Feed Online with WordPress 2.6.2 on ! 141 posts and 9,208 comments.

engkaukah sang malaikat perindu? 02.11.07

By rozenesia posted in literature. Friday, Nov 2nd, 2007 at 11:05 am

Salib Perak

engkaukah sang malaikat perindu?

ah tuan, hasratku bertanya tentang kegundahan hati
yang terukir berkelok-kelok dalam untaian urat nadi
ingatkah tuan akan tuangan perasaan lewat dua puisi
untuk dirinya, kupersembahkan walau aku tak berani?

kuingin tuan tahu, betapa keringnya sungai jiwa ini
padahal dulu begitu elok, dihiasi bangau putih berseri
kini hanya tersisa torehan lumpur rindu yang tak berisi
di depan gubukku, gersang, lekang terbakar sinar mentari

satu dua tiga, terus begitu, tak berhenti menghitung hari
apa lagi yang aku miliki, selain tubuh berlapiskan seni?
ah, ujian ini belum berakhir, kucoba untuk bisa mengerti
walau selaksa pedang ankara tanpa henti menusuk nurani

adakah pula tuan mendapati ruhku yang berjalan melintasi pagi
di antara alang-alang, lewati rerumputan hingga pepohonan abadi?
dan jikalau tuan tak menyapa, tak mengapa ujar hati ini
mungkin burung-burung kecil pun tak tahu mengapa alam terasa mati

engkaukah sang malaikat perindu?
tertegun menatapku, dengan wajah pucat dan lidah kelu
engkaukah sang malaikat perindu?
menilik hidupku, hembuskan nafas rindu yang beku
engkaukah sang malaikat perindu?
kuulangi pertanyaan itu, pada engkau yang berwajah kelabu

langsung kubersimpuh, seakan takluk pada musuh tak bernyawa
dengan pengharapan turunnya ribuan kelopak mawar merah muda
tuk kupersembahkan padanya begitu bersua, namun apa mau dikata
daun-daun hutan pinus lah yang berserakan ditiup angin utara

wahai malaikat perindu, langit di timur terus memancarkan suatu aura
aku tahu samudera begitu luas membentang, dengan pulau-pulau di antaranya
tidak, tidak, tidak, lekukan luka di hati berhias rindu begitu susah kureka
haruskah aku menutup mata, menutup hati berselimut galau yang merekah penuh asa?

jawab, wahai malaikat perindu, puaskah engkau menghantui langkah anak manusia
tak terarah, penuh jejak pada jaring laba-laba, mencari cinta nun jauh di sana?
mungkinkah kisah hambar ini berakhir mesra layaknya dongeng ratu dan raja
atau musnah tanpa ada memori tentang kerinduan gila seorang pemuda?

(Gunawan Rudy / Li Xiang-ying, Juni 2007)

***

Ah, bukan apa-apa. Maafkan diriku yang sedang tidak mempunyai waktu untuk menulis. Aku sedang berada di antara ujian, tugas, dan rasa rindu kepada seseorang yang terpisah dua jam di sana… Hahahaaa… :lol:

Oh ya, jangan permasalahkan foto iseng itu. Sedang mencoba foto di depan cermin memakai ponsel murah yang butut kok. :P

UPDATE: Ditambahkan beberapa dialog mengenai foto dengan beberapa gadis sebagai narasumber… :roll:

***

rozenesia: Cis….
Dream Maker: =))
Dream Maker: Aku langsung konsen ke salib-nya, keren sih
rozenesia: :|
Dream Maker: Apalagi kalau warnanya hitam… =p`

***

Zazi:
Zazi: kok yang di poto hidungnya bang gun = =
rozenesia: Utamanya itu salibnya, sayang…
Zazi: ooooohhh
rozenesia: [-(
Zazi: tapi mataku entah nape tertuju sama idungnya bang gun = =
rozenesia: :|
Zazi: =))

