(Lagi) Saran-saran yang Menyebalkan 11.01.08
By rozenesia posted in article. Friday, Jan 11th, 2008 at 11:43 am
Satu lagi seri dari Saran-saran yang Menyebalkan terbit. Kali ini singkat saja, saya tidak akan berbicara panjang lebar. 
Selain kegiatan melempar masalah, ada lagi saran-saran yang menyebalkan yang, bagi saya pribadi, kurang saya sukai. Sebuah kegiatan yang mirip dengan melempar masalah memang, dan solusi yang ditawarkan cukup-cukup-cukup fantastis. Sebelumnya mari saya berikan contohnya terlebih dahulu.
Contoh Tulisan: Artikel Mengenai Buruknya Penegakan Hukum Di Indonesia
Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Anda seharusnya jangan cuma bisa ngomong saja. Kalau Anda rasa penegakan hukum di Indonesia ini masih buruk, mengapa Anda tidak terjun sendiri ke lapangan untuk memperbaikinya? Coba Anda alami sendiri, Anda jadi jaksa, hakim, atau sejenisnya, baru Anda bisa ngomong macam-macam.”
Contoh Tulisan: Artikel Otokritik Mengenai Cara Beragama
Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Loe sadar ga sih? Tulisan loe ini cuma memecah belah umat aja. Percuma loe nulis di sini, ga ngaruh tau. Seharusnya sebagai sesama umat agama X kita musti mengingatkan secara langsung, ga pake nulis kayak gini di blog segala. Ga ngefek, bro!”
Contoh Tulisan: Artikel Mengenai Korupsi Anggota Dewan
Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Begini, apapun yang saudara tulis, percuma saja. Anggota Dewan yang saudara kritisi hampir tidak mungkin membaca tulisan saudara di blog ini. Lagipula jika saudara rasa saudara memang kompeten untuk menulis sepeti ini, coba saja tulis di media massa seperti koran atau sebagainya. Menulis di blog ini sama saja percuma.”
Contoh Tulisan: Artikel Mengenai Sisi Buruk Demonstrasi
Komentar klasik yang (mungkin) menyebalkan:
“Situ nulis juga percuma, apa situ udah ada tindakan nyata? Kalo situ cuma bisa nulis kayak gini tapi ga ada tindakan di lapangan mah sia-sia aja. Apa yang situ tulis, semuanya ga ada apa-apanya. Lebih baik yang demonstrasi di jalan keimbang situ yang cuma bisa ngetik di depan komputer!”
…dan contoh lainnya.
Ya, mungkin maksudnya memang baik, tapi sepertinya ini terkesan terlalu cepat menarik kesimpulan. Lagipula, jika memang tidak setuju dengan apa yang dikemukakan penulis dalam artikelnya, sanggahlah dengan argumen yang bagus dan bermain cantik, tidak dengan serta-merta menyalahkan sambil melempar masalah seperti contoh-contoh di atas. 
Kembali ke hakikat blog saja, bahkan saya juga tidak mengetahui secara pasti hakikatnya. Tapi apakah semua hal yang diakukan adalah percuma. Menulis ya menulis, terlepas di media apapun itu. Tiap orang orang mempunyai cara dan media yang berbeda untuk mengungkapkan pendapatnya. Paten atau tidaknya menulis di blog, semuanya kembali kepada si penulis.
Pembahasan selanjutnya diteruskan pada kolom komentar.


1
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
Maaf, PERTAMAX habis.
2
From Jakarta chikastuff.wordpress.com
saya bukan termasuk yang memberikan saran menyebalkan itu khan?
*ngulum lolipop*
3
From Jakarta omongkosongsibebek.wordpress.com
Paling nggak, walopun hanya dengan menulis, kita udah menyampaikan apa yang pendapat kita. Itu udah keitung sebagai usaha daripada cuma duduk-duduk pura-pura gak tau…
*Kalimat kedua itu introspeksi diri…
*
4
From Jakarta payjo.wordpress.com
lagi-lagi, blog dan segala bumbu-bumbu penghiasnya.
5
From Mojokerto flesdis.wordpress.com
dibiarkan saja Mas…
selama yang komen masih manusia, ya pasti ndak jauh jauh dari kesehariannya, ya toh?
oiya, saya rasa rasa, di blog ini banyak makhluk makhluk yang perlu busana tambahan…
:mrgreen:
*colok flesdis*
oiya lagi, slaam kenal!

