Feed STATUS: WordPress 2.5, theme has been updated to GEnhanced-Magz 0.8. Internet Explorer bugs?

Isu Kristenisasi via Audio Visual 11.12.07

By rozenesia posted on Tuesday, Dec 11th, 2007 at 5:27 am

Maaf, komentar telah saya tutup!

.
.
.

UPDATED!! Again and again… Watched!
Pertama kali dirilis Selasa, 11 Desember 2007, 10.12 WIB;
Terakhir kali diperbaharui Senin, 17 Desember 2007, 17.32 WIB.

Sudah lama saya tidak menyuguhkan hidangan multireligi, dan kali ini saya sajikan kembali dengan menu baru. Agar tidak salah pengertian dan menimbulkan kericuhan, kalau bisa dibaca sampai habis termasuk komentar-komentar yang masuk jika mampu. :P

Posternya?
silahkan klik di sini atau klik gambar di atas untuk melihat dalam ukuran besar

Beberapa waktu yang lalu, kebetulan teman saya mendapat pesan berantai via SMS yang saya rasa sangat cukup provokatif. Lagu lama memang, silahkan lihat sendiri.

Waspadai misi gereja di TV
tgl 15 des 07 jam 16.30-17.
30 serentak di RCTI,Transtv,
tvri. Judul My Hope
Indonesia dganti mnjd sbuah
penantian. Di India prnh
dputar dg jdl yg sama &
b’hasil m’hipnotis (collective
hypnosis)jutaan
penduduknya. Sebarkan
kteman2 muslim lainnya

Konyolnya sehari kemudian, entah kenapa saya yang mendapatkan pesan berantai ini. Membuat saya menjadi heran. Kenapa mengirimnya ke saya? Anda telah keliru, wahai kawan… What the hell, Pope? :lol:

Awalnya memang, sedari awal saya sudah tertawa habis-habisan menanggapi pesan ini. Tapi saya coba juga untuk bersikap objektif. Karena pada dasarnya saya memang agak aneh memiliki ketertarikan pada hal-hal seperti ini, maka langsung saya selidiki. Banyak memang pesan provokatif seperti ini, tapi kebetulan ini yang nongol di layar henpon laknat paling menarik perhatian saya, inilah yang saya selidiki. :mrgreen:

Saya mencoba menelusuri jejak-jejak yang disebutkan dalam pesan tersebut. Dan saya ternyata menemukan fakta ini… Tidak tanggung-tanggung, saya menemukan banyak berita yang terkait, antara lain di forum situs hidayatullah[dot]com, juga di beberapa blog, forum, dan milis. Di eramuslim[dot]com saya juga mendapatkan beberapa pendapat, antara lain pada bagian Berita dan pada bagian Ustadz Menjawab. Selain itu, di indonesia[dot]faithfreedom[dot]org, pesan untuk waspada di kalangan Muslim sendiri mendapat banyak ejekan, antara lain di sini dan di sini (ini membuat saya sangat prihatin). Silahkan tengok saja pencarian google ini.

apa kata google?

Dari kangtutur, saya mendapat info mengenai versi Y!M yang serupa, namun kali ini memakai nama Lesye Latief (Ary Ginanjar).

Waspadai misi gereja di tv tgl 15 desember 07 pukul 16.30-17.30 serentak di RCTI, TRANSTV, TVRI judul My Hope Indonesia diganti “Sebuah Penantian”. Di India pernah diputar dengan judul yang sama & berhasil menghipnotis jutaan penduduk. Sebarkan ke seluruh teman muslim lainnya. Jangan sampai kita terlena dengan acara tersebut.

Lesye Latief (Ary Ginanjar)

Dan nyatanya pihak Ary Ginanjar sendiri membantah telah menyebarkan SMS tersebut, dan mengklarifikasikan bahwa itu adalah fitnah yang bertujuan menjatuhkan nama Ary Ginanjar dan ESQ Training. Ini salah satu yang membuat pesan berantai ini perlu dipertanyakan lagi.

Hal kedua yang membuat pesan ini patut dipertanyakan adalah mengenai hipnotis via audio visual sendiri. Benarkah suatu agama menyebarkan fahamnya dengan cara hipnotis? Tidakkah ini terlalu mengada-ada? Entah. Tapi dengan tambahan bumbu-bumbu semacam hipnotis, pihak yang mau berpikir kemungkinan menganggap pesan ini sebagai HOAX belaka. ;)

Kini mari kita kaji objek yang dimaksud. Film yang dimaksud adalah SEBUAH PENANTIAN, yang diprakarsai oleh Billy Graham Ministry. Yang katanya akan ditayangkan di RCTI dan sedang diusahakan juga ditayangkan di Trans TV dan TVRI secara serentak, pada tanggal 15 Desember 2007 pukul 16.30 - 17.30 WIB, tanpa selingan iklan komersial.