***

Uchiha Miyu: komentar gue: untung ga ada kotoran higundnya.
Uchiha Miyu: *hidung
rozenesia: Woi… yang jelas ah. Pertama kali liat, bagian mana gitu -___-
Uchiha Miyu: sumpah, kalo misalx intix salib, agak ketengah dong
rozenesia: :|
rozenesia: Cis…
Uchiha Miyu: first impressiong: ‘Buset!’
Uchiha Miyu: *impression
Uchiha Miyu: no opens, mister :D

***

socialbookmarks

entrymeta

You are reading the article, engkaukah sang malaikat perindu?. This article was written on Friday, 2nd November 2007 at 11:05 am and last update on August 27, 2008 at 3:22 pm, in Yogyakarta, Indonesia. You can find similar articles in the literature category and , , , tags, or more articles by rozenesia, if you enjoyed this article. If you have any comments about this article, you can use contact page, or leave a comment below. You can also follow comments made on this article via my RSS 2.0 feed or subscribe to full feed. If you would like to continue reading more, the previous article on my weblog is called aku, duniawi dan rohani and the next article is called Monolog atau Dialog?. Thank you for visiting my weblog.

Feed Want to stay up to date with my postings? Watch my blog and subscribe to full feed or comments feed.

96comments

  1. pertamax disini :)

  2. rimanya mantab dan teratur
    rindu sapa gun?

  3. @ ‘K,: Sial, lupa memblokir pertamax. Rindu…anooo… ehemn… *kabur*

  4. halah pelajaran bahasa indonesia lagi
    *bolos ah*

  5. @ antogirang™: Woi, woi… Bolos terus!! Kapan bisa ganyang Malay kalau basa sendiri aja malas belajar hah!? :lol:

  6. Ya ituu… *tunjuk2 puisi* saya tidak menikmati :|
    saya lebih menikmati Manami Hashimoto deh :P

  7. @ antogirang™: *pura-pura ga denger, sibuk pelototin foto seseorang* :lol:

  8. bukan!
    sumpah saya bukan malekat!!

    *histeris*

  9. Mungkin bukan dia malaikat perindunya paman…???
    tapi kau!!
    :mrgreen:
    :::maafken saya sok tau:::

  10. saya bukan perindu, apalagi malaikat. :mrgreen:

    btw, kemaren itu mo famit kemana sih?

  11. @ caplang™: Ente syaitan laknatullah? 8O

    @ goop: Tuh, yang wajahnya keliatan setengah itu yang lagi kangen. Dia bukan malaikat sih. :P

    @ danalingga: Cis…
    Pamit dengan ID Y!M yang itu… :lol:

  12. Sedang rindukah kau, Gun?
    Rindu itu semu
    Menipu
    Jangan percaya rangkaian kata2 dalam balutan rindu
    Semuanya hanya ada untuk membuatmu menangis seperti upik abu

    *kesambet*

  13. jawab, wahai malaikat perindu, puaskah engkau menghantui langkah anak manusia
    tak terarah, penuh jejak pada jaring laba-laba, mencari cinta nun jauh di sana?

    Sebentar…apakah yang dimaksud “jaring laba2″ itu adalah dunia maya?

  14. @ calonorangtenarsedunia: :lol:
    ah, tidak lain begitu
    wahai nona yang kelabu
    hamba hanya berucap kelu
    dalam hembusan angin yang membeku

    @ deKing: He-hebat!! 8O
    Jaring laba-laba = Web
    Eh, dunia maya… :lol:
    *sembah dewa deking*

  15. bos, laporan. jaring laba-labanya dah nampang! tengkiu..ganti! :D

  16. Gue sepertinya tau.

    “Oh ya, jangan permasalahkan foto iseng itu. Sedang mencoba foto di depan cermin memakai ponsel murah yang butut kok.”

    Hahahaha… Bilang murah padahal waktu itu bilang uangnya ludes beli hp.

  17. butuh perasaan inih mbacanya…

  18. @ benbego: Sip! Dah! :lol:

    @ Uchiha Miyu: Tau apa? :roll:
    Lha? Emang bener murah kok… :lol: Sangat muraaaaaaahhh…
    *nada ditekankan*

  19. @ Paijo: Silahken. ^^

  20. udah cukuran, gun?

