr keadaan fisiknya, tetap lah layak d apresiasi lbh. bahkan laki2 sehrsnya melihat wanita dgn cara yg brbeda.
ya, sopan santun pada dasarnya hanya lah soal kebiasaan semata..
@ suandana: Memang. Tapi kadang kurasakan bersikap sopan kepada yang ganteng/cantik itu bagi beberapa orang terkesan dilebih-lebihkan.
@ abeeayang™: Kyaaa~ Masa sih?
@ daeng limpo: Mbuh itu udah ga tahan kale liat si idolanya kayak getu.
@ tukangkopi: Jadi ente merasakan hal yang sama kayak ane?
@ Ataner: Masa sih?

Ini kan nggak cuma bahas lelaki, btw.
@ Goop: Yah, bagi beberapa manusia sih, sikap baik dan manis pada yang 'baik' itu mudah...
@ Hanna Fransisca: Xixixixiii, sampai saat ini aku ke cewe apapun ya tetap gitu-gitu aja.
SAMURAI: Kastel Awan Burung Gereja
@ extremusmilitis: Wekekeee... AKu ga berani bantah. Yap, ego bermain dan ptestise itu.
@ Mina: Apanya yang tulus?
@ Cynanthia: Makanya, aku memang ganteng kok...
*dihajar karena OOT*
@ saRe': Kenapa sayang?
@ ridu: Terkadang sikap sopan itu memiliki kasta-kasta, dan ada yang berdasarkan fisik semata. Itu yang aku takutkan.
@ Ina: Masa sih gitu?
@ Xaliber von Reginhild: Wah, manusia dinilai-nilai begitu ya? Tingkat intelektualitas nggak selamanya didapatkan dari usaha, lho. Karenaada faktor X dibalaiknya, dan faktor X itu sama kayak fisik. Nah loh...

Perilaku... Berdasarkan pada apa? Pada sikap yang tidak disukai lantas patokan menilai orang itu adalah sikapnyayang begini dan begitu lalu unsur lainnya ga diliat?
@ bisaku: Nah itu dia. Problematika manusia.
@ annots: Cari isteri sana.
@ grace: Prestise ya, ya. Sama saja sih, kebalikannya juga begitu, kadang, bagi beberapa orang.
@ b: Makanya aku bilang jangan mbahas generalisasinya, tapi lebih ditekankan pada apa dibalik kutipan itu.
Masalahya aku melihat ini bukan ke tidap sopan atau sopannya, tapi adanya kasta kesopanan. Lagipula aku masih nyari versi Inggrisnya novel terjemahan ini. Kali aja terjemahannya kacau.
ah, lelaki...
niez-nya adit's last blog post: Cakrawala
@Goenawan Lee:
Dan intelektualitas memang dipengaruhi dari faktor X yang sulit diubah.
Itu kalau dilihat berdasarkan konteks secara umum, dengan mengabaikan generalisasi dan menyesuaikan sesuai nilai dan norma yang ada pada suatu pranata sosial.
Tapi semuanya layak mendapatkan perilaku yang serupa?
Xaliber von Reginhild's last blog post: Out of Order
Mbuh...
Balik kojom sama niez...
adit-nya niez's last blog post: Sedikit Asa…
@ niez-nya adit:
@ Xaliber von Reginhild: Bicara masalah kelayakan jelas layak, tapi bicara masalah porsi, ini nggak mungkin bisa sama. Utopia kalau sama. Keadilan distributif lah istilahnya.
@ adit-nya niez:
@Goenawan Lee:
Itu dia poinnya.
Stratifikasi IMO memang selalu ada di mana pun. Tidak bisa dihindari.
Xaliber von Reginhild's last blog post: Out of Order
@ Xaliber von Reginhild: *nyamar jadi antek-antek komunis*
wajaaaarr,..
alle's last blog post: A Big Fan?
"Apa pun alasannya, sungguh mengagumkan bagi seorang wanita untuk bersikap sangat sopan kepada seorang pria yang tak enak dilihat. Mudah untuk bersikap sopan dan hormat kepada pria tampan. Tetapi, pria yang jelek membutuhkan tekad lebih kuat."
~ SP
so, kasta kesopanan sudah mendarah daging pada sebagian besar manusia. Selama seseorang belum memerlukan sesuatu bagi dirinya sendiri (atau orang lain) yang menuntut perubahan sikap pada dirinya, maka dia akan tetap bersikap sebagaimana adanya.
Tergantung suasana hati pun bisa juga, lain halnya dalam pekerjaan yang menuntut kesopanan.
StreetPunk (logged out)'s last blog post: Perang! Perang! Perang!
@ alle: Oh ya?
@ StreetPunk (logged out): Satu lagi kutipan keluar. Yang tadinya dari seorang pria (kutipan asli novel di atas.