Dan oleh beberapa pihak, film ini diklaim sebagai misi kristenisasi yang terselubung–bahkan pada pesan berantai via SMS yang saya terima makin diperparah dengan tuduhan hipnotis massal–dengan alasan di India pernah ditayangkan film serupa dengan judul My Hope India, dan menurut informasi dari situs Billy Graham Ministry, pemutaran My Hope India berhasil membuat sekitar 2,7 juta rakyatnya menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat. Bahkan menurut situs tersebut juga, sejak penayangan mulai tahun 2002 hingga saat ini di 20 negara, program My Hope World Television Project telah berhasil mengkristenkan 8,8 juta jiwa di seluruh dunia. Apakah ini benar? Tapi konyol juga ya, saya belum pernah mendengar berita ini sebelumnya, dan jika ini berkah yang besar, mengapa CNN sampai tidak memberitakannya? Entah, saya akan coba menyelidikinya lagi. :P

Belum saya selidiki lebih jauh, hanya menelususi milis demi milis, dan akan saya paparkan contoh berita dari situs GBKP (masih banyak di milis lain, tapi saya cuma menampilkan yang ini, sisanya gunakan pencarian google):

Subject: FW: Pemutaran Film Tgl. 15 Desember 2007–presented by MY HOPE
INDONESIA

Judul filmnya bukan My Hope Indonesia, tetapi “SEBUAH PENANTIAN”.
Pelaksanaannya dikoordinasi oleh “MY HOPE INDONESIA”, sebuah organisasi
yang didukung oleh Billy Graham Ministry, dan pemutaran film ini akan
menggerakkan seluruh denominasi gereja di Indonesia.
Para pemain film ini antara lain Restu Sinaga, Nana Mirdad, Christine
dan Mario Lawalatta. Ditayangkan mulai pukul 16.30 - 17.30 WIB TANPA
IKLAN.
Sebuah kesaksian: Para pemain film ini sepertinya sudah di saring oleh
Tuhan, yakni dengan batalnya salah seorang pemain yang sudah confirm.
Entah kenapa tiba-tiba beliau membatalkan kontraknya. Ternyata Tuhan
tahu siapa yang layak main dan siapa yang tidak layak main. Artis
tersebut tidak lama kemudian tertangkap polisi karena terlibat narkoba
dan saat ini sedang mendekam dipenjara. Bayangkan betapa memalukannya
film ini apabila yang main adalah artis tersebut. Yang menggantikan
peran artis tersebut adalah Rudi Salam.
Film ini luar biasa, sehingga kalau mau nonton, sebaiknya ajak teman,
saudara untuk nonton bareng. Lebih seru!

Dengan ini saya informasikan bahwa pada tgl.15 Desember 2007 (hari
Sabtu) pukul 16.30 - 17.30 WIB akan diputar sebuah film yang berjudul
“My Hope Indonesia “.
Stasiun TV yang sudah bersedia memutar film ini adalah RCTI dan sedang
diusahakan juga diputar di Trans TV dan TVRI secara serentak pada tgl.15
Des 2007 pukul 16.30 - 17.30 WIB. Pemutaran film ini diprakarsai oleh
Billy Graham Ministry (USA). Film serupa pernah diputar di India dengan
judul “My Hope India” dan berhasil memenangkan jutaan rakyat India untuk
menerima Tuhan Yesus sebagai juruselamat. Untuk pemutaran film ini,
Billy Graham Ministry melakukan doa puasa selama sebulan dari tgl.15
Nopember s.d.15 Desember 2007. Mereka sangat peduli akan keselamatan
jiwa Bangsa Indonesia. Bagaimana dengan kita…? Mari kita dukung melalui
doa agar
pemutaran film ini benar-benar menjadi berkat bagi Bangsa Indonesia.
Thx n JBU.

Ditambahkan dengan apa yang ditemukan di beberapa sumber, seperti akupercaya[dot]com, yang membuat beberapa kalangan gerah adalah ajakan untuk menonton film ini bersama-sama. Apakah ajakan ini ditujukan kepada semua umat manusia, ataukah hanya kepada umat Kristiani saja? Entah. Ini masih bias.

.
.
.
.
.
.
.

