…bagaimana rasanya menjadi orang-orang yang kamu benci dan kamu musuhi. Orang-orang dari kaum yang kamu anggap sesat. Orang-orang yang kamu kutuki keberadaannya, yang kamu salahkan atas banyaknya masalah di dunia. Jika kamu yakin Tuhan yang kamu yakini itu Maha Adil, pantaskah Ia menciptakan orang-orang untuk kamu musuhi hanya demi terbakar dalam siksaNya kelak? Sungguh keterlaluan Tuhanmu itu!
Ya, aku ingin itu…
…tapi aku cuma bisa menangis, sayang. Mari kembali menari bersamaku, musik itu masih mengalun pelan.
Again, may God be with you, He’s no longer with me. Amen.
Goenawan Lee, murni curhat dalam catatanku, Sabtu 2 Februari 2008
Labels: belief, culture, discussion, fallacy, philosophy, race, religion, rules, social, struggle, war

















RASAIN LU!!
Kemari sayang...
(awas, aku marah kalau kamu nyampah)
Tuhan ku gag keterlaluan kq. Makanya hidup saling berdampingan jangan bermusuhan.
sarah's last blog post: Aku.Kamu.Dia
diem susah gak diem juga susah. ikut mainstream belum tentu bener gak ikut mainstream disalahin.
jadi orang baik-baik aja deh. susah emang jadi orang hidup.
harusnya yg disalahkan itu "kamu" nya yg nggak mau ngikuti kata2 tuhan
*rajam "kamu"*
dobelden's last blog post: [FR]Bekisar Nyampah di Pantai Pandansari
Iya, rasain kamu!!!
Btw, itu Tuhan yang mana bro?
danalingga's last blog post: Pekerja LSM
Met pagi Bang Lee... Ane numpang lewat di sini. Ane kira, kaum minoritas nasibnya emang lebih sering termarjinalkan. Bukan cuman sekedar terpinggirkan hak sosialnya, tapi juga terpinggirkan hak kemanusiaannya. Ane kagak benci agama laen, kagak sebel sama pengikut agama laen, sama ras laen, sama bangsa laen. Yang ane benci dan ane sumpahin biar burut biji pelirnya, adalah orang-orang yang suka ngerasa bener sendiri. Yang suka ngelindes orang laen pake baju agama. Cuih... ane ikut ngeludah di sini buat kampret-kampret berkedok agama itu!!! Maaf Bang Lee, ane kagak bakalan sebutin siapa mereka. Ane kagak akan bilang kalau manusia-manusia seperti itu contohnya FPI, MMI, Wahaby, de el el.. biar kata Bang Lee maksa, ane gak akan bilang.
Salam pedes!
Cabe Rawit's last blog post: Kenalin, nama ane Cabe Rawit….
coba baca quote2 atheism deh. keren. and on some level, bikin aku mempertanyakan tuhan dan ajaran agamaku juga
venus's last blog post: di taman menteng
*merenung*
....Menjadi orang yang dikutuk keberadaannya, he?
Cynanthia's last blog post: A Dream to Die
…bagaimana rasanya menjadi orang-orang yang kamu benci dan kamu musuhi.
pastinya sih ga enak Gun...
mungkin dengan sudut pandang yang dirubah macam begini... bisa memberikan semacam peluit kepada "kamu" ini
aku juga ingin kamu merasakan menjadi orang yang ditindas tanpa perikemanusiaan dalam berbagai konspirasi dunia.
jadi masih ada tempat bagi perasaan di dunia ini bukan?
*lirik seseorang*
eMina's last blog post: Secangkir Kopi Hangat
Aah, Tuhan tak punya agama?
Hng, manusia tidak merasakan penderitaan orang lain. Tapi kalau mau merasakan, biasanya orang lain secara tidak sengaja akan melakukan itu pada kita.
Ataner's last blog post: Banjir! Banjir!
Boleh kah aku pinjam KTP mu nak? Ingin aku baca sejenak, adakah "Golongan" darahmu disana....
annots's last blog post: Andakah Pemilik Bekisar Selanjutnya?
ketika sikap permusuhan muncul, maka lenyaplah rasa empati. permusuhan yang hanya dipicu oleh perbedaan paham, bahkan juga masuk ke wilayah agama dan kepercayaan, hanya akan membikin "dosa-dosa" baru". Makanya, daripada bermusuhan, lebih baik kita belajar *halah* untuk bosa menerima perbedaan. Saat ini juga! Hiks, OOT dan sampah, ndak Mas Gun?
sawali tuhusetya's last blog post: “Perang Sastra” Terus Berlanjut?
koq ada, kalimat yg ditulis pake huruf putih yah?? hohoooo...