  21. @ cK ga login: Tadi barusan beli Gilette Vector Plus di Indo***** kok. :lol:
    Belum dicoba. :lol:
    [ sial, napa sih ngeliat kumis sama jenggot? :cry: ]

  22. [yang dilihat pertama kali bukan wajah[?] di foto, melainkan… SALIBNYA!!]

    Keren~ Aku suka salib-nya~ XD [gak baca puisi-nya]

  23. @ Dream Maker: *manas-manasin soal salib itu via Y!M, pakai webcam pula*

  24. “@ Uchiha Miyu: Tau apa?
    Lha? Emang bener murah kok… Sangat muraaaaaaahhh…
    *nada ditekankan*”

    Siapa dibalik puisi. :D If you know what I mean.

    Murah sampe kanker? :D (kanker=kantong kering)

  25. Puisi ini lebih banyak didominasi oleh citraan rasa alias emosi. Ya, ya, ya, kayaknya perasaan Mas Roze sedang peka-pekanya nih. Tuh pertanyaannya diulang-ulang; repetitif. Tapi diksinya OK punya nih. Bernas dan mengalir. Bisa masuk kategori *halah sok tahu* puisi naratif nih. OK, yak!

  26. @ Uchiha Miyu: Masa sih tau… :lol:
    *ga yakin*

    @ Sawali Tuhusetya: Bener pak. Lagi gimana gitu… ahhh… *ngaco*
    Hore, guru Bahasa Indonesia udah kasih komen! Makasih pak. :D

  27. “@ Uchiha Miyu: Masa sih tau…
    *ga yakin*”

    Bener kok, tau. :D

    Ga yakin apa?

  28. Eh bang, tadi Bang Gun bilang kalo tuh poto letak utamanya di salib kan ?



    kok sampe sekarang mataku cuma tertuju sama idungnya Bang Gun ya :?

    *ngabur*

  29. @ Uchiha Miyu: Ga yakin situ bukan fans aku tau… :lol:

    @ Zazi: bila terfesona aja kok susah amat, sa…. *dimutilasi sebelum sempat menyelesaikan kalimat*

  30. -_________________________-

    Emg kok, gue bukan fans lo. -___-

    Serius, gue tau. ^^

  31. @ Uchiha Miyu: *elus jenggot*

  32. Tau apaan sih?

    Yeh, selama bukan warna item, aku mah gak kenapa-kenapa…

    [ngomongnya doang begini, padahal benernya pengen nyolong salib-nya :twisted: ]

  33. @ Dream Maker: Biasalah, urusan fans…
    Eh, tadi udah dipanas-panasin via webcam… :lol:

  34. Iya nih, ngajakin webcam, taunya mau ditunjukkin salib-nya doang

    Kenapa nda dikasih ke aku sekalian :lol: [run away]

  35. @ Dream Maker: Mau dikirim, sayang? :?

  36. kangen ya?
    jauh ya?
    senasib…

  37. @ Shelling Ford: Iya nih om… *nangis* :cry:
    Memang, cukup dua jam saja… :cry:

  38. Lha…. rindu lagi… rindu lagi…

    Siapa sich???? :roll:

  39. @ dwihandyn: Yang jelas, berjenis kelamin wanita. :P

  40. Siapakah malaikat yg beruntung itu?
    Semoga bukan saya.. :P

  41. @ qzink666: Entah siapa… :lol:

  42. kalo aku kok malah fokus liatin foto, nyariin kemana telinganya ya? :mrgreen:

  43. @ antobilang: Iiiii… ngeri… om ngapain liatin foto cowok? o.O

  44. kok pada ber-puisi, dan ber-sajak yaks :roll:

  45. @ extremusmilitis: Tanyakan pada malaikat yang bergoyang. :P

  46. pertama kali yang sara peratiin sih mulutnya,
    kok bentuknya kayak kumis pelintir ke atas gitu (kumis pak Raden kek, kumis detektif buatan Agatha Cristie, dsb deh)

    :lol:

    kok komennya aneh ya??