...tapi bukannya ini sudah dibahas berkali-kali di komentar. Mengapa banyak komentator mengulang-ulang peryataan ini...
*siap menyatirkan lagi*
Ada sesuatu yag rancu mengenai terjemahan 'kesopanan' dalam novel... *mencari versi aslinya*
wanita cantik? kalau sayah sopan sih iya, tapi hormatnya mah ga selalu... tapi secara general sih iya juga Gun *menerawang* atau mungkin itu respon otomatis kita dalam mengapresiasi keindahan? (seperti reflek gemes kalau melihat binatang lucu) :mrgreen:
Diki's last blog post: Chickenstrip 68: Toothache
Diskriminasi...!!!
Prasangka...!!!
*ketawa iblis* :lol:
Saya justru pernah juga melihat kebalikannya, Gun.
Pernah punya pengalaman teman yang "direndahkan" perempuan gara-gara soal fisik.
Memang, kesan pertama sering berhubungan dengan masalah fisik. Impresi yang muncul tergantung bagaimana "rupa fisik" seseorang.
Ah, itu hanya konsep sosial saja. Kita kan hidup di dunia yg memandang "citra" lebih tinggi daripada "isi".
Tapi, kamu kan masih ABG, jadi kayaknya belum ngerti yang beginian.
*liat komen kamu sama Chika*
wakakakakak....
fertob's last blog post: [Coda] : Tempe Yang Mewah
@ Diki: Nah itu, tapi yag kucoba pikirkan yang bukan respon otomatis, tapi yang disengaja...
*bingung*
@ fertob: Nah itu juga, makanya aku nulis bisa juga sebaliknya. Mau nulis 2 arah tapi bahan dari arah satunya nggak ada.

ABG... Asyem...
Goenawan Lee's last blog post: Kewajaran?
Sekedar OOT.
Lho, itu Samurai : Kastel Awan Burung Gereja udah punya, tapi Taiko & Musashi malah rental.
Jangan-jangan buku Samurai itu juga rental....
fertob's last blog post: [Coda] : Tempe Yang Mewah
hormat sama cewe 'bagus': NALURI
hormat sama cewe 'relatif gak bagus': AKAL
hehe, trus hormat sama POLANTAS: KEPAKSA!!! timbang ditilang
budi's last blog post: Tidur paling nikmat....
Itu karena wanita ingin dimengerti.
Pandu Asakura Falenas™'s last blog post: Lie-Lie-Lie
wanita juga manusia?