Kesimpulan pribadi saya mengenai paranoid agamaisasi: Tidak habis pikir! :twisted:

“…inilah kenyataannya, hubungan antar umat beragama tidak lepas dari saling curiga. Ta-tapi apakah ini po-positif…?” 8O
– a friend of mine

Tidak, bagi saya. ;)

Entah bagaimana kesimpulan yang diambil kaum Muslim sendiri setelah mendengar pesan akan isu kristenisasi ini. Entah itu langsung percaya, mencak-mencak tuduh sana-sini, mencari bukti, atau tidak peduli. Atau bahkan memakai kalimat sakti: “Yah, pesan seperti ini memang ada baiknya tidak perlu langsung dipercaya, tapi tidak ada salahnya kita berhati-hati, kan?” ya? Mbahmu salto! Sama saja, nampaknya kalimat ini juga mengandung unsur kecurigaan terhadap pihak lain. Memang bagus saran agar tidak langsung percaya, tapi saran agar berhati-hati? Kalau memang tidak tertarik, tidak usah ditonton, gitu aja kok repot Sekali lagi banyak sekali penekanan arogansi beragama, yang oleh Geddoe dinyatakan sebagai prasangka buruk yang wajib. :lol:

…saya sendiri tidak tahu pasti bahasan dan pandangan mengenai kasus seperti ini dalam hukum Islam. Jika ada yang tahu dan sudi berbagi, ya silahkan. :D

Atau apa ini serangan balasan dari isu-isu seputar sinetron-sinetron religi Islami yang sempat marak ‘mewarnai’ dunia persinetronan Indonesia? Nampaknya standar ganda sangat-sangat marak terjadi. Ternyata isu kristenisasi telah beralih, dulunya dari pembagian bantuan korban bencana alam, kini sudah merambah ke media audio visual. Apalagi ditambah kekonyolan akan adanya hipnotis massal. :lol: :roll:

Jika hal seperti ini terus merebak dari hari ke hari, saya makin pesimis dengan keadaan negeri kita tercinta ini. Bagaimana tidak, pesan berantai di internet saja banyak yang mudah percaya, bagaimana dengan yang via SMS? Ya memang bagus jika yang mendapat pesan adalah mereka yang mau berpikir objektif, namun jika yang mendapat pesan adalah orang yang mudah langsung percaya, atau bahkan fanatik? Bagi saya memang dalam bahasan multireligi, kita harus melepaskan jubah agama kita. Walau susah memang. Silahkan tebak sendiri. Dan saksikan dulu, baru berkomentar.

Tulisan terkait:

Dan berhati-hatilah terhadap isu-isu provokatif yang dapat menimbulkan konflik bernuansa SARA yang menyebar menjelang perayaan hari besar keagamaan, dan dalam kasus ini menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Semoga segenap umat beragama plus yang lainnya, semisal ireligius dan ateis di negara ini bisa berpikir jernih dan bertindak dengan kepala dingin dalam menyikapi segala isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Kenapa hanya saat ketegangan dengan Malaysia saja kita bisa bersatu? :mrgreen:

Ahhhh… Cape deee! Lebih baik saya nungguin Lucky Star season 2 aja~

Puji Tuhan, amin. :)

Komentar setelah menonton:
RCTI Okee~ Wah, standar film Indonesia. Tipikal sekali ciri khas film keluarga Indonesianya. Yang pasti lumayanlah, biasa, tidak begitu bagus dan tidak begitu jelek. Oh ya, ada yang ingin membuat pengakuan telah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat setelah menonton film ini? :mrgreen:

Aku tidak pernah tertidur
tak pernah lalai,
Tangan-Ku slalu menopang dirimu
Percaya pada-Ku, datang pada-Ku..
Ku selalu setia

PS: Diusahakan akan di-update. Tulisan ini subjektif, kok. Awalnya kan curhat. :mrgreen:

entrymeta

You are reading the article, Isu Kristenisasi via Audio Visual. This article was written on Tuesday, 11th December 2007 at 5:27 am and last update on February 21, 2008 at 2:29 pm, in Yogyakarta, Indonesia. You can find similar articles in the belief, culture, cyberworld, indonesia, international, politic, social, thought categories and , , , , tags, or more articles by rozenesia, if you enjoyed this article. If you have any comments about this article, you can use contact page, or leave a comment below. You can also follow comments made on this article via my RSS 2.0 feed or subscribe to full feed. If you would like to continue reading more, the previous article on my weblog is called Karena wanita ingin dimengerti… and the next article is called You, Me, and Agnosticism. Thank you for visiting my weblog.