6
From Jakarta blogirang.wordpress.com
ah ya, roze? saia ingin bertanya, yang saia ketahui, jenis-jenis saran tersebudh sefertina berbau ad hominem, ya? ato saia yang salah mengendus?
sebenerna kalo soal saran-saran ini, kembali lage kefada feradaban masyarakadh endonesa. Yang setau saia ada beberapa orang yang sefertina masi primitif sangadh, sehingga tidak bisa mendayagunakan sebuah kotak feedback untuk memberikan umpan yang baik, tetapi justru malah merusak suasana. Maklum, mereka pikir media internet adalah media yang menjunjung tinggi kebebasan sepenuhnya, sehingga mereka merasa bisa berbuat sesukanya…..
7
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ cK: Mana saya tahu… :?
*baca mangascan
hentaiVirgin no Kankei*@ Bebek Jamuran: Ahahaaaa… Benar itu, benar. :evil:
@ Payjo: Welcome to Blog-o-sphere!
@ siKalungFlesdis™: Salam kenal.
Saya udah berusaha membiarkan, hihiii… :lol:
@ Hoek Soegirang: Saya juga mencium ad-hominem. Ya, penarikan kesimpulan yang terburu-buru… :?
Ah, poin-poin pada paragraf kedua itu, saya setuju sangat! :mrgreen:
8
From Jakarta z3.invisionfree.com/RaveIndo/index.php?act=idx
ohohoh, dasar manusia2 berpikiran sempit……….
9
From Jakarta sumaruonigirisukamakannasikepalyangdibuatkanibu.wordpress.com
Aih…
Rasa-rasanya enggak pernah ngirim saran model kayak gitu deh…
10
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Luce: Entah ya. Justifikasi ndak bisa langsung dilayangkan sih. :?
@ Sumaru Onigiri Suka Makan Nasi Kepal yang Dibuatkan Ibu: Baguslah.
11
From Pekanbaru rosenqueencompany.wordpress.com
Percuma ente ngomong begini… Udah ada tindakan nyata belum?
:lol:
12
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Kopral Geddoe: Percuma ente komen begitu… Udah ada tindakan nyata belum?
:lol:
:mrgreen:
13
From Mountain View streetpunk.wordpress.com
Kalau tidak senang, tegur saja langsung pada saat diskusi..
14
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ StreetPunk: Lha? Di blog ini rasanya ga pernah.
Lagipula ini kan sekuel dari entry Kopral Geddoe dan entry saya mengenai saran-saran yang menyebalkan. :mrgreen:
15
From Jakarta claieth.net
Saya termasuk yang nge-post hal semacam itu ngga, ya…
16
From Oslo qzink666.wordpress.com
Benar, saya setuju..
Itu saran menyebalkan yang membuat insting membunuh saya kerap kambuh.. :mrgreen:
17
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Cynanthia: Lha mana saya tahu.
@ qzink666: Hohohooo… Udah pernah digituin? :mrgreen:
*saya pribadi sih, baca liat kasus gini di OMG*
18
From Jakarta edratna.wordpress.com
Setiap individu manusia mempunyai karakter yang berbeda-beda, jika menulis di blog pasti akan mendapatkan risiko saran yang beraneka ragam, yang kadang tak ada kaitan dengan artikel yang ditulis.
Jadi, dengan ngeblog, kita juga dituntut latihan sabar, dan bisa menjawab komentar yang kadang tak diharapkan.
19
From Jakarta celotehsaya3.wordpress.com
well… saran dan pendapat itu beda… saiyah nggak ngeliat itu sebagai saran yang mungkin menyebalkan… tapi pendapat yang mungkin (sangat) menyebalkan…
20
From Jakarta bayu.or.id
saya jadi kepikiran nulis manfaat wordpress di journal kedokteran,..
thanks 4 the idea…
21
From Jakarta danalingga.wordpress.com
Nulis sendiri itu juga kan udah berarti berbuat ya roze?
22
From Jakarta asruldinazis.wordpress.com
namanya juga saran berbeda2, tapi kalo gitukan namanya tantangan boz…
23
From Jakarta asruldinazis.wordpress.com
eh gambarnya…. amfun deh
*ntar dituntut pornografi loh*
24
From Jakarta joyokusumo.wordpress.com
menulis itu relaxing, bahkan terkadang mencerahkan

ide yg tadi nya nggek terpikirkan bisa ngalir begitu saja ketika menulis
eh ada gambar2 yg lain nggak? sepertinya seru
25
From Jakarta myresource.wordpress.com
wah yang komentar kayak gitu iri sama kegilaan orang2 blogsphere…
26
From shinobigatakutmati.wordpress.com
terima saja roz
toh bagus juga buat koreksi hehehe….
