junkycategoryarchives
Langkah 21.09.08
By Goenawan Lee posted on Sunday, Sep 21st, 2008
Engkau pernah bilang kita harus tetap melangkah.
Sudah genap setahun sejak engkau berpulang.
Kuharap engkau bisa melihat langkahku di sini.
Sembari engkau melangkah juga di alam sana.
Papa. Tentang Titik Dan Tamat 05.09.08
By Goenawan Lee posted on Friday, Sep 5th, 2008
"Tak hanya titik di penghujung kalimat itu, bahkan torehan kata tamat pun tak akan sanggup merenggut kau daripadaku…"
~R.G.E., 2 September 2008
Akankah ada sesal di kemudian hari bagi Sang Paman setelah mengutip guratan pena tanpa pikir si anak muda itu? Tidakkah ia akan seperti Daud yang memohon dibenarkan oleh TUHAN, tersurat dalam Kitab Mazmur: "Tetapi aku ini hidup dalam ketulusan; bebaskanlah aku dan kasihanilah aku."?
Dan cukuplah sahaya memberi tabik sembari memohon diri, meninggalkan pelataran rumah tanpa menjawab lagi. Menoleh pun tidak. Puspas 11.08.08
By Goenawan Lee posted on Monday, Aug 11th, 2008
Kenapa gundah, nona? Toh kurasa engkau pasti bisa. Ya sanggup untuk menaklukkan gulita agar fajar merekah di ufuk timur nantinya. Engkau memang peduli pada suara sesama, namun sifatmu yang punya penilaian sendiri itulah yang pasti membuatmu bisa melewati kepuspasan itu.
Sendika dhawuh, sinuwun. Hamba akan meluruskan apa yang ingin hamba sampaikan.
"Ingatkah kalau kala itu kukatakan waktu memang tak bersahabat saat aku ada di sisimu? Tapi kurasa engkau tahu betapa keras kepalanya diriku, toh waktu akan melunak juga."
Dan selamat untuk malam itu. ...Romantika Lodaya 06.08.08
By Goenawan Lee posted on Wednesday, Aug 6th, 2008
Jam sembilan malam, Stasiun Tugu Yogyakarta. Memang tak ada yang spesial dengan itu, hanya saja sekali tiap bulannya saya pasti berada di ruang tunggu stasiun, dengan buku di tangan sembari menanti datangnya Kereta Api Lodaya dari arah timur. Perasaan saya saat itu seperti awal perjalanan-perjalanan sebelumnya, bagai berdiri di depan kimsin Dewi Kwan Im, mengangkat dan menjatuhkan shio-pwe, hingga berharap diperkenankan mengocok lidi-lidi djiam-si. Walau diperkenankan pun, toh saya tetap tidak tahu apakah tulisan di djiam-si yang saya cabut akan ...






