almascatie's last blog post: Koma!
hmm, klo wa seh, mo ce jelek apa cakep, wa tetep perlakuin sama.
tp klo loli, beda lagi........
Tetapi, wanita yang jelek membutuhkan tekad lebih kuat.”
Kayaknya aku harus begitu deh!
evelynpy's last blog post: Kapan Namaku Dipakai Buat Judul Sinetron?
mumpung nyasar kesini, sekalian comment,
inner beauty selalu jadi nomer kesekian dari pd outer beauty seseorang.
dan ceweq jg terkadang harus punya tekad kuat untuk santun pada yang cowok yg g enak diliat.
Don't judge a book by it's cover deh.
setuju, goen. eh ini ada hubungannya sama dewi persik, bukan?
venus's last blog post: luigi!
Itu karena wanita ingin dimengerti. :cool:
Pandu Asakura Falenas™'s last blog post: Lie-Lie-Lie
Jadi inget bloger baru yang mendapat banyak simpati karena kasus kopas dulu. Coba kalo orangnya bukan sia? Tapi jelek minta ampun?
Payjo's last blog post: Sang kaki terpaksa berhenti
seeing is believing, begitu kata orang..
Entah benar atau tidak.
iman brotoseno's last blog post: Kalau aku mati
sama aja Gun, malah dgn perempuan yg biasa saja gw lebih enak ngobrolnya, kalo dgn yg luarbiasa cakep jadi kikuk malahan hehehe...
*bersiteguh ga mau klik adsense* wakakaka...
CY's last blog post: Kebebasan Semu
Lha bagimana jika wanita "jelek" itu kaya atau mungkin berkuasa
Sepertinya bersikap sopan dalam wacana di atas mungkin tidak dipengaruhi oleh hanya satu faktor, yaitu fisik.
Jika kemudian pertanyaanya apakah itu wajar, mungkin dalam artian "common" dan bukan "proper".
Sepertinya ada saat-saat dimana laki-laki berpikir dengan "hormon" dan bukan dengan "hati" atau "akal", jadi kalau dikatakan naluri ya ndak tahu masuk kategori itu ndak yah.
Yah, jadi panjang ya.
Ndak papa ya mas, wong beberapa hari ndak mampir
Komen duwa kali pumpung yang punya ndak ada
Kalau yang sering saya alami justru status sosial yang kadang "menentukan" kapan orang harus bersikap sopan.
kecantikan fisik itu lebih menggoda dari pada inner beauty
dobelden's last blog post: [FR]Bekisar Nyampah di Pantai Pandansari
jangan lupa d praktekin bro
detnot's last blog post: Nyampah
Klo saya lebih bersikap sopan kepada yang lebih tidak cantik daripada yang cantik..
karena entah mengapa, mungkin hanya prasangka saya saja, wanita yang kurang cantik itu lebih sensitif . . .
klo kita bersikap kurang sopan, mereka pasti berpikir kita tidak sopan karena fisik mereka ..
ugh.. wanita
aku ga ngerti maksud nopelnya...
Kayaknya harus membiasakan diri menghormati sesama
agar lebih mudah menghormati wanita
itu tuh mksdnya perempuan spt apa yah? apa perempuan yg buruk rupa? padahal semua perempuan kan terlahir cantik
d''s last blog post: AVMS isi mariyuana??
ah, jd dulu saya sempet xperimen dg FSku. saya kasih fotoku yg udah di utek2 jd aneh bin ajaib. bbrp bln kmd, foto tak ganti dg foto yg cantik manis berseri kalem asik sekali. lha krasa bener bedanya. skrg perbulan rata2 diatas 200 pengunjung dan undangan ber-tubi2, belum yg ngajak ML
eh eh ini sbenarnya posting ttg apa??? fisik perempuan di mata laki2 ato hubungan antara kesopanan laki2 dan fisik perempuan ??? kl yg trakhir, musti ada penelitiannya dulu tuh!!! ntar di SPSS, jd ketahuan hubungannya valid ato gak, hehehe
restlessangel's last blog post: psikologi UGM sekarang borjuuuuu deh