Feed Want to stay up to date with my postings? Watch my blog and subscribe to full feed or comments feed.

368comments

  1. Wah, saya juga terima forwarding message itu… :D

    No kommen dulu deh ya…
    Blon ngerti masalahnya nih…

  2. Pertamaxx dulu, mau bikin report, baca nanti hehehe

  3. isu? :?

  4. saya jadi pengen nonton. pengen tau… :roll:

  5. *tertawa melihat komen CY*

    :lol: :lol:

  6. komen saya ketelen kayaknya :?

  7. Saya kok ndak dapet sms yg gituan ya?? apa takut nomornya saya lacak kah?? :mrgreen:

  8. *injek2 cK*

  9. hahaha…

    mulai deh hal2 seperti ini…

    memang banyak sih hal seperti itu yang dilakukan agama satu dengan agama lainnya
    tidak hanya isalm ke kristen, kristen ke islam juga ada :lol:

    hmm.. menurutku sih itu mungkin merupakan cara mereka untuk mempertahankan kepercayaan teman seagama mereka

    saya sering dinasehati oleh ibuas ya, katanya jangan terlalu percaya yang sepeti itu, asalkan iman dan kepercayaan ada dan kuat, niscaya kita ga akan terpengaruh :D

    argh.. lagi2 komen saya imbang = =a

  10. he? jadi penasaran.. kok gw ga dapet ya sms berantainya?
    *sakit hati ga dikirimin sms*

  11. Hihihi… :D

    *ktawa juga liat komen ke-2…

  12. Walah, mesti hati-hati nih komen-nya. Isu-nya sensitif.

    Saya, sejujurnya, (insya Allah) seorang Muslimah. Memang, bukan berarti saya ini anti-umat-lain, tapi menjaga keimanan agar tak goyah, ya, harus.

    Islam sendiri melarang umatnya untuk memiliki sikap berprasangka buruk alias su’udzan. Dan soal ‘konversi agama’ (ada yang lebih tepat ngga istilahnya), pada dasarnya umat Islam sendiri dilarang (kalau nggak salah) untuk memaksa umat lain untuk masuk Islam jika memang tidak mau (yah, pintu hidayah sendiri dibuka oleh Allah).

    Ngomong2 soal sinetron2 Islam, jangan pernah percaya sepenuhnya tuh sinetron bener2 sinetron Islam. Arahan Deddy Mizwar, ya, ini Islam, tapi buatan perusahaan lain banyak yang cuma pake embel-embel ‘Islam’, tapi kenyataannya jauh dari Islam.

    Maaf kalau komen-nya sensitif. Saya hanya bisa memberitahu akan apa yang seharusnya saya katakan

  13. Weh, kalau acara/ iklan ramalan bintang, tarot, garis tangan dan yang lain itu gimana mas nih mas Gunawan.
    Itu di cap sebagai paganisasi ndak ya :lol:

  14. Saya mau nonton…

    Lagian kalo mo kristenisasi emang kenapa sih? Emangnya cuma agama tertentu aja yg boleh dakwah? :roll:

    collective hypnosis?? isu menarik neh…. :lol:

  15. Kristenisasi itu apa toh mas? :grin:
    Sejak kecil sampai sekarang (saat mbaca ini) selalu dengar kata-kata itu tapi ndak mudeng maksudnya apa.
    Bahkan menurut saya kata itu mungkin cuma hoax.

  16. Kesimpulan pribadi saya: Tidak habis pikir! :twisted:

    Wah, bener, tidak habis pikir, tidak habis -habis bila dipikirin.
    Berarti saya juga tidak usah mikirin ah.

  17. ah!!!
    fostingan ini fasti adalah misi gereja juga!!!
    harus diberitahukan kefada yang lain!!!
    sebarkan komeng ini ke blogger-blogger yang lain!!!
    *bletakkk*

  18. swt..

    calm down… ini hanya topik - -a

    kalau menurut saya sih hal seperti ini tidak perlu dibesar2kan segala…

    tergantung orang dan iman nya mah..

  19. dapet ini juga di milis
    cuman bisa reply ini… :lol:

    kalo emang yakin agamanya bagus, kenapa mesti kawatir? :D
    oh ya, di katepe saya masih tertera islam kok
    kalo dalemannya kan urusan saya sama tuhan ya

  20. Mana yg lebih harus ditakuti?? silahken pilih ya mana yg lebih urgent utk ditindak lanjuti…

    Program Agamaisasi di televisi?

    atau

    film2 kekerasan dan seks yg menteroriskan atau menarkobakan anak2 remaja negara ini?