  47. @ saRe’: Aku kan ramah senyum, sayang… :P

  48. *pukul pukul laptop*
    sadar Mawar, sadaaaar :lol:

  49. @ saRe’: :lol:

  50. numpang lewat lagi, blogwalking tengah malam

  51. roze lagi ujian apa? agama? kok sampe rindu malaikat yah

  52. Ajang narsis dibungkus puisi sebagai alibi… :| :lol:

  53. *liat komennya Bambang*
    kayaknya betul juga

    tapi entah apa/siapa yang dirindukan, yang nulis ini puisi semacam niat juga ya *elus-elus jenggot* :D

    eh btw, kemarin pamit itu mau apa to? (ganti YM….. ganti jadi apa?)

  54. Wah, puisinya bagus, Gun. Ngalir, dan mengekspresikan perasaan penulisnya. Salut.

  55. *cuma ngelihat fotonya, tanpa melihat puisinya sama sekali*
    amat sangat narsis :shock:

  56. WAKKAKAKAK

    *ngakak komen di Y!M di pajang*

  57. dua jam pake motor sambil ngedip aja nyampe :p

  58. “engkaukah sang malaikat perindu?”
    ya..saia adalah malaikad ferindu, ada afa girangan rozenesia? engkau rindu dia yah? hmm…kalo begidu smoga ini bisa mengobadi rindumu
    *nyodorin segerobag kased-kased hentai*
    mhuahuahuahuahua

  59. Hasyah.. ada apa ini ada apa????

  60. @ anakrimba: Silahken. :D

    @ almascatie: Agama… AHHHIYAAA!!! Hari ini bolos kelas agama…

    @ Kopral Geddoe: God knows, brother… :lol:

    @ mardun: Sumpah. Lagi kengen. :lol:
    Ganti ID Y!M aja kok.

    @ Hanna: Thanks, ci… ^^

    @ Onigiri Tahu Kentang Kol Bayam Mawar (hah?): Terpesona ya? :P

    @ Zazi: Mau yang lebih ekstreme? :P

    @ dobelden: Beda pulau, mas… :lol:

    @ hoek: *serobot DVD Hentai* :lol:
    *tendang malaikat hoek ke sorga*

    @ Amed: Ada malaikat. :P

  61. Huahahahahaha!!!! Ditaroh sini toh.

  62. Minta kalung salibnya! Bagus tuh :lol:

  63. @ Uchiha Miyu: Memang di mana lagi coba? :?

    @ Ravelt: Beli sendiriii.. :lol:

  64. Oh! Ini postingan tentang penundukan drakula dengan salib ya?

    *lirik2 drakula yang memposting*

  65. @ alex: Ane emang vampir…Baginda. :P
    Tafi ane tetaf fakai kalung Salib… :lol:

  66. Uhmm…
    Ane juga fernah itu dikirimi rosario ferak dari fans katolik di Malang. Ane simfan itu rosario baek-baek…
    Mo inflasi mo deflasi mo degradasi juga harga ferak, ane tidak verduli :evil:

    Tafi… berarti anta bukan vampir biasa ya, kawulaku? :mrgreen:

    *sebar bawang putih*

  67. @ alex: Tuk sementara beli yang salib dulu lah, ndak kuat ane beli rosario… muahal… :lol:
    Eh, vampire? Mau tawu ane vamfire yang gimana? Klik aja URL JANGAN DIKLIK!!! di sidebar..

  68. Kalo diklik, ane bisa sesat™ nanti ndak?

    :roll:

  69. @ alex: Sesat atau nda’ kan relatif, bung. :P
    Klik ajalah dulu… hoek aja udah kok. :D

  70. mungkinkah kisah hambar ini berakhir mesra layaknya dongeng ratu dan raja
    atau musnah tanpa ada memori tentang kerinduan gila seorang pemuda?

    -nice ending-

    salam kenal

  71. @ baliazura: Ah, terima kasih. Lam kenal juga…

  72. Laen kali tuh bulu hidung di potong ya…., sesak aku liatnya :mrgreen:

  73. @ CY: Cerpeeennn!!! Cerpeeeeenn!!! *ngeles*

  74. ogah…, lagi malesss….