27
From Jakarta dunianiko.wordpress.com
cuex aja
namanya juga negara demokrasi
28
From Jakarta didut.wordpress.com
saya mah cuman bisa komen ajah … eh komen jakayk gini menyebalkan gak?!?
29
From Jakarta antarpulau.wordpress.com
=================================
“Jadi anda mau apa…?!! Hah…!!!”
“Sabar Pak… sabar…”
Gak bisa… kurang ajar nih orang…”
Iya .. tapi Bapak sabar dulu….”
“Pokoknya gak bisa… titik…!!!”
*kaplok*
*balas tonjok*
*tendang*
*Ciaaatttttt…….*
30
From Bola sitijenang.wordpress.com
lho kata Hoek Soegirang itu kan feedback, umpan balik. mengumpan lalu membalik. kalo umpannya cacing, berarti ikannya sedang dipancing. kadang ketangkep pemancing, kadang diserobot akismet… *halah alasan gak update* :mrgreen:
31
From Jakarta apaayo....!!!
nice blog….
*lempar komen sembunyi blog* :mrgreen:
32
From Jakarta chickenstrip.wordpress.com
menyebalkan adalah fitur! (gue udah nyebelin belum? :mrgreen: )
33
From bengak.wordpress.com
::roze, kamu hanya bisa nulis seperti ini, ini sangat menyebalkan… sekian dan terima kasih :lol:
*sok arif mode on*
::roze, aku rasa mereka yang membuat commet cukup panjang begitu, kan lumayanlah nambah-nambahin penumpang diblogmu…, paling engga kamu tahu kalau itu menyebalkan…
*sok arif mode off*
sok arif juga menyebalkan… :evil:
34
From Tengah sawali.info
ngeblog itu juga untuk melatih kecerdasan emosi loh mas gun. kalo ada saran yang menyebalkan, kita ndak usah ikut2an sebel. *halah* eh, ini termasuk saran yang menyebalkan, ndak?
35
From Jakarta praditya.net
Saya hargai tulisan ini
*salah satu komentar klasik* :lol:
Btw, lah klo smuanya musti turun ke lapangan siapa yg mau komandoin??
Kan tulisan ntu bsa jadi guide atau malah “pemimpin” bagi pergerakannya…
36
From Jakarta cream35.com
Menulis itu merupakan salah satu fitrah manusia. So, just do it!! (Menyebalkan ga?)
37
From Mexico vama.co.nr
Gambar ceweknya manis dan mulus. Anda akan mendapat buah karma mendapat kue yang enak saat bertamu ke rumah orang.
Jangan membiasakan mengisi kolom komentar pertama milik sendiri dengan tulisan “maaf pertamax habis.”
Anda sudah menuai buah karma, gak dapat jatah saat datang ke suatu tempat, yang akan terjadi di masa depan.
Adanya kebiasaan “memberi” dimulai dari hal-hal kecil seperti membiarkan kolom komentar pertama kosong untuk pengunjung.
Cintailah blog Anda sendiri, dan cintailah pengunjung yang suka berpertamax ria.
Tumbuhkan cinta dan kasih dari hal-hal yang kecil.
38
From Jakarta bachtiar.wordpress.com
sabar….. kamunya juga harus menanggapi dengan positif .
betewe itu gambarnya … saru
39
From Jakarta herianto.wordpress.com
Gmana kalo “Saran-saran yang Menyebalkan1tersebut” kita anggap sebagai kritikan saja. Tidak siapkah, sehingga menyebalkan ? :lol:
40
From Taipei alief.wordpress.com
hayo sapa yang sering kasih saran begituan???
41
From Jakarta nazieb.com
Begini sodara, sebenernya apaun yang sodara tulis di sini tidak akan mengubah keadaan. Sebagai seorang blogger Anda harusnya lebih arif dalam menangani hal ini, sebab keterburu-buruan Anda ini justru malah memecah-belah blogger dan membuat kerusuhan publik saja. Percuma Anda nulis di sini, sebab komen-komen seperti itu masih akan terus bermunculan.