    Kalo para fanatikus agama masih punya nurani pasti lebih tau mana yg urgent.

  21. nonton bareng yuk, sedap nih sepertinya.

    *gelar tiker, pasang tenda, pesen nasi goreng :mrgreen: *

  22. :swt:

    Bingung.

    Takut amet sih yang laen pindah agama, lagipula Yang Di Atas ngelarang pindah agama ga si?

  23. Berprasangka baik dan yakin
    barangkali itu saja ya? :D

  24. btw, Indonesia itu bagusnya mencontoh sekularisme ala India apa ala Turki yah ?

  25. saya juga nggak mau mikir ah
    saya mau nonton filmnya aja
    ntar dari pada rame2 tapi saya nggak liat kan rugi
    nggak ngikut trend
    gw gitu loghhhhhhhh
    huhuhuhuhu

  26. bakaarrr tivi masing-masing!!!!
    *heey kudaku lari kencang…*

  27. @ Praditya [1]: Dapatnya via SMS, milis, atau IM mas? :D

    @ CY [1]: :lol:

    @ eMina [1]: Lalu? :?

    @ cK [1]: Dukung deh buat nonton. :P

    @ cK [2]: :lol:

    @ eMina [2]: Lha ga ada tuh. Nggak ada yang dimoderasi. :?

    @ CY [2]: Saya dapatnya juga heran, kok bisa ya? :mrgreen:

    @ CY [3]: :lol:

    @ chorshiva_langley [1]: Karena itulah, bagi saya religi dikembalikan ke pribadi masing-masing. Saya sendiri agak kurang senang dengan tuduhan konspirasi religi sana-sini, religi emang sangat sensitif dan salah satu pemacu konflik yang paling ampuh. ;)

    @ dimasu: Wah, namanya juga hoki mas. :P

    @ Praditya [2]: :lol:

    @ Cynanthia: Saya rasa hampir di semua religi juga ‘mengharamkan’ adanya pemaksaan konversi religi. Tapi, jika ada salah seorang, misalnya si X pindah religi dari religi A ke religi B… Bagaimana sikap pemeluk religi A yang dekat dengan si X sendiri? ;)

    @ kawula alit: Heheeee… Bisa juga tuh. :lol:
    Lama-lama pada paranoid sama semuanya deh. :P

    @ Tito: Nah loh!! Ini yang juga buat saya nggak sreg. Tiap religi berhak untuk ‘menyelamatkan’, dengan nggak merendahkan religi lain ya? ;)

    @ sigid [1]: Rasa-rasanya itu kan istilah dari pihak yang nggak menganggap Yesus sebagai Tuhan untuk menyebut: Tindakan mengkristenkan umat lain. Tapi saya ga peduli ah. :P
    Kata Kristenisasi sih bermaksa provokatif, karena terkesan sangat negatif di pihak lain. :|

    @ sigid [2]: Hahahaaaa… :lol:

    @ Hoek Soegirang: Kok tahu? 8O *mendramatisir*

    @ chorshiva_langley [2]: Makanya, religi dikembalikan ke pribadi masing-masing. :P

    @ caplang™: Hehehee… Emang, agama musti dibela ya? ;)

    @ CY [4]: Kebanyakan fanatikus religi pasti berkilah dengan: bahwa religi lah yang menyelamatkan umat manusia! :mrgreen:

    @ Fadli [1]: Sip! Pesan tiket ya mas. :P

    @ Dream Maker: Paranoid agamaisasi… :lol:

    @ goop: Yup. ;)

    @ Fadli: Buat sekulerisme baru, yang katanya sekulerisme sekarang udah tambah aneh sih. :lol:

  28. @ bedh: Hehehee… Silahkan. ;)

    @ Dee: Kenapa mas? :lol:

  29. Shit! kok komen gw buat postingan ini nyasar ke postingan yang laen? :evil:
    Diulang deh:
    Wogh! :shock: udah ada yang ngebahas soal ini toh?
    FYI: seharian ini gw terima kurang lebih 20 sms dari temen2 sekantor soal isu ini. What’s wrong with you, people?

  30. Geblek, no commercial break selama sejam penuh?!

    Hwarakadah, lha wong hidayah datang dengan sendirinya, ngapain repot, seh!?

  31. @ tukangkopi: Heheee… Saya musti cepat sebelum yang lain ikutan membahas. What? Banyak amat emailnya? o.O

    @ Cynanthia: Tahun lalu Passion of the Christ juga tanpa iklan, mbak. :P

  32. Iau provokasi, entah yang berkaitan dengan SARA, politik, atau nasionalisme, belakangan ini memang gampang dihembuskan orang, Mas. Yak, kita perlu hati2 dan berpikir cerdas saja.

