…existence? 23.01.08
By Gunawan Rudy posted in archive, thought. Wednesday, Jan 23rd, 2008 at 1:53 am
The long and winding road… When people’s words are slashing ferociously at you, and your identity hangs in the balance, it’s really a long long way to make people understand your feeling about living in a place where’s most of them think that you’re not part of them. Whether they let it or not, the chance of achieve existence is being forced upon you. There is much pain that is quite noiseless. Finally, sound and silence indistinguishable.
Yes, where’s your love to your country is deeper than theirs.
…in the roar of hurrying existence.
socialbookmarks
entrymeta
You are reading the article, …existence?. This article was written on Wednesday, 23rd January 2008 at 1:53 am and last update on December 22, 2008 at 1:07 pm. You can find similar articles in the archive, thought category and chinese, culture, discrimination, existance, identity, indonesia, international, philosophy, race, social tags, or more articles by Gunawan Rudy, if you enjoyed this article. If you have any comments about this article, you can use contact page, or leave a comment below. You can also follow comments made on this article via my RSS 2.0 feed or subscribe to full feed. Thank you for visiting my weblog.
1
From dodoling.wordpress.com
existence isn’t only about being exist or not. it is also a circle of acceptance, which sometimes turns us around into an uncertainties and uncanny feeling of our own existence..
2
From blogirang.wordpress.com
johh…
uda singkadh, boso linggis fulak! *ditendang*
eniwei…buadh saia eksistensi itu ndak fenting, yang fenting komfetensi….
*ndak nyambung ya ora popo, ben!*
________
jah? fitur subscribe to comment kui nggo ngofo sih? menuh-menuhin inbox tok! *dikutuk*
.
.
*fokoke saia mo misuh-misuh dimana-mana*
Hoek Soegirang’s last blog post..Rest In Peace : Blogirang
3
From independen69.wordpress.com
hear the ocean songs deeply where you can find sound and silence indistinguishable.
—popeye—
daeng limpo’s last blog post..Kuserahkan “kataku” Padamu
4
From aprikot.wordpress.com
the long and winding road ah jd inget lagu ini, lagunya beatles bukan sih?
aprikot’s last blog post..karena engkau adalah ibuku
5
From nazieb.com
Lah, om Hoek masih hidup??
Ho ho ho..
*digetok Mas Gun
^
^
Nazieb’s last blog post..Nge-kost di WP.com
6
From praditya.net
Siapa yang sedang mempertanyakan eksistensimu Gun??
adit-nya niez’s last blog post..Si Mata dan si Hati
7
From annots.wordpress.com
Gun, kamu kok nulis pake bahasa linggis? Hmmm, curiga mau dipasang google ads *ditabok Gun*
annots’s last blog post..Buku vs HaPe
8
From claieth.net
I feel as if I have no existence in this world…
9
From unclegoop.wordpress.com
keep on try bro…
don’t give up…
maybe there will be sounds, although sounds like a whisper
10
From chikastuff.wordpress.com
kayak lagu yang dinyanyiin will young featuring gareth gates…the long and winding road…
siapa yang nanya soal itu gun? eh…kamu itu exist khan? wakakakk..
cK’s last blog post..Berlibur Ke Bali
11
From isinmawa.wordpress.com
If you are (always) think that you’re not exist, so you don’t.
Hah…bahasa inggrisnya udah bener belum yah… :-|
Walah, jangan –jangan salah tulis nih.
Maksud saya begini,
Jika kamu selalu berpikir bahwa eksistensimu (selalu) tidak diakui –karena kamu merasa sebagai bagian minoritas dimana pun kamu berada, maka sebenarnya itulah yang membuat kamu tidak eksis.