"Again, may God be with you, He’s no longer with me. Amen."
may the force be with you, kid
:lol: *pake topeng darth vader*
caplang[dot]net's last blog post: Terjebak di Tengah Rel
Di dunia ini memang diciptakan berpasangan. Ada siang ada malam. Ada laki-laki ada perempuan. Ada baik ada jahat.
Kalau hanya siang saja, bukan di dunia adanya. Kalau hanya baik saja, juga bukan di dunia adanya. Itu yang namanya keseimbangan.
tenang saja, Homo di dunia ini banyak kok Gun.
lo cari aja di Blue Oyster Club.
Hidup itu serba salah
Tergantung gimana liatnya
emmm opo yo?....aq ki bingung arep komen opo jeh...
keterlaluan?
ah, tidak juga kok. yang keterlaluan kan yang sok jadi penyambung pesan tuhan itu.
eh, salah satu penyambung pesan tuhan di wp bunuh diri, lho, hohoho
Pacarnya Zaskia Mecca's last blog post: Rambo IV
"bagaimana rasanya menjadi orang-orang yang kamu benci dan kamu musuhi. "
Saya sayang sama semuanya kok. :mrgreen:
Ina's last blog post: Berbagi Kasih Berbagi Buku
Di dunia ini masih banyak yang otaknya (dan conscience-nya) belum men-support format RGB, CMYK, atau bahkan grayscale. Adanya cuma bitmap; kalo nggak hitam, ya putih. Jadi buat dia, di dunia ini cuma ada dua jenis homo sapiens; kalau bukan kaum suci, ya kaum terkutuk yang terus berusaha menindas kaum yang suci tersebut.
Bias? Nggak adil? Mengkotak-kotakkan? Jelas! Tapi sistem kepercayaan versi yang mereka anut mendukung justifikasi yang (menurut mereka sih) masuk akal. Ketika dikritik soal cacatnya penilaian mereka, yang dilakukan selanjutnya biasanya menunjuk sebiji ras di dekat laut tengah sana, lalu berkoar-koar berceramah tentang bagaimana kaum itu selalu ditindas oleh para penggede dunia.
Apakah penderitaan lantas mampu menulifikasi moralitas dan kejernihan berpikir? Apakah sebutir kasus mampu menjustifikasi rasisme? Mungkin ada benarnya titah Mas Guh; tidak semua tengkorak isinya otak.
waduh ai do no wat tu sey...
masa iya segitunya ya...
kasian bener....
ahh... fenomena seperti itu memang sulit terbantahkan!! dunia inipun, terlalu kotor buat orang2 sok suci itu
tan's last blog post: Belalang dan Anjing
Buset kata2nya bos!!
Btw,,lama gk blog-walking nih,,baru tau ente pindahan di rumah pribadi ini..hehe
Aday's last blog post: Kasih pujian ke SBY aaaaaah,,,
*sengaja OOT
gun. wp sekarang kok kekna sepi ya?
morishige's last blog post: Blupblupblup…
Merujuk pada hegemoni kaum beragama?
Kalau sudah mengatasnamakan agama memang susah sih. Susah dibantah karena ada bekingannya.
Hanya saja, kalau konteksnya diperluas menjadi masalah yang lebih rasional, saya rasa ada alasan-alasan tertentu yang masuk akal kenapa para musuh itu harus disingkirkan.
Tapi itu kalau yang punya kekuatan ngga asal generalisasi.
Xaliber von Reginhild's last blog post: Landscape dan Saya
bingung mo komen apa...
mmm...menurut saya, kita sebagai manusia diciptakan seperti tokoh dalam game. akankah kita berhasil menyelesaikan game dengan baik, atau kita akan tersesat dan game over. semua itu tergantung usaha yang diraih oleh kita. terlepas apakah akan jadi antagonis ataupun protagonis.
kira-kira seperti itu, mungkin...
*bingung sama komen sendiri*
cK's last blog post: Wajar Kalau Jakarta Banjir
semua butuh penyeimbang.
ada kanan ada kiri.
ada depan ada belakang.
ada atas ada bawah.
ada bener ada salah.
haduh saya lupa tadi mo nulis apa...
niez-nya adit's last blog post: Teru Teru Bozu
lagi-lagi isinya berat amat
apa nggak berlebihan tuh? rasanya tidak semua orang mengutuk, etc...
makanya banyak2 koleksi kacamata supaya bisa ngeliat dari sudut pandang yang berbeda2..
tukangkopi's last blog post: (F)alse (E)motion (A)ppear (R)eal
@ sarah: Seperti komentar nomor 2-ku, kemari sayang...