  33. @rozenesia:
    Maklum saya ini salah satu orang yang males nonton tipi pas libur, Mas, jadi ngga taw :mrgreen:

    Udahlah, pas jam segitu blogging aja yuu….

  34. hah, tanpa iklan :shock:

  35. wa seh pasti nonton.

    nih film film bagus kok.

  36. @ Sawali Tuhusetya: Masalahnya, apakah semua orang mampu berpikir cerdas? ;)

    @ Cynanthia: Saya juga nonton TV, selektif sekali. Tapi semenjak kuliah (tanpa TV di kamar kost) paling numpang nonton berita atau sepakbola di kamar sebelah. :mrgreen:

    @ Zazi: Katanya seeeh…

    @ Luce: Nggak punya TV aku di kamar kost… :(

  37. ::rozenesia, kamu kafiirrr…kalau ngga ngingetin aku buat nonton… eh salah ya… :lol:

  38. Menampilkan hal yang terbaik dari sebuah ajaran agama adalah hal yang seharusnya bagi pemeluknya. Tapi Islam tdk mengajarkan untuk sebarkan dg memaksa. Dalam perjalanan sejarah selalu ada yang munafik, inilah yg menyulitkan, apalagi hobinya adu domba. Okey sy berharap bisa nonton didampingi bekatul yg hangat..he3x salam kenal

  39. Doh, saya mengerti kalau masalah toleransi agama di Indonesia tidak akan terjadi. Kalau yang seperti ini saja percaya. :(

  40. ini pasti konspirasi mahluk asing yg akan menginvasi bumi
    ya, saya yakin itu! 8)

  41. *tunjuk jari*
    sara juga dapet!!
    :lol:
    lebih tepatnya temen2 sara di kampus kebanyakan dapet juga sms itu.
    meraka sih ada yang bilang “bikin penasaran” atau “ya nonton dvd aja” atau “aku juga jarang nonton tv kok” :lol: paling parah :P

    hmmm, kalo komentar sara sih,
    “ngabisin pulsa aja.”
    :twisted:

    *pulsa : 6430*
    :evil:

  42. Cek HP, gak ada sms kaya gitu …

    -Ade-

  43. Yah, sesama xxxisasi memang wajib saling mencurigai. :lol:

  44. Dapet info dari milis, dan seperti-nya menarik, atur jadwal buat nonton :mrgreen:

    *ngakak ngeliat komen caplang 3 di-atas-ku* :lol:

  45. Saya barusan dapat SMS kaya’ gitu .. dan baru geh setelah baca postingan ini. Soalnya, kalo dapat SMS berantai itu .. ga pernah saya gubris. Wong ga jelas asal usulnya itu loh. Dari pada dari pada .. mendingan mendingan :twisted:

    Lagian .. Sabtu saya ada acara. Jadi kalo pun ditayangkan .. kemungkinan besar saya ga nonton .. bukan karena ga mau nonton .. tapi karena ada acara :mrgreen:

  46. Katakanlah, ongkos Blocking Broadcast selama sejam Rp 3 Milyar.

    Billy Graham Ministry berhasil “membodohi” RCTI, TVRI, dan Trans TV, total keluar uang Rp 9 Milyar.

    Setelah tayang berhasil meng Kristen kan orang Indon sebanyak 3 juta orang.

    Jadi per orang Rp 3000,-……..

    Betapa murahnya harga ke imanan…..

    :(

  47. @ zal: Kafir? Apa itu? :P
    *sudah bosan dengan cap itu*

    @ Ar-to: Saya rasa juga, hampir semua religi mengajarkan untuk tidak melakukan pemaksaan. Hanya saja, ada beberapa oknum (oke, di sini saya menekankan pada semua religi) dari semua religi yang terlampau ingin menyelamatkan sesama. Karena merasa konsep keselamatan yang ada dalam religinya lah yang paling benar dan terbaik di antara yang lain. ;)

    @ Mihael “D.B.” Ellinsworth: Bagaimana tidak, menurut kesaksian beberapa teman, SMS dan email ini menyebar dengan cepat. :roll:

    @ caplang™: Saya dukung teori om!

    @ saRe’: Heheheee… Kalu buat aku ga ngabisin pulsa kan sayang? :lol:
    Baidewei, lucu ya, kok ngirimnya ke aku? Udah pasti aku cuma ngakak aja. :lol:

    @ Sayap KU: Wah, selamat dong!