Saya pikir, berhentilah berpikir seperti itu. Berpikir tentang, apakah eksistensi saya diakui? Apakah bisa diterima oleh orang lain? Karena sebenarnya, siapa sih yang berhak menilai kita? Penilaian manusia itu sungguh tidak ada artinya. Sebab penilaian yang sejati itu adalah dari Yang Maha Pencipta. Tuhan.
So? Lakukanlah yang terbaik dari apa yang bisa kita lakukan. Yang bisa kita persembahkan. Untuk siapapun –orang orang yang kita cintai ataupun tempat dimana kita ada saat ini. Kalau nantinya kita tak diterima? Tak dilihat? Tak apa, Tuhan Maha Tahu.
Sebab saya selalu yakin, bahwa disuatu tempat di dunia ini, akan ada orang yang akan selalu menerima kita apa adanya. Mengakui eksistensi kita. Cuma tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Ngomong emang gampang ya? Maaf. It’s hard to be different. Tapi tidak ada kata untuk menyerah
Mina’s last blog post..Cici Anik
12
From isinmawa.wordpress.com
Malahan, menurut saya itu sebuah tantangan yang menarik. Kita bisa mengasah rasa sabar dan perjuangan kita untuk tetap bertahan.
See? Akan ada seseorang di belakangmu yang mendukungmu. Liat komen komen diatas? Mereka salah satunya.
Mina’s last blog post..Cici Anik
13
From venus-to-mars.com
i don’t get it. why worry about this so-called existence? we do exist, trust me. we blog. hahah!!
umm, blogito ergo sum? how about that?
venus’s last blog post..i go….flat???
14
From extremusmilitis.wordpress.com
show them your best to open their eyes of your existence
extremusmilitis’s last blog post..Gempa, Situs BMG Kok Di-Hack!!!
15
From shinobigatakutmati.wordpress.com
wondering wondering
i can’t stay any longer
wonderman wannabe kyahahahaha
shinobikayaknyasihbakalmati’s last blog post..Saat Lukas Berkata…..
16
From nieznaniez.wordpress.com
biarkan anjing menggonggong, khafilah tetap berlalu…
niez-nya adit’s last blog post..Hidup Itu Pilihan
17
From mysyam.net
dooh, pertama berkunjung malah disuguhin boso enggris (-_-)
btw lm kenal juga
18
From rosenqueencompany.wordpress.com
Meh, whether we exist or not doesn’t matter. In a hundred years we’d be all history anyways.
But to shoo away the disturbing feelings during our lifetime, I shall say, crush the infamy!
*bikin NGO*
Kopral Geddoe’s last blog post..Saya Hebat
19
From nurudin.jauhari.net
Just say hi
Jauhari’s last blog post..Padangan: Tema WordPress Gratis
20
From die4pleasure.wordpress.com
exist or not
u shouldn’t give a fuck to what people think or say
u are u!!!
Jendral Bayut’s last blog post..Cinta Sampai Disini
21
From atapsenja.wordpress.com
Huh, pakai Inggris. Aku belum bisa dan tidak tahu artinya. Mudah2an guru Inggrisku besok datang. Aku akan suruh terjemahin dan baru komeng ya. Sementara komeng OOT. Maaf. :cry:
Hanna Fransisca’s last blog post..Untuk Sahabat
22
From sawali.info
In the pragmatic, conversation that also the inclusive of acting. if a voice kept quiet, he will look for other; street of mind.
Walah, komen OOT juga nih mas gun. Makum linggisku parah juga, halah!
23
From gunawanrudy.com
@ chriz: …a circle of acceptance, yeah. Existance sucks…
@ Hoek Soegirang: Ahahahaaa… CUma mau curhat aja. Kompetensi?
@ daeng limpo: Yes, but I feel it right now, sir.
@ aprikot: Ga tau.
@ Nazieb: *getok*
@ adit-nya niez: Diriku sendiri. Coba baca aja.
@ annots: Tuh di sidebar apa.