*diinjek-injek
42
From Jakarta nathaniast.wordpress.com
whew.. kita nulis blog untuk berbagi ilham kan? bukan untuk memecah belah..
*elus-elus dagu dengan pake kacamata hitam dan sambil nyengir*
43
From dimasu.wordpress.com
waah.. gw pernah digituin pas komen di blog orang..
orang yang ngomen comment gw : “percuma anda menulis panjang lebar jika anda..bla bla bla… karena anda … bla..bla.. bla… oleh karena itu anda tak seharusnya bla.. bla.. bla.. karena itu tidak ada pengaruhnya anda berkomentar di sini.”
dimasu : “HAAIYAAAAAH… *Jleb* *tusuk pantat orang yang ngomen comment gw* “
44
From Mega maxbreaker.wordpress.com
menurut saya mah berani nulis gitu lebih baik daripada diam, btul?
45
From Surabaya
Emang paling bt kalau ada komen yang menggurui padahal yang memberi komen juga belum tentu bisa mengerjakan apa yang dia komenin itu.
Betul?
46
From Jakarta fikrul.wordpress.com
Lam kNal aZ
47
From Jakarta luthfi.web.id
teteup aja panjang
48
From Jakarta lestiatmo.wordpress.com
daripada enggak ngapa-ngapain? bagusan mana?
49
From pilihan.wordpress.com
Biarin aja deh, terserah mrk mau komen apa.. Kalo gara2 bbrp baris kalimat itu kamu terpancing bikin posting ttg hal tsb, berarti Ilmu Sembilan Benua yg terakhir itu belum ente kuasai sepenuhnya bung… :mrgreen:
50
From Jakarta aulahikmah.wordpress.com
*betulin peci*
Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Menyampaikan kritik, melemparkan ide dan gagasan, atau memberikan saran dalam bentuk tulisan, tentunya selama dengan tujuan yang baik, adalah bentuk dari menegakkan kebenaran dan mencegah kemunkaran, bahasa kerennya Amar makruf nahyu al-munkar.
Sehingga jika ada anggapan menulis di dunia maya sebagai sesuatu yang sia-sia adalah penilaian yang sangat dangkal. Kenapa? Alasan paling utamanya adalah karena internet sangat accessible, sehingga kalaupun anggota DPR -contoh kasus saja- tidak membaca kritik yang disampaikan publik melalui internet secara langsung, namun orang lain dapat membacanya dan sangat terbuka kemungkinan jika pesan tersebut akan diteruskan melalui sumber-sumber lain, sehingga akhirnya sampai kepada objek (anggota DPR). Lagian, anggota DPR dan pejabat yang gak bisa dan gak mau mencari iformasi melalui internet patut dipertanyakan integritasnya. Kenapa? Lha mereka kan dapet fasilitas laptop canggih… keterlaluan kalau cuma dipake ngetik atau nyimpen file porno. Biaya berlangganan sambungan internet juga tidak seberapa dibandingkan gaji yang mereka terima.
*halah, berlebihan*
51
From Jakarta aulahikmah.wordpress.com
halah… ada paragraf yang hilang… jadi gak nyambung antara paragraf satu dengan yang kedua….
Apa sengaja disensor? :evil:
*menebar fitnah MODE ON*
52
From Jakarta joyokusumo.wordpress.com
@Ram-Ram Muhammad

maaf pak, pecinya terbalik
53
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ edratna: Iya, Bu. Saya rilis entry ini, sebagai patokan gimana kalau saya dapat komen kayak gitu. Masalahnya di blog ini belum pernah sih.
@ Andrew Wijaya: Lha itu saran.Bukannya dia menyarankan untuk langsung turun ke jalan atau berbuat? :mrgreen:
@ bayu: Wah bagis itu. Saya dukung deh!
@ danalingga: Iyo iyo… :lol:
@ aRuL [1]: Tantangan… Duh,aku belum dapat tantangan.
@ aRuL [2]: Kenapa dengan gambarnya? :mrgreen:
@ joyo [1]: Betul itu. Jadi pas saya nulis, eh kepikiran yang lain sampai bisa nulis tiap hari kayak gini. :lol:
Gambar lain? Banyak di HDD. :mrgreen:
@ Moerz: Entah ya. Bisa juga maksudnya baik, tapi ya itu… Ckckckkk…
@ shinobigatakutmati: Masalahnya aku belum dapat…
@ nicoustic: Heheheee… Semoga bisa cuek kalo ntar dapat yah. Tapi demokrasi nggak identik dengan kebebasan sangat lho, tapi kebebasan yang bertanggung jawab.