    @ danalingga: Xixixixii… Lain kali curiga sekulerisasi dah. :lol:

    @ extremusmilitis: SIPPP!!!

    @ erander: Kalau saya sih, biasanya saya selidiki pak. Maklum, agak skeptis. Walau cuma teman saya yang dapat, mau ga mau kalau udah penasaran, ya selidiki brur… :mrgreen:

    @ mbelgedez: Ahahahaaaa… Lalu cara yang tepat agar keimanan itu gratis? Eh, gratis lebih bagus ya? 8O

  48. Isu afaan nih… - -

  49. @saRe’:
    Bener, ngabisin pulsa :mrgreen:

    Alhamdulillah saya nggak dapat sms-nya. :)

  50. @ Ravelt: Biasalah, namanya juga paranoid religiisasi. :mrgreen:

  51. wheleh.. baru tadi siang saya forward sms yang sama persis kayaq gitu ke mbak saya…

  52. @ Cynanthia: Puji Tuhan, teman saya yang baik mau mempetlihatkan SMS itu ke saya. Seharusnya SMS yang saya terima itu sasarannya kamu ya? Masa saya sih? Ngaco tuh si pengirim… :lol:

  53. @ andex: Lha ndak nyadar to? :mrgreen:

  54. @rozenesia:
    :lol: Mungkin dia lagi panik, mas, makanya salah pilih resipien

  55. HALAH HALAH!!!!!!!!!!! Kayak rasis bgt!

  56. @ Cynanthia: Heheheee… Entah deh. Yang penting udah puas ngebantainya. :P

    @ Uchiha Miyu: Howeee… Paranoid? :lol:

  57. Rasis kan sifat manusia…

    Dulu ada yang pernah bilang kayak gini, siapa ya?

    Lagipula aku penasaran, hasil mereka SMS kayak gitu tuh gimana ya?

  58. @ Dream Maker: Entah, apakah sari pihak yang sengaja ngeprovokasi, atau dari pihak yang terlalu paranoid. :D

  59. saya dapet sms, dapet YM (beberapa) dan di frenster..
    di forum pasti jgua ada (untung blom saya kunjungi) .. .
    tapi saya ngga peduli sama semua nya .. .
    Oya, itu katanya dikirim atas nama ary ginanjar ato whatever dari ESQ whatever gitu deh

  60. kang… koment saya ketelen akismet

  61. eh, ternyata tidak.. perasaan tadi blom muncul seh
    *jujur loh ini ngga berniat hatrik

  62. @ Funkshit [1]: Yup, bak jamur di musim hujan. Berawal dari milis, ke forum. Nyambung ke forward email, forward IM, forward SMS… :lol:
    Baguslah jika ga peduli. Tapi aku rasa kesian yang peduli, eh? 8O

    @ Funkshit [2]: :lol:

    @ Funkshit [3]: Iya deh, percaya. :mrgreen:

  63. Tuhan berfirman (di Quran, mungkin kitab lain ada)

    “Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepada kalian membawa berita, hendaklah kalian teliti” [Al-Hujurat : 6]

    kita tidka menuduh si pembawa berita adalah orang fasik… tapi yang dimaksud adalah telitilah setiap berita yang masuk… apalagi sebuah provokasi. Entah itu berdimensi agama, sosial atau apapun…

    Saya kira, jika mereka2 (eh saya saja deh samplenya) begitu gampang terpengaruh oleh isyu agama… tidak ubahnya rumput2 yang sukanya bergoyang manakala ada angin bertiup kecil…. sejatinya pohon yang kokohlah mestinya setiap insan beragama… ditiup angin biarlah bagian luarnya saja tapi batangnya harus kokoh.. maksudnya tak usah terpengaruh… toh masing2 kita meyakini pada Yang Maha Segala…

    masa Yang Maha Segala dilupakan dalam medium ini… :)
    sory kepanjangan..