kl ttg fisik, entah itu laki or erempuan, dosenku pernah bikin penelitian ttg hubingan antara prilaku (ato intensi ya??kayake prilaku, yg lbh mudah diukur) / sikap prossosial dg fisik seseorg. kesipulannya, pd sampel populasi, terbukti bhw org dg fisik menarik lbh mudah membangkitkan sikap prososial.
dg kata lain yg lbh membumi, orang lbh gampang untuk menolong / memberi pertolongan kpd cowo-cewe cakep ato scr fisik menarik.
coba aja, bikin xperimen utk lucu2an, dua temenmu, satu cantik bahenol nerkom, satunya lg cowo bertampang preman walo masih perawan. dua2nya diminta utk nyamperin orang, sekedar minta pertolongan. misal minta tolong utk bantuin dorong motor mogok. kmd diitung, sapa yg paling byk membangkitkan gairah, ups, iba.
kl ttg kesopanan, hmm....kayaknya kok g ada hubungan. yg lbh mencolok, dr observasi, biasanya orang lbh hormat dg mereka yg punya harta, status, dan kelas. ky kasus satpam di kampus yg lbh hormat dg dosen drpd mahasiswa
btw, gun, kamu ini pendiam sekali ya??? knp kemaren kmu lbh sering utk sedot ingus dan menolak utk membicarakan miyabi ???
restlessangel's last blog post: psikologi UGM sekarang borjuuuuu deh
hmm,, kalo menurutku ga begitu mandang fisik kok. tapi pada gimana sikap orang itu saat bertatap muka dengan kita. kalo misalnya dia cemberut dan suram otomatis kita akan cenderung untuk bersikap biasa2 aja dan kaku. tapi kalo misalnya dia tersenyum ramah, otomatis kita juga bakal sopan dan ramah terhadap dia. so fisik bukan segalanya, tapi sikap kita lah yang dapat membuat orang bersikap sopan terhadap kita. orang kaya, cakep, punya status tapi kalo dia bajin*an, maka banyak orang ga akan bersikap sopan sama dia... pendapatku doank lho.. no offense. ^^
scratchz's last blog post: Belajar Object Oriented Programming (OOP) dengan Java
"Apa pun alasannya, sungguh mengagumkan bagi seorang pria untuk bersikap sangat sopan kepada seorang wanita yang tak enak dilihat."
>> jadi besok klo ketemu saya harus bersikap sopan ya mas?
aaaaaaaahhhhh... aku seneng iconnya :"> gambar 'hati' euy!
Fa's last blog post: suami takut istri...
".......pikiranku sedang melayang pada pertanyaan mengenai kutipan tersebut. Apakah bagi sebagian lelaki itu adalah sebuah kewajaran, naluri alami, atau sebuah sikap yang terbentuk dari mata fisik?......"
ehm... bisa jadi ada 'semacam' kewajaran manakala lelaki melihat perempuan berdasarkan fisik....
tapi sebagai orang (yg belajar) bener... tentunya kita tidak semata-mata melihat perempuan dari sosok fisiknya,, bukan....??
*bukannnnn..........*
antar^pulau's last blog post: Statement resmi pulau
@ fertob: ENak saja, beli tauk. Kan ga setebal 2 buku yang disebut itu.
@ budi: Wekekekeee... Kepaksa ya.
@ Pandu Asakura Falenas™ [1]: Lagu lama.
@ almascatie: He?
@ Kerfirou: Dasar pedofil...
@ evelynpy: Ahahaaaa... Masa?
@ och4: EHeheheee... Inner lagi inner lagi. Susah apa mudah diliat to?
@ venus: Ga ada tuh mbok.
@ Pandu Asakura Falenas™ [2]: ...
@ Payjo: Wah ndak tau aku.
@ iman brotoseno: Wah, aku ga tau juga mas. Tapi semoga saja apa yang dipercaya itu ndak ke mana-mana. Lha?
@ CY: Kalo seandainya aku cewe cantik, terus ngeklik neh?
@ sigid [1]: Wah, kalau yang ini aku ndak tau juga. Soalnya aku kadang bisa sama saja perlakuannya. Tapi taraf kesopanan dan alasan sopan antara yang cantik dan yang kaya atau berkuasa itu juga bisa beda.
@ sigid [2]: Status sosial?