@ didut: Nggak tuh. :lol:
@ antarpulau: Hohohoo… Memparodikan siapa nih? :lol:
@ sitijenang: Hoalah, saya belum pernah jatuh ke air eh… :lol:
Update sana.
@ fertob: Asyem… :lol:
Mana URLnya? :evil:
@ Diki: Komentar adalah fitur! :mrgreen:
Belum… Belum… :lol:
@ zal: Ndak bisa, ndak bisa. Saking menyebalkannya, saya tutup lho kotak komentar kalo seandainya ada yang menyebalkan terus sampai beberapa komentar tanpa henti. *jahat* :lol:
54
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Sawali Tuhusetya: Amin pak. Semoga saya ndak sebel seandainya ada nanti.
@ Praditya: Wakakaaa… Makanya itu, semua ada jatahnya kan?
@ eprak: Nggak kok. Lha ada jatahnya kan?
@ bacteria: Saya belum menanggapinya, wong belum ada di blog ini. :roll:
@ Herianto: Maunya sih sebagai kritikan, tapi yang ditunggu belum datang juga. :lol:
@ alief: Sumpah bukan saya… :lol:
@ Nazieb: Ahahaaa… :lol:
@ nathania: Mana saya tahu. Wong blogger itu heterogen. :lol:
@ dimasu: Wah, kasus nih. Saya belum sih. :lol:
@ maxbreaker: Mungkin ya.Tapi tup setuju sahaja.
@ evelyn pratiwi yusuf: Yup~ Itu dia.
@ Fikrul Setiawan: Salam kenal. :lol:
@ Luthfi: Pendek ah. :lol:
@ atmo4th: Ndak ada yang bisa dibilang lebih bagus sih. Diem kadang juga bisa jadi solusi, tergantung sikon. Tapi di sini yah, emang parah budaya gini.
@ CY: Asyem, bukan terpancing bikinh entry, tapi dapet ilham bikin entry… :lol:
@ Ram-Ram Muhammad [1]: Waalaikum salam. Wuih, panjang… :lol:
Nah maka dari itu, budayakan ngeblog di kalangan pejabat. Setuju? :mrgreen:
@ Ram-Ram Muhammad [2]: Lha, mana saya tau. :lol:
@ joyo [2]: Iya pak, kebalik. :mrgreen:
55
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Yang Mulia Kaisar Langit Sri Hucusuy: Amin… Amin… Amin…
56
From Jakarta diary.satchdesign.com
nanti kalo misalnya kita udah nulis di harian lokal, ntar juga diomongin percuma.
nulis di harian lokal ga ngaruh, kenapa ga nulis di kompas aja.
ntar udah nulis di kompas juga dibilang percuma. yang dikritik nggak baca kompas.
bah! tailah! :evil:
57
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Dekisugi: Lingkaran setan ga ada ujungnya. :lol:
58
From Jakarta br4inst0rming.wordpress.com
sampeyan juga harus tau, sampeyan nulis kaya gini juga ga ada gunanya!! karena saya cuman mau nyampah aja disini.. :mrgreen:
*kabur sebelum ditimpuk*
59
From Jakarta gm88.wordpress.com
Jadi ingat pendapat seorang teman dulu, ketika saya aktif di suatu forum yang membahas masalah lumpur Lapindo. Katanya gak ada pengaruhnya ngebahas yg ginian, lumpurnya masih tetep ngalir…
60
From Denpasar hmwd.wordpress.com
kalau pertamax habis, jadi ngatri dulu nich
kalau g ngantri ntar ada yg ngasih saran yg menyebalkan he he
61
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ brainstrom: Cessss… :evil:
@ Gm.: Lebih ga ngaruh lagi kalau cuma diem ga peduli, nee? :roll:
62
From Yogyakarta aryaperdhana.wordpress.com
saranku, jangan ngelink ke wikipedia :lol:
63
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ arya: Mana wiki? :lol:
64
From Yogyakarta aryaperdhana.wordpress.com
gyahahahaha… ditanggapin pulak…
65
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ arya: Saya kan bukan seleb, jadi tiap komen kudu ditanggapin… :cool:
66
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Heru:Maaf tadi kejaring akismet. Maaf, PERTAMAX habis itu yah… saya gunakan sebagai anti-virus. :lol:
67
From Jakarta devry.wordpress.com
@eozenesia
Jadi seleb juga gpp koq! Cukup di wordpress saja… hihihi
68
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ devry: Maksudnya? :?