  64. lama2 dakwah masing2 agama di tipi2 itu juga bakal dilarang :lol:

  65. @ kurtubi: Saya sendiri belum gitu ‘ngeh sama pengertian fasik, pak. :P
    Saya sendiri, kadang bisa cukup skeptis. Berita apapun yang saya dapat, tidak lantas saya percayai begitu saja tanpa saya selidiki.
    Yup, jika kita meyakini apa yang kita anut benar, mengapa harus begitu risih dan takut?
    Nah ini dia, agama kadang berada di atas Yang Maha Segala. ;)
    Nggak panjang kok, cukup memberi kontribusi. Thanks. :D

    @ Shelling Ford: Heheheee… Kalo gitu jadinya gimana ya? :lol:

  66. Saya juga dah dapat di mailbox nih. Dasar paranoid… hukumnya haram dan pelakunya disembeleh

    Kenapa nggak sekalian aja mimbar-mimbar agama di TV diberangus semua? Yang dibolehin cuma sinetron-sinetron “religius Islami” dengan belatung dan mulut berbuih serta porsi adegan maksiat dan makian lebih banyak ketimbang pesan moralnya…

  67. @ Amed: Nah loh. Ternyata sudah menyebar luas banget. :lol:
    Heheheee… Benar kata om Joe, lama-lama mimbar agama di TV dibrangus juga nih. Hihihiii… Sisanya senetron kayak gitu? Mati dah gua… 8O

  68. Saya baru saja dapat mesej tentang hal itu…
    Makanya mendingan ngeblog saja daripada nonton TV :D

  69. @ deKing yang biasa2 saja: Ayo ngeblog! :mrgreen:

  70. hmmmm….

    hmmmm….

    mau bilang apa ya…??? masalahnya yang seperti ini itu lingkaran setan…. pihak yang satu melakukan karena pihak yang lain juga melakukan, padahal pihak yang lain melakukan karena piak satu melakukan lebih dulu…. sebagai warga agamis yang baik…. ada perlunya kita melepaskan jubah keagamaan kita sejenak dan merenung sebenarnya bermanfaat nggak itu pesan berantai… kalo memang dirasa bermanfaat ya sambungkanlah rantai itu… kalo dirasa tidak ya katakanlah kepada pengirimnya….

    mengenai kristenisasi di televisi….
    bro… itu hak mereka untuk melakukan kristenisasi apapun medianya asal tidak melanggar hukum negara… dan itu memang hak agama lainnya untuk menyelamatkan umatnya dari pengkafiran apapun caranya yang penting tidak melanggar hukum negara…

    *pasang sorban*

    HRNSHIIIIIN……!!!!

  71. Abu Kuda Al-Laknatullahharromannirrojim berkata :

    “Sungguh laknat mereka menyebarkan kebohongan melalui media buatan kapitalis keparat yang diciptakan untuk menghipnotis kaum kita agar tergoyahkan imannya….

    Ini adalah konspirasi bani Israel dan juga kaum kapitalis keparat agar kita mabuk dan berjalan terlalu jauh dari jalan yang lurus…. sadarlah kalian saudara seimanku semua…. jangan sampai kalian tersesat oleh bujuk rayu setan… sesungguhnya setan adalah musuh manusia yang paling nyata…. bila kalian sudah termakan bujuk rayu setan, benar-=benar kalian berada dalam kesesatan yang nyata…. bertaubatlah…!!! bertaubatlah…!!! sebelum Ia menjatuhkan azabnya pada kaum kalian… sungguh azabnya teramat perrih…

    Pecahkanlah tivi-tivi kalian… jauhilah gambar-gambar makhluk bernyawa didalamnya… bertaubatlah kalian… semoga kalian mendapatkan cahaya kebenaran yang hakiki

    *lepas sorban*

    HENTAAAAIIIII….!!!!

  72. iiiiihhhhhh….

    males degh… bikin habis pulsa aja…. tapi ini emang masalah yang cukup krusial… bayangkan aja kalo pihak gereja memperhatikan kasus ini benar-benar….

    bakal ada berapa ribu orang yang di”assassin dengan terhormat” layaknya galileo atas tuduhan menyebarkan kebohongan dimuka bumi….

    *pesen cola*

    HETTRRRIIIKKKK…!!!!!

  73. buwat sodar-sodara saya yang lemah imannya, jam segitu mending liat Liga Djarum aja. Kalo nggak, siyap-siyap mandi buat ngapel. :mrgreen:

  74. @ celo =3 [1]: Wuih, tumben bijak. Yup, lepas baju agama. ;)
    Tapi bagi beberapa orang, agama itu seperti segalanya saja. :(
    Heh!? Apa nanti ini menjadi alasan mengapa syariat harus menggantikan hukum sekuler warisan Belanda sebagai hukum negara? :lol:

    @ celo =3 [2]: Amiiiinnn….

    @ celo =3 [3]: Sial hattriks. Hmnn? :? *ndak ngerti*

  75. @ Payjo: Semua tergantung niat dah sekarang. :P

  76. “@ Uchiha Miyu: Howeee… Paranoid? ”

    Nggak! -_-