Ndak kok, cuma mau belajar aja.
@ Cynanthia (lagi sakit): Be strong, milady. You have my words. ^
^
@ Goop: I hope so…
@ cK: Diri sendiri atuh.
@ Mina [1]: Hooo… Tuhan.
@ Mina [2]: Xixixiii… Baca hidden text kan?
@ venus: Ahahahaaa… Just thinking about… love to this country.
@ extremusmilitis: I do!
@ shinobikayaknyasihbakalmati:
@ niez-nya adit: Kyaaaaaaaa~ I LOVE puppy…
@ mysyam: Kekekeee… Akhir-akhir ini enggres terus.
@ Kopral Geddoe: Let me think about it, maybe it’s a good way, desho desho?
@ Jauhari: Hi.
@ Jendral Bayut: Wakakakaaa…
@ Hanna Fransisca: AH ga apa kok, aku juga masih belajar.
@ sawali tuhusetya: Ahahahaaa… Mine is not too good, too.

Hmnnn… Silence, I;ll try is later.
24
From
is it hurt? to know that ur feeling towards ur country even deeper compare to them who doesnt even recognize u as part of the country?

hell, let it go…
itu namanya susah melihat orang senang…
anw, saya ga slh nangkep maksut dr postingan kali ini kan?
25
From gunawanrudy.com
@ grace: Panjangin komennya. GPL!

Ini kudu didiskusiin panjang.
26
From
malah rekues ini anak..ckck
apa yang mo di panjangin tho shan in?
anw, maksut saya susah melihat orang senang itu bukan refer ke kamu lho..
itu refer ke “mereka”…
nah, masih perlu extended seriousconversation?
27
From gunawanrudy.com
@ grace: Bawa ke serius aja, tapi tetep di sini, Y!M banyak windows chat penting sih. Aku masih ga ngerti susah liat orang seneng itu seh.
28
From
maksutnya gini lho…
kan kamu ngerasa eksistensi mu itu di pertanyakan oleh orang2 yang ternyata ga jauh lebih peduli trhdp negara sendiri..
jadi ya menurut saya nih, orang2 begitu ya susah melihat kamu senang dgn appreciation kamu trhdp apa yang bs kamu persembahkan buat negara sndri..
ya kalo gitu sperti saya bilang tadi
“let it go..”
ga guna juga mikirin apa yang orang bilang kalo itu bukan sesuatu yang membangun tapi justru menjatuhkan..
hey..ato saya yang dari awal salah menangkap maksut dari postingan kamu itu? :?
ato emoticon ketawa itu yang menyinggung?
maaf ya kalo ternyata kaya gitu…
*sembah sujud*
denger shan in serius, deg2an juga..
29
From gunawanrudy.com
@ grace:
Hooo… Ini toh. Well… Terkadang apresiasi dari luar itu diperlukanm, bagi sebagian orang. Dan kebetulan curhat kali ini nggak murni sepenuhnya dariku, karena ini curhat temanku (yang kebetulan ngikut olimpiade sains). Sekarang lagi kuliah di sebuah univ negeri di Semarang sih, dan dia ngerasa kayak diperlakukan ‘lain’ oleh lingkungan akademisnya. Dan itu, sama seperti yang kuresahkan dulu, dan sekarang oke-oke aja lah.
Mungkin saran yang bagus, makasih.
Udah bener ah. Emo ketawa justru buat aku bingung.
Graaa…

Tahu kapan harus main, tahu kapan harus serius.
*liat aja entri atau koneku kadang-kadang*
30
From
siiipppp!
bukan itu sih..tadi saya cuman takut aja kalo ternyata ga sgj menyinggung…
emoticon ketawa tu salah prediksi, kirain hasilnya bakal sama kaya mrgreen..ternyata
*halah curehat*
yasuwdah…gutlak lah buat kawan mu ituhh..
31
From gunawanrudy.com
@ grace: Mwehehehee… Thanks~
32
From semestanet.com
Saya bantu klik google adsense blog Bung Gun aja biar Anda eksis.
Junarto’s last blog post: Sukarno, Suharto, dan Sejarah Kita
33
From gunawanrudy.com
@ Junarto: Waduh mas, adsense itu selingan aja lho. Hitung-hitung belajar.
34
From
eksistensi ya..
bgmn bila seseorang tdk peduli?
bila eksistensi tdk d akui maka ada asumsi bahwa manusia itu gagal untk bereksistensi?
bukan kah yg menentukan eksis tdknya manusia adalah manusia itu sendiri? d mana segalanya kembali lg pada pilihan2?
35
From gunawanrudy.com
@ b: Manusia itu sendiri, memang. Namun ketika dihadapkan kepada lingkungan di mana ia tidak diperlakukan sebagai bagian dari ligkungan tersebut namun [baca hidden text], secara sadar atau tak sadar eksistensinya serasa semu.