*dibakar massa*
@ chriz: Bak makan buah simalakama kah?
@ dobelden: Kata-kata Tuhan... Salah? Tuhan, kata-kataMu yang mana?
@ danalingga: Menurut ente yang mana?
@ Cabe Rawit: Wakakaaa...

Awas, jangan sebut merk!
@ venus: Wah, mulai merambah terus ke freethinking nih mbok?
@ Cynanthia: Yehaaa... Oleh kaum lain.
@ Goop: Ya, aku juga ingin merasakan seperti orang yang kulawan arusnya...
@ eMina: Konspirasi, kok teori ini populer melulu dan selalu jadi kambing hitam yah.
@ Ataner: Kalau Tuhan punya agama, berarti sama saja memanusiakan Tuhan?
@ annots: Asyem!

Sana perintahkan bung Ari Prasetyo buat cek database mahasiswa.
@ sawali tuhusetya: Nah itu, Pak. Homogenitas yang dipaksakan itu utopia rasanya...
@ vcrack: Ente buka rahasia aja.
@ caplang[dot]net: Caplang, I am your father!
@ Edi Psw: Dan benarkah Tuhan sengaja menciptakan manusia jahat untuk kemudia dicemplungkan ke neraka? :
@ Kerfirou: Kayaknya ente dah admin effendi dot com itu.
@ Dream Maker: Masa?
@ ekowanz: Aku kan Menteri Urusan Dakwah. Kekekee...
@ Pacarnya Zaskia Mecca: Lha, aku ngomongin Tuhan yang mana yah.
@ Ina:
@ Kopral Geddoe: Kekekee... Komen panjang.


Fakta pluralitas yang membuat hitam-putih menjadi sinkron dengan spektrum warna lainnya nampak belum dilihat dengan jelas. Buta warna kah?
Biasanya sih sambil menunjuk, langsung ada teori konspirasi muncul ya...
@ fajarkucerah: Kasihan... Bergerak karena iba?
@ tan: Hitam-putih, whatever. APa seperti kata Mbah Anangku, "tunggu pengadilan akhirat" wekekeee...
@ Aday: Terlalu terang-terangan kah?
@ morishige: Migrasiiii...
@ Xaliber von Reginhild: Bekingan berupa ayat yang bisa memberikan banyak interpretasi kadang dipakai buat justifikasi tindakah. Hell yeah...

Harus... Harus disingkirkan.... Makhluk hidup memang egois. *dapat pencerahan ala Sidharta Gautama di bawah pohon Boddhi*
@ cK: Antagonis atau protagonis itu pilihan kan? Sengaja tuhan ciptakan antagonis buat dimusuhi terus ntar antagonis dibakar di neraka? AAAGGGHH!!!
@ niez-nya adit: Benar salah itu pilihan kan? Bukan sengaja dari lahir diciptakan dalam agama yang salah? Heeee....!?
@ d1s4st3r_m4k3r: Ah, kamu datang juga sayang...

Kita lanjutkan tarian mesra kita, tak usah pedulikan cacian dan cercaan lagi...
@ tukangkopi: Kacamata kuda juga?
arrrgh... lagi melo nak?
sini sini... ke pelukan Bunda...
Bundamu's last blog post: PENTING!
ehem... mari berdansa bersama
*hidup one- liner
/ *
Juragan Pertamax's last blog post: Kopdar Pertamax
ah itu pasti tuhan2an yg mirip tuhan tokeknya qzink
joyo's last blog post: Aku Bersaksi Tidak Ada Tuhan Selain Darwin Alam
Yap. pernyataan yang juga dibahas di buku God Must Be Crazy..
Sebenarnya Ia lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. dan jika kamu mengetahuinya, maka sesungguhnya kamu tidak tahu apa2..
begitu kira2 isinya
pastinya, keberadaan Tuhan jauh di atas apa yang bisa dipikirkan oleh pikiran rasionalitas manusia.. ^^
dimasu's last blog post: Apakah kami termasuk smart consumer?
Ah... Ada yg disembunyikan rupanya...
adit-nya niez's last blog post: Yes, Banjir Lagi!
Ah, saya belum bertemu denganNya, dan saya tidak tahu apakah orang-orang yang katanya akan disiksa itu benar-benar akan disiksa. Saya tidak mempunyai keyakinan sebesar itu sebelum melihatnya terlebih dahulu.
*agnostic empiricism
fertob's last blog post: Defensif
Aduh.. berat bok tulisannya.. bingung mo komen apa..