Wah, wah... Kalo sama pejabat dan sama tukang parkir beda ya... Ckckckk...
@ dobelden: Kekekeee... Soalnnya kalo innner susah liatnya ya kang?
@ detnot: Praktekin apa he?
@ funkshit: Nah loh.
Eh, cari cewek sana~ *tendang*
@ ario dipoyono: Nah, ndak usah pake point of view novel bisa?
@ starboard: Amien.

Aku juga harus menghormati visitor neh.
@ d': Point of viewnya si tokoh tuh.
@ restlessangel [1]: Weh, eksperimenku sih pake avatar pas di rozenesia dulu. Pas avatarnya aku berpose narses, kok visitor dikit yah. Ganti avatarnya Sumi Yang, bah loh...malah makin banyak.
Ini postingan filosofis gila kok. Bertanya-tanya saja... *siul-siul*
@ restlessangel [2]: Weh, sekali-kali coba eksperimennya ah. Aku yang imut ini berpeluang bakal dapat pertolongan.

Pendiam? Kekekeee... Kekekee...
*ketawa jumawa*
@ scratchz: Aku melihat masalah kalau ke pertemuan pertama itu gimana... Nah ini aku tambah bingung.
@ Fa [1]: Aku selalu sopan kok mbak.
*dibakar*
@ Fa [2]: Default avatar buat yang belum register di gravatar tuh.
@ antar^pulau: Nah, kalau soal pertemuan pertama, fisik biasanya memberi kesan. Setelah itu tergantung dari persepsi masing-masing makhluk aja.
jadi inget buku samurai saya yang dipinjem
didut's last blog post: pecah ndase …
"Wah, wah… Kalo sama pejabat dan sama tukang parkir beda ya… Ckckckk…
"
Jelas mas, paling kelihatan di warung/ rumah makan dan counter mall.
Bahkan di Jogja sendiri beberapa kali yang saya alami ndak "dianggep" karena hanya pakai sandal jepit dan kaos.
Bahkan desember lalu di sebuah warung soto di jalan magelang masih terjadi.
Beda banget waktu dulu datang pakai mobil dan kemarin naik motor
@ didut: Bukan aku yang pinjem lho.
@ sigid [1]: Wah, aku belum coba nih... Jadi penasaran...
@ sigid [2]: Soto mana mas?


Mau coba nih.
Jalan aki pake sandal jepit.
*balik lagi*
*baca tulisan dengan serius, baca komen –komennya skimming*
Pada dasarnya, kita memang menyukai sesuatu yang lebih bagus ya? Dan memang kadang –kadang, saya juga melihat bahwa ada orang –orang (misalnya laki –laki), bersikap lebih manis dan lebih –lebih –lebih apapun itu terhadap wanita yang cantik. Tapi tidak pada wanita yang (secara fisik ) tak begitu cantik.
Sebetulnya cantik itu apa sih? Secara fisik, saya selalu percaya bahwa semua wanita di dunia ini begitu cantik. Masa ada wanita yang ganteng sih
Namun, bukankah cantik atau menarik itu relative? Cantik, mungkin secara naluriah bisa memunculkan rasa pada para laki –laki. Ini cenderung pada nafsu sesaat saja. Namun menarik dan bersahaja itu beda. Ini bisa muncul dari perempuan yang tak begitu cantik namun karena sikap dan caranya bertutur dia bisa kelihatan lebih bercahaya dan disukai siapa saja.
Saya banyak bertemu dengan para wanita luar biasa yang dari luar mungkin dia kelihatan biasa saja, namun karena sikapnya yang begitu lugas, terbuka, smart, penuh percaya diri serta tahu caranya bergaul dengan baik, dia kelihatan begitu menarik hati. Orang –orang pun bersikap amat sopan dan baik kepadanya.
Ah, mungkin itu memang sebuah kewajaran ya. Namun, kita tak bisa melihat orang dari luar nya aja kan? Kalau bersikap baik pada yang cantik saja, itu sangat keterlaluan.
eMina's last blog post: Tips Menghilangkan Stress
@ eMina: Bersikap baik pada yang cantik itu nggak bisa dikatakan begitu sih, karena ada tingkatan sikap baik gitu. Jadi bisa lebih baiiik banget sama yang lebih cantik.
Sungguh aneh ya kalau begitu.
Berarti kalao ada laki –laki bersikap begitu, itu tak wajar !!!
Berarti orang itu harus dihajar !!!
Pilih kasih begitu…
Bukankah semestinya ktia bersikap baik pada semua, tak peduli rupawan atau engga?
*mikir apa saya juga bersikap begitu atau engga ya*
eMina's last blog post: Try Not To Cry
@ eMina: Nggak aneh ah, dengan alasan bahwa manusia itu heterogen. Bersikap baik pada semua belum tentu yang terbaik bagi seseorang.
*kesambet ruh filsuf*
Btw, statement saya itu kalau didukung dalam cakupan konteks yang lebih sempit, tak secara luas meskipun dibilang secara umum.
*kalimatnya ribet*
Xaliber (di sekolah)'s last blog post: Landscape dan Saya
@ Xaliber (di sekolah) : Yang mana ya? *malas scroll ke atas, ribet pake leptop*
ya..tentu wajar dong!!! menghormati orang lain itu susah, apa lagi untuk seorang lelaki pada seorang wanita...!!
@ nazel0612: Hooooo...
walah...
begitu yah?
cowok memang selalu lihat cewek dari fisiknya...
mata memang gampang ditipu...
Fu...fu..fu...
apakah anda begitu juga?
@ hanabi: Secara jujur, biasanya saat 'pertemuan pertama', ya begitu.