69
From Jakarta djunaedird.wordpress.com
Itu namanya debat kusir. Kusir saja nggak pernah berdebat.
70
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ djunaedird: Jadi ya cukup bilang “terima kasih” sahaja ya? :lol:
71
From Bandung chaosregion.wordpress.com
Saya pernah kejadian begini :
Artikel : Anti Friendster ! (Satir)
Komentar klasik yang menyebalkan:
“Heh, situ masih bau kencur. Nggak usah deh bahas - bahas Friednster kayak gitu.”
—–
Kalau yang itu masuk kemana, ya ?
72
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Mihael “D.B.” Ellinsworth: Wakakakaaa… :lol:
Itu anonim? :mrgreen:
73
From funk.shit.la
bilang aja gini. . .
klo nulis aja belom tentu dibaca.. apalagi klo ngga nulis
hehehehe
74
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Funkshit: Kalau cuma komentar kan dibaca juga to? :lol:
75
From Singapore munggur.wordpress.com
ah roze, gitu aja kok diresehin. biasalah. kalau ada yang buka mulut, ada yang dengar dan ikut2an buka mulut. hargailah itu. karena meski menyebalkan, toh masih ada perhatian.
daripada mendiamkan saja dan tak berpartisipasi. bener, kan?
76
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ munggur: Belum mengalami aja saya rese, gimana kalau ntar ngalamin ya… Makanya dari sini bisa belajar.
77
From Jakarta
daripade duduk diem aje, biar dr bog juga ya kan kudu ngelakuin! anne pribadi udah sering. But jangan dibales (tuh orang kudu ngerasain tapi ya biarin aja capek ndiri !!!!). Ntar matinya klepek klepek
(mampus lo komentator !!!). Kan harus selalu memulai dari yang kecil (jangan maen loncat ajah. tuh komentator, kan daripade kagak ame skalee. Komentator ono kan pasti maen ngeloncer aje), cuekin aja ! nggak lama lagi juga ya dikubur 
78
From Jakarta
salah ketik :blog bukan bog
Arti kata: anne bukan nama orang tauk
79
From Jakarta
PERTAMAX buat apa ? mending SOLAR aja sekalian
80
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ asiaputri [1]: Wah, wah. Sabar.
Saya nungguin kasusnya nih. :roll:
@ asiaputri [2]: :lol:
@ asiaputri [3]: …hetrix nih. :lol:
81
From Tronoh schoolofuniverse.com
btw, rosenqueencompany kemana ya? tulisan terakhirnya ada tanggal 13 Desember. Sudah sebulan nih ga nulis. Sehat kah?
Sori ga nyambung dengan tulisan di atas.
82
From Bandung erikarianto.wordpress.com
Kritik (dalam KBBI) adalah kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dsb.
bisa juga kritik itu baik, ada yg perlu dipertimbangkan, ada juga yang tidak perlu ditanggapi. namun dari semua itu ada ungkapan bijak mengenai kritik dan saran
” Kritik adalah vitamin, saran adalah suplemen.”
salam kenal
http://www.erikarianto.wordpress.com
83
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Iwan Awaludin: Brother Geddoe lagi hiatus, pak. Lagi mau pindak blog nih, kayaknya barengan saya ngurus kepindahan juga. :mrgreen:
@ erikarianto: Ahahahaaa… Biasanya saya ndak menagggapinya, cuma dengan bentuk
(senyum) saja lho, pak. 

Salam kenal juga.
84
From Jakarta kriuk-kriuk.blogspot.com
emang bikin sebel sich klau ada comment yang ga enak mendingan terusin aja berkaryabiar orang mau comment apa kita mah easy aja
85
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ noki: Sip…
86
From Jakarta deathlock.wordpress.com
*skip komentar*
Ini lebih ke sanggahan ya? :? Sanggahan yang menyebalkan. :mrgreen:
Gambarnya rada berbahaya tuh.
87
From Yogyakarta rozenesia.wordpress.com
@ Xaliber von Reginhild: Sengaja memancing berahi pembaca. :lol:
Ini kan ga setuju, tapi ga main cantik.
88
From Pontianak manusia.wordpress.com
He he, user yang dulu sempat bikin heboh di wordpress muncul di # 37 yah :grin: