Feed Online with WordPress 2.6.2 on ! 43 posts and 9,363 comments.

ArchiveforAugust2008

Sepucuk Surat Karna 22.08.08

By Goenawan Lee posted on Friday, Aug 22nd, 2008
"Maka, jika aku esok mati, istriku, kenanglah kebahagiaan itu. Satu-satunya kesedihanku ialah bahwa aku tak akan lagi bisa memandangmu, ketika kau memandangku." Penggalan terakhir dari surat yang ditulis Adipati Karna kepada istrinya tercinta, Surtikanti, di malam yang senyap namun menggetirkan di padang Kurusetra. Malam-malam terakhir pertumpahan darah yang selamanya tetap membekas, di hati dan di jiwa. Sepucuk surat yang menggambarkan perasaan terdalam Karna, rangkaian kata yang abadi--yang mengukir perasaan yang abadi pula. Entah dari mana saya mendapatkan kutipan itu, mungkin saja ...

Posted in article, literature, quote with 60 Comments
Tagged as , , , , ,

Yang Eksis dan Merdeka 17.08.08

By Goenawan Lee posted on Sunday, Aug 17th, 2008
Saya baru menyadari saat itu adalah tanggal 17 Agustus ketika saya turun dari kereta api Lodaya di stasiun Tugu Yogyakarta. "Dasar pemuda zaman sekarang, mana rasa nasionalismu, nak," mungkin begitu tegur engkong saya jika beliau membaca kalimat pembuka tulisan ini. Mengingat kemerdekaan dan negeri tercinta ini, mendadak saya teringat tentang seberkas tulisan saya di masa silam mengenai eksistensi. Kira-kira begini cuplikan kalimat-kalimatnya. Jalan yang panjang dan berliku... Ketika kata-kata orang lain menyayat ganas perasaanmu, dan identitas berada di ambang-ambang, itu memang jalan ...

Posted in personal, thought with 39 Comments
Tagged as , , , , , ,

Puspas 11.08.08

By Goenawan Lee posted on Monday, Aug 11th, 2008
Kenapa gundah, nona? Toh kurasa engkau pasti bisa. Ya sanggup untuk menaklukkan gulita agar fajar merekah di ufuk timur nantinya. Engkau memang peduli pada suara sesama, namun sifatmu yang punya penilaian sendiri itulah yang pasti membuatmu bisa melewati kepuspasan itu. Sendika dhawuh, sinuwun. Hamba akan meluruskan apa yang ingin hamba sampaikan. "Ingatkah kalau kala itu kukatakan waktu memang tak bersahabat saat aku ada di sisimu? Tapi kurasa engkau tahu betapa keras kepalanya diriku, toh waktu akan melunak juga." Dan selamat untuk malam itu. ...

Posted in junky, personal with 42 Comments
Tagged as , , , ,

Romantika Lodaya 06.08.08

By Goenawan Lee posted on Wednesday, Aug 6th, 2008
Jam sembilan malam, Stasiun Tugu Yogyakarta. Memang tak ada yang spesial dengan itu, hanya saja sekali tiap bulannya saya pasti berada di ruang tunggu stasiun, dengan buku di tangan sembari menanti datangnya Kereta Api Lodaya dari arah timur. Perasaan saya saat itu seperti awal perjalanan-perjalanan sebelumnya, bagai berdiri di depan kimsin Dewi Kwan Im, mengangkat dan menjatuhkan shio-pwe, hingga berharap diperkenankan mengocok lidi-lidi djiam-si. Walau diperkenankan pun, toh saya tetap tidak tahu apakah tulisan di djiam-si yang saya cabut akan ...

Posted in junky, personal with 42 Comments
Tagged as , , , ,

Hidup 05.08.08

By Goenawan Lee posted on Tuesday, Aug 5th, 2008
Orang bilang, ruming wicara kang mranani, meski amat sederhana namun kata-katanya bagai wewangian yang harum, dapat menarik hati. Paling tidak itulah yang saya harapkan dari sebuah blog tempat saya mengeluarkan semua kotoran pikiran ini. "Kotoran, ya walau kotoran mengapa tidak juga mengeluarkan kotoran baru secara rutin? Sembelit kah?" Sebenarnya tidak perlu uraian yang panjang jika saya harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan mengapa sedari lama blog ini tidak kunjung update. Apa yang tertulis pada peristiwa pembajakan blog tetangga ini, misalnya, bisa menjadi cara saya berkelit. ...

Posted in personal, quote, thought with 42 Comments
Tagged as , , , , , , ,

del.icio.usbookmarks

Flickr.comphotos

Mbilung #3SnackMbilung #2Mbilung #1Gadget #5Gadget #4Gadget #3Gadget #2Gadget #1