Jiewa's last blog post: Nyerbu Surabaya Town Square (Sutos)
Hei, hei, siapa bilang SAYA keterlaluan, hah?!?!
kenape elu gun? tapi pada dasarnya hidup ini pilihan kok, terserah mo milih yang mana. semua ada knsekuensinya.
nico's last blog post: Bukan Playboy Kabel Biasa(BPKB)
Yosh.
Susah nyari yang namanya 'kebenaran sejati'
Yang kita anggap benar, belum tentu orang lain anggap begitu, kan?
?
[ditendang ke langit]
*ikutan dgr musik aja*
sekali lagi, pemikiran dalam panjang...~
*kencengin volume musik*
Oo..oo.. kamu ketahuan... rasain kamu...
Siti Jenang's last blog post: Tiap Manusia Pasti Berhasil
kayaknya sayah jadi pengen mimpi indah deh
almascatie's last blog post: Setengah Tiang
*timpuk*
Rasain!!
saRe''s last blog post: here we go, again.
Dakwaan anda bahwa tuhan itu tidak Maha Adil dan keterlaluan didasari oleh asumsi teologis bahwa manusia tidak dianugrahi kebebasan berkehendak untuk memilih surga atau neraka. dalam tradisi Islam anda disebut penganut "jabariyah". Dakwaan anda meaningless buat penganut Qadariyah, yakni mereka yang berpaham bahwa manusia diberi potensi/kadar untuk memilih jalan ke kiri, kiri-tengah, tengah-tengah, kanan-tengah atau kanan.
pluralisme itu bukan sekedar menerima perbedaan, menghormati yang sedikit atau menghujat orang-orang yang pikirannya sempit kayak FPI dan sejenisnya. pluralisme buat gue sebuah upaya mencari kesepahaman sehingga kita tidak perlu "berpura-pura baik" pada penganut agama lain atau "berpura-pura tidak risih" pada kaum minoritas.
Menurut gue gak adil kalo elo mengaitkan kekerasan atas sekelompok orang dengan asas Keadilan Tuhan.
Wah sori panjang komennya...
gentole's last blog post: Prologue Gets an Update
jangan salahkan Tuhan atas apa yang permusuhan dan ketidakadilan..toh adanya permusuhan yang bikin juga manusia untuk membenarkan tindakannya...ups jadi inget buku yang pernah amma bca nih..judulnya is religion killing us? ada tuh previewnya di web yang asma link ituh..
Asma's last blog post: Catatan Akhir Tahun “Berbohong itu..”
no idea....
jangan terlalu lama menari kawan....
Moerz's last blog post: Imagine
Mungkin Tuhan yang bukan Tuhan bro?
Atau malah Tuhan yang di salah pahami?
danalingga's last blog post: Pekerja LSM
::bro, tokoh utama dan antagonis, sama-sama dapat honor..., bedanya tokoh utama biasanya dipuja, tokoh antagonis, ada juga yg dikemplang...
zal's last blog post: Mau Jadi Orang Beruntung atau Pandai…???
ehmm....
berat.....
berat....
*ngloyor pergi karena gak bisa ngasih komentar*
antar^pulau's last blog post: bikin jalan
errr..... itu tuhannya siapa ya?
memangnya tuhan itu milik suatu golongan saja?
itikkecil's last blog post: Katak dalam tempurung
ngga maksud menggurui,
Tuhan menciptakan semuanya berpasang2an, lelaki dan perempuan,baik dan buruk(jahat), kurus dan gemuk, tampan kayak kendi dan jelek kayak elo gun :lol:
karena justru untuk membuat dunia ini berwarna, dan pertanyaan yang paling bagus adalah, apakah orang yang jahat masuk neraka?! jawabannya IYA! masuk NERAKA!!
akan tetapi jahat menurut siapa? kalau kata Tuhan, itu pasti, yang jahat adalah jahat, yang baik adalah baik.
kalau loe dengernya dari manusia,mmm...manusia yah? mmm...
berfikir logika aja, melakukan hal yang baik adalah tidak merugikan,merusak,menzholimi orang lain, apapun agamanya,suku bangsanya
mudah2an setuju :lol:
kendi™'s last blog post: akhirnya terulang juga…
woi gun shen me le?
aprikot's last blog post: sekolah itu candu*
aku sudah merasakan koq Gun
jadi inget doktrinisasi suatu ajaran tertentu :evil:
Jendral Bayut's last blog post: Bercinta 8,5 jam tanpa henti
@ Bundamu: ... *ngeloyor pergi*
@ Juragan Pertamax: *kill*
@ joyo: Si qzink lama banget ilangnya yah.
@ dimasu: Problemnya adalah, ada sekelompok manusia yang mengklaim bahwa ada perintah dari Tuhan untuk ini untuk itu...
@ adit-nya niez:
@ fertob: Kekekeee... Akankah keluar jawaban legendaris: "Mari kita saksikan setelah kita meninggal nanti..."?
@ Jiewa: Ah, dikit ini.
@ Nazieb: Berasa Tuhan?
@ nico: Jika pilihan, mengapa sedari lahir sudah 'dipilihkan' agamanya...
@ Dream Maker: Maka dari itu, nyantai aja lah...
@ grace: Lha pendek ini.
@ Siti Jenang: Ketahuan apa?
@ almascatie: Apa, mimpi basah?
@ saRe': Ampuuunnn...
@ gentole: Manusia memang boleh dikatakan diberi "Free Will", dan ini kubahas di posting selanjutnya. Jawabanku bisa dilihat di sana.
Pluralisme juga bagiku bukan hasil yang terpenting, tapi langkah-langkahnya. Bagaimana pluralisme itu bisa dijalani.
Ini bukan ke arah kekerasan sih, tapi ke arah rasa permusuhan yang didasari oleh 'sesuatu'.
@ Asma: Nah, ketika Tuhan disalahkan, apa manusia yang bergerak atas nama Tuhan bisa sadar? Atau malah merajalela yah...
@ Moerz: Hidupku adalah tarian~
@ danalingga: Oh, karena Tuhan ingin dimengerti?
@ zal: Antagosnisnya apa sial melulu?
@ antar^pulau: Pendek ah...
@ itikkecil: Nah, baca postingan selanjutnya.
@ kendi™: Nah itu, tapi sialnya jika ada anggapan kaum laknat, kaum terkutuk dll... Ckckckkk... Ga beruntung ya lahir di situ?
@ aprikot: Wo hen zong jia.
@ Jendral Bayut: Yah, terus berpikir...
nah itulah, tergantung orangtuanya. secara tak langsung dipilihkan. berangsur dewasa, kita pada belajar toh, nah dsinilah kita menyesuaikan piliha sebelumnya dengan apa yang telah kita dapatkan.
*kaburr*
lah, saya kok nyeramahin menteri urusan dakwah yo. maap pak menteri
nico's last blog post: Bukan Playboy Kabel Biasa(BPKB)
@ nico: Mentri opo!?

Kekekeee... Ya, pilihan, itu lebih bagus ketimbang doktrin bahwa hanya ada satu kaum terpilih dan itu tidak bisa digangu gugat.
pak mentri sedang merendah, bagus pak, down to earth. wakakaka..
lanjut, nah, jika secara sadar telah memilih maka "Lakum di nukum waliyadin" menjadi hak tiap yang memilih.
terimakasih pak menteri berkenan kunjungan ke rumah kami*langung ditimpuk gun*
nico's last blog post: Bukan Playboy Kabel Biasa(BPKB)
@ nico: Asyem kowe...

Betuel itu, kalo udah pencapaian melebur ke blahblahblah... (aduh ribet)
makin mantaf blog mu gun,
btw minoritas seringkali menjadi mahal karena sedikit tapi banyak dicari :mrgreen:
berbahagialah menjadi minoritas ...
Gong Xi Fat Choi
Rudy Hilkya's last blog post: Bikin link doang
Mungkin sebenarnya Tuhan tidak menciptakan orang-orang hanya untuk kita musuhi
It probably doesn't meant to be that way
sigid's last blog post: Dante’s Inferno Test
@ Rudy Hilkya:,/b> Dicari? Aku nyari pak...
@ sigid: Lha emang rasanya diciptain sama lah...
Goenawan Lee's last blog post: Gara-Gara WIKI!
yang salah itu makhluk ciptaannya!!! tidak logis menyalahkan Tuhan!!!
@ nazel0612:: Memangnya Tuhan itu logis?
::@ zal: Antagosnisnya apa sial melulu?, wooi..yg kubilang ada juga... bukan selalu...amita bachan antagonis yang dipuja..., farouk aferoo juga... *akh teringat hemamalini masih mudanya, membayangkannya sambil menari megang daun..dan mengitari pohin*
@ zal: Jahhh? *ndak suka felem India*
Hooo... Dunia ekting toh? Bukannya dunia ini panggung sandiwara juga?
tergantung pribadi masing-masing...
menurut anda sendiri, apakah Tuhan itu logis???
@ nazel0612: Dijawab oleh entry http://gunawanrudy.com/2008/02/05/tujuan/
IMHO, "Terantung pribadi masing-masing" itu jawaban klasik. Klasik banget malah!
biar mahal, tapi banyak yang beli lho...!!!
@ nazel0612: ?
@ nazel0612: Opo ki