  75. Mana malaikatnya ?

  76. salah satu kekuatan puisi Lee -cici pikir- adalah kandungan maknanya (iya ga ya..). Yah, kayak shinobi, yang kuat di kata -katanya.
    emang betul ya, puisi itu bisa menjadi cerminan jiwa penulisnya.

    tapi untk yang ini, cici belum bisa memahami maknanya, selain bahwa Lee sedang merindukan seseorang sampai merengek pada malaikat perindu.

    dan tentu saja, foto di atas itu juga cici tak paham apa maksudnya -_-
    apa hanya narsis saja? :mrgeen:
    coba fokusnya pada mata ya..

    baiklah, cici ada satu puisi nih. maap klo ini bukan tempatnya apresiasi puisi.

    –Rindu–
    oleh Mina

    Berdiri disini
    Menyusuri jejak –jejak perasaanmu.
    Melihat lukisan –lukisan hatimu
    Sampai ke lautan jiwamu.
    Aku ingin berlayar sendiri disana
    Menapaki bekas –bekas kakimu
    Sebab engkau tak pernah kutemukan

    Berdiri di sini,
    Memandangmu.
    Kutuliskan rinduku
    Di bibir lautan jiwamu
    Agar suatu hari, ombak datang menghapusnya.
    Kan kita pun menjadi sejarah cinta.

    Rindu padamu.

    —————————–
    err..minta komentarnya.
    ini puisi asal jadi dalam waktu 30 menit.

  77. ralat

    *dan kita pun menjadi sejarah cinta*

  78. ingin tiga kali yeee..
    :mrgeen:

  79. angin katakan padanyaa~

    bahwa aku rindu diaa~.. :lol:

  80. @ CY: Cis..

    @ Mihael “D.B.” Ellinsworth: Ga lihat foto itu? :?

    @ eMina: Ah, terima kasih… :D
    Foto ya… Mata? 8O
    I hate my little eyes… :|
    Komentar… eh, pending dulu ya. Soalnya lagi belajar buat UTS besok. Maaf.

    @ Nathania (ga login): Ente Baladewa? :?

  81. Uchiha Miyu: sumpah, kalo misalx intix salib, agak ketengah dong

    Iya tuh, fokusnya lansung ke hidung :mrgreen:
    Kurang ketengah mas …..

  82. Uchiha Miyu: komentar gue: untung ga ada kotoran higundnya.

    hayah mesti ngupil sek……….. :evil:

  83. @ sigid: Cis… Yang penting hidung saya indah…

    @ abee: Hohohohooo…

  84. asli bukan gw…beneran bukan gw ..malaikatnya…serius……bukan gw….sumpah bukan gw….malaikatnya…hukhukhuk..beneran bukan gw…

  85. oh iya…~

    papi!! kenapa gak tunjukkin taring-nya papi???

    kan indah tuh, taring + salib…

    VAMPIR!!!!

  86. jadi terlintas pertanyaan”apa sich agama kamu?” *ga penting untuk dijawab*

  87. @ katasa07: ….ckckckckkk…

    @ Dream Maker: What the? 8O
    Kamu segitu tertariknya sama taringku? 8O
    Panjang, tamaj, runcing sih iya… cuma kadang males aku kasih liat. :P

    @ Sheiren_Chan: :lol:

  88. *nunggu komentar*
    …………..

    komentar?! :twisted:

  89. @ eMina: Jangan sekarang, lahi UTS. :P

  90. he?
    met UTS ya..
    disekolah juga bentar lagi UAS, dan akhir desember kemungkinan liburan!!

    kyaaa~ liburan XD

  91. eMina: Libur Natal ndak bisa pulanggg… :cry:

  92. naksir ama blog mu :))

  93. @ Jasm1n3: Oh, terima kasih pujiannya. :D

  94. pinta lah apa yang engkau sanggup lakukan. kembalikan apa yang engkau pasrahkan.

  95. @ shinobi: Amin. :D

  96. [...] Apakah benar aku terjebak dalam cinta seperti yang dituturkan oleh selembar sajak rindu dan sekelumit dialog mesra? Aku tak tahu mengapa, hanya saja aku rasa aku menulis sesuka diriku [...]

LeaveComment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
Please note that pertamax word and its variants will be held in moderation queue. Be wise